BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Rabu, 05 Desember 2018 14:21
Dinilai Tidak Rasional, Guru Honorer Tolak PP Baru Soal P3K
(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, JAKARTA—Peraturan Pemerintah (PP) no.49 Tahun 2018 tentang pengangkatan pegawai honorer lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang baru saja diteken oleh Presiden RI Joko Widodo, mendapat penolakan dari para guru honorer.

Para guru honorer merasa kecewa karena Presiden Jokowi tidak menerbitkan PP untuk secara khusus mengatur soal Guru Tidak Tetap (GTT) dan Tenaga Kependidikan Honorer. “Mereka menilai PP ini hanya untuk umumnya calon pegawai honorer,” ungkap Kuasa Hukum Guru Honorer, Andi Asrun di Jakarta, Selasa (4/12).

Andi menjelaskan, PP no. 49 Tahun 2018 yang diumumkan di HUT PGRI/Hari Guru Nasional tanggal 2 Desember 2018 lalu di Stadion Pakansari Cibinong tersebut  bertentangan dengan rasa keadilan dan kepastian hukum sebagaimana dijamin dalam UUD 1945. “PP 49/2018 pun tidak bisa dilaksanakan karena harus menunggu 2 tahun,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa ketentuan yang tidak rasional atau cacat hukum.  Di antaranya, PP ini memiliki tenggang waktu pelaksanaan 2 tahun sejak penetapannya, PP 49/2018 tidak mengakomodir Guru Tidak Tetap (honorer) yang telah bekerja lama, setidaknya di atas 5 tahun, Seleksi PPPK dilakukan sebagaimana seleksi pegawai baru, tidak perhatikan masa kerja sebelumnya, dan  Seleksi PPPK dilaksanakan bukan sebagai akibat hukum seleksi CPNS atau "kompensasi" bagi yang tidak lulus seleksi CPNS.

“Penerapan masa kontrak bagi PPPK jelas bertentangan dengan UU Perburuhan, karena masa kontrak kerja hanya maksimal 2 x 1 tahun sebelum diangkat sebagai Pegawai Tetap. Sedangkan masa kontrak PPPK adalah minimal 1 tahun atau maksimal 5 tahun untuk satu periode kontrak,” beber Andi.

Selain itu, lanjut Andi, pada Pasal 16 pembatasan usia maksimal 1 tahun sebelum batas usia jabatan juga dinilai tidak rasional. Pasalnya, proses seleksi sampai waktu pengumuman memakan waktu yang lama.

“Pada akhirnya masa kerja Calon PPPK batas waktu 1 tahun tidak mungkin melaksanakan pekerjaannya sampai batas usia pensiun nya,” ujarnya.

Lebih jauh Andi menambahkan, masih banyak pasal-pasal di dalam PP tersebut yang dinilai masih tidak rasional. Sehingga, pihaknya akan melakukan uji materi.(*/sar/pro)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 00:33

Penerapan Sistem Zonasi Harus Konsisten

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah menggodok grand…

Senin, 10 Desember 2018 02:24

Hadapi Era 4.0 , Perguruan Tinggi Tinggalkan Metode Pembelajaran Konvensional

JAKARTA--Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era revolusi industri…

Kamis, 06 Desember 2018 19:21

DPD RI Segera Bentuk Tatib Terkait Evaluasi Perda

JAKARTA—Kewenangan DPD RI melakukan pemantauan dan evaluasi atas Rancangan Peraturan…

Kamis, 06 Desember 2018 19:13

Senator Papua Prihatin Kasus Penembakan di Nduga

JAKARTA—Anggota DPD RI Provinsi Papua Carles Simaremare merasa prihatin atas…

Rabu, 05 Desember 2018 14:21

Dinilai Tidak Rasional, Guru Honorer Tolak PP Baru Soal P3K

JAKARTA—Peraturan Pemerintah (PP) no.49 Tahun 2018 tentang pengangkatan pegawai honorer…

Selasa, 04 Desember 2018 15:48

Atasi Kesenjangan, Teknologi Jadi Kunci Pemerataan Pendidikan

BALI--Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom)…

Selasa, 04 Desember 2018 14:16

Hanya 40 Persen Guru non TIK Melek Teknologi

  BALI—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini terus berupaya…

Selasa, 04 Desember 2018 13:46

Kemendikbud Siapkan Pendidikan 4.0 untuk Indonesia

BALI—Sebagai wujud mentransformasikan pendidikan memasuki revolusi industri keempat, Kementerian…

Senin, 03 Desember 2018 00:28

Ajang World Skill Asia, Indonesia Sabet Juara Umum

  JAKARTA--Lagi-lagi, siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kembali mengharumkan nama…

Minggu, 02 Desember 2018 23:55

PGRI Sambut Positif PMP Bakal Diajarkan Kembali di Sekolah

BOGOR--Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi menyambut baik adanya wacana dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .