BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 06 November 2018 22:59
Kemendikbud - UNICEF Luncurkan Laporan Garis Acuan TPB

Jamin Pemerataan Kualitas Pendidikan di Indonesia

PROKAL.CO, JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan The United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) Indonesia meluncurkan Laporan Garis Acuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tujuan ke-4 (TPB4) untuk Indonesia, Senin (11/5), di Jakarta. Tujuan ke-4 TPB berfokus pada upaya menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. 

 

“Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk memajukan pemerataan dan kualitas pendidikan bagi semua, dalam upaya untuk mencapai target-target Tujuan 4 TPB pada tahun 2030," diterangkan Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Didik Suhardi, pada peluncuran laporan tersebut. 

 

Didik mengemukakan, Tujuan Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs), yang dimulai sejak 2015, adalah meletakkan fondasi untuk terciptanya masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan pada tahun 2030. Kemudian dilanjutkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Di antara 17 Tujuan, Tujuan ke-4, berfokus pada upaya menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. 

 

"Hal ini menekankan pada prinsip-prinsip dasar yang kemudian harus menjadi landasan bagi agenda pembangunan saat ini dan masa depan di sektor pendidikan," ujar Didik. 

 

Target-target dalam Tujuan ke-4 mencakup berbagai isu dan aspek pendidikan, termasuk partisipasi, kualitas dan hasil pembelajaran, lingkungan sekolah, kualitas guru, serta komitmen terkait nilai-nilai kewarganegaraan global dalam pendidikan. Indikator-indikator pencapaian di dalam Tujuan ke-4 ini dapat membantu pemerintah Indonesia dalam memprioritaskan upaya dan sumber daya yang dimiliki untuk memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkeadilan serta mempromosikan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua.

 

“Laporan ini merupakan kontribusi penting bagi upaya Indonesia untuk mengoperasionalkan dan melokalkan target-target utama pengembangan Pendidikan dalam konteks nasional Indonesia,” jelas Didik.

 

Perwakikan UNICEF Indonesia, Debora Comini, menyampaikan penghargaan kepada Kemendikbud, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah menjalin kerja sama dengan baik dalam penyusunan Laporan Garis Acuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan edisi Tujuan 4 untuk Indonesia. 

 

“Laporan negara untuk TPB Tujuan ke-4 ini merupakan yang pertama di dunia. Laporan ini akan menjadi model yang diikuti oleh negara-negara lain di kawasan ini maupun kawasan lainnya di dunia,” kata Debora. 

 

Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Berkelanjutan 2030, tambah Debora, merupakan pembaharuan komitmen global untuk pembangunan berkelanjutan, yang pada saat yang sama memberi peluang untuk kolaborasi lintas sektoral, membangun kerjasama dan akuntabilitas untuk mencapai sasaran prioritas global. 

 

“Mengikuti prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, 'Tak ada satu pun yang tertinggal’, maka Tujuan ke-4 menekankan inklusi dan pemerataan pendidikan dengan berfokus pada penghapusan disparitas antar daerah dan antar kelompok sosial ekonomi,” terang Debora.

 

Debora menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen terhadap Agenda 2030 dan telah melakukan sejumlah langkah besar dalam memperluas akses yang setara ke pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas. “Terlepas dari keberhasilan luar biasa dalam meningkatkan jumlah anak dan remaja yang berpartisipasi dan menyelesaikan semua jenjang pendidikan, Laporan _Baseline_ TPB Tujuan 4 ini menunjukkan bahwa kemiskinan masih menjadi salah satu hambatan terbesar untuk partisipasi pendidikan di semua jenjang,” jelas Debora. 

 

Pengembangan Laporan Garis Acuan TPB Tujuan 4 untuk Indonesia, menurut UNICEF, mencerminkan komitmen pemerintah yang ingin terus berupaya menuju perbaikan berkelanjutan dan penguatan sistem pendidikan, persekolahan, dan pembelajaran yang dilakukan baik di dalam maupun di luar kelas untuk semua anak, remaja, dan orang dewasa. (*/sar/pro)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:59

Seleksi PPPK, 305 Pemda Serahkan Usulan ke Kementerian PANRB

JAKARTA – Sebanyak 305 pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pengadaan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Dorong Pemerataan Pendidikan, PIP Bantu Pemda Wujudkan Wajar 12 Tahun

DEPOK—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 mengamanatkan pembangunan pendidikan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

PIP Efektif Pangkas Angka Putus Sekolah

DEPOK—Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 23:41

Penetapan Zonasi Sekolah dalam Proses Perampungan

  DEPOK--Penetapan zonasi sekolah sudah memasuki proses perampungan. Data Direktorat…

Rabu, 13 Februari 2019 23:34

Pemerintah Kabupaten Landak Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan Dana PIP

  DEPOK--Pemerintah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berkomitmen mendukung Program Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 23:30

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

JAKARTA--Program pemberian beasiswa merupakan  bentuk kepedulian sosial dari perusahaan kepada…

Selasa, 22 Januari 2019 16:02

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

  JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF)…

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Truk Termundur di Kilometer 1,5 Hantam Plang dan Mobil Parkir Depan Mini Market

Lomba Akuntansi Meriahkan Pembukaan Festival of Stiepan Volume 2

Gerakan Indonesia Bersih akan Diikuti Kaltara Bersih

Review FS, Tim Korsel Kunjungi KIPI

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Pengawasan Lintas Batas Negara

Cerita Peserta Autonation Modified Show; Beli Mobil Rp 90 Juta, Modifikasi Habis Ratusan Juta

Penampakan Mobil-Mobil Modifikasi Keren Mejeng di Plaza Balikpapan

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

AYOO..! Weekend Ini Seru-Seruan di Festival of Stiepan Volume 2, Ada Fourtwnty

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*