BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 04 Desember 2018 14:16
Hanya 40 Persen Guru non TIK Melek Teknologi

Kesenjangan Kompetensi Guru Jadi Tantangan Utama

Kemendikbud akan terus menggelar pelatihan guru secara berkelanjutan guna mendongkrak kompetensi guru dalam menghadapi pendidikan 4.0. (foto : ilustrasi/ dok.JawaPos)

PROKAL.CO,  

BALI—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini terus berupaya untuk menyiapkan pendidikan di Indonesia bisa berjalan ideal dengan perkembangan revolusi industri 4.0. Namun, ternyata Kemendikbud tetap harus berhadapan dengan masalah kompetensi guru.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kemendikbud Gogot Suharwoto menjelaskan, kesenjangan kompetensi guru menjadi tantangan utama.

“Kami sudah melakukan survey bahwa guru yang benar-benar siap mengajar dengan teknologi 4.0 hanya sekitar 40 persen. Kita punya datanya by name, dan kompetensi mereka seperti apa. Ini Guru non TIK ya. Jadi guru non TIK yang mengajar dengan teknologi baru 40 persen,” ungkap Gogot kepada Kaltim Post saat ditemui di Hotel Stones, Bali, Senin (3/12).

Tantangan kedua adalah kesenjangan geografis. “Pastilah kita memiliki daerah yang luar biasa , mulai dari kota dan desa terpencil tentu luar biasa bedanya,” kata Gogot.

Kemudian, lanjut Gogot, tantangan ketiga adalah kesenjangan generasi antara murid dan guru. Menurutnya,  yang harus disiapkan adalah menggelar pelatihan untuk mendongkrak kompetensi guru. “Kita sudah melakukan pelatihan guru, setidaknya kita latih 10 ribu guru tiap tahunnya,” ujar Gogot.

Selain itu,   mengenai gap masyarakat yang ada di daerah terpencil, pihaknya juga sudah memiliki program Universal Service Obligation (USO) atau sering disebut Kewajiban Pelayanan Universal yang merupakan kerjasama dengan Kominfo.  “Kita memberikan akses kepada sekolah-sekolah di daerah terpencil yakni sebanyak 1.474 sekolah. Bukan hanya akses, tetapi juga kita memberikan bantuan peralatan dan kita latih gurunya. Jadi bisa dibilang ini paket 3 in1,” terang Gogot.

Lantas bagaimana teknisnya mengatasi kesenjangan antar generasi ini? Gogot menjelaskan bahwa kesenjangan generasi ini harus diupayakan memiliki platform yang sama.  Dikatakan, guru dan siswa jika mengakses platform yang sama , maka kompetensi yang dimiliki keduanya akan sama.

“Maka kita siapkan ‘Rumah Belajar’. Portal ‘Rumah Belajar’ ini jika sudah log in , ada namanya aplikasi kelas maya. Untuk menyamakan posisi ini kan harus duduk bareng. Jadi kita siapkan portal ini, guru dan murid bisa log in,  gurunya menjelaskan secara aonline, muridnya mengerjakan soalnya dan tugasnya, diskusinya pun juga online. Jadi mereka di dalam satu portal yang sama di ‘Rumah Belajar’ itu,” bebernya.  (sar/pro)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 12:49

Polri: Petugas Keamanan Dipastikan Tak Dibekali Peluru Tajam

JAKARTA- Adanya korban jiwa dalam aksi massa yang digelar sejak…

Jumat, 10 Mei 2019 20:27

Bahas DPA , Ubah Pola Pikir Masyarakat dalam Penegakan Hukum Kejahatan Korporasi

JAKARTA—Asisten Khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia , Asep N. Maulana…

Sabtu, 04 Mei 2019 22:48

Kemendikbud Gandeng Kemenag Tangkal Radikalisme

    JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan…

Jumat, 03 Mei 2019 12:15

Zonasi Pendidikan Cegah Jual Beli Kursi dan Pungli

SISTEM zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) merupakan strategi…

Kamis, 02 Mei 2019 23:49

Menristekdikti Usulkan Anggaran Riset Capai Rp 10 Triliun

  DEPOK—Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 , Menteri…

Kamis, 02 Mei 2019 17:16

Genjot APK Usia Sekolah Prioritaskan Wilayah 3T

  JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa…

Rabu, 01 Mei 2019 21:58

Kemendikbud Siap Gelar Pelatihan Guru Berbasis Zonasi

  JAKARTA--Guna mempercepat peningkatan kualitas guru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan…

Selasa, 30 April 2019 19:35

Kemdikbud Tetapkan 3 Fokus Pembangunan Manusia di Sektor Pendidikan

  JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan peta jalan…

Jumat, 29 Maret 2019 01:54

Kepsek dan Pengawas Sekolah Diminta Lebih Visioner

JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa saat…

Jumat, 29 Maret 2019 01:17

WCP Dinilai Berhasil Dongkrak Publikasi Ilmiah Indonesia

JAKARTA--Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yanb sejak tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*