BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 01 November 2018 12:46
BPJS Kesehatan Selesai Uji Coba, Sistem Rujukan Online

Kini Memasuki Fase Transisi dan Evaluasi untuk Perbaikan Sistem Pelayanan pada Pasien

TERASA MANFAATNYA: Budi Mohammad Arief (tengah) saat memaparkan sistem rujukan online beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Uji coba penerapan digitalisasi rujukan atau rujukan online dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah selesai dilakukan pada Rabu (31/10) kemarin. Dalam uji coba yang sudah berlangsung lebih dari 2 bulan ini, banyak sekali masukan-masukan konstrukstif.

Terutama dari fasilitas kesehatan, pemerintah, peserta maupun pemangku kepentingan lainnya terhadap beberapa kondisi kasuistik yang menjadi tantangan di lapangan.

“Banyak hal yang kita peroleh sepanjang masa uji coba sejak 15 Agustus hingga 31 Oktober 2018 ini. Masyarakat dan utamanya fasilitas kesehatan sudah mulai terbiasa dengan sistem rujukan online ini," jelas Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief.

Tambah Budi, sehingga peserta teredukasi mengenai Fasilitas Kesetahan Tingkat Pertama (FKTP) dan disiplin menggunakan aplikasi P-Care.

Selain itu teredukasinya Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk senantiasa melengkapi dan meng-update data kompetensi dan sarana.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem aplikasi online yang selama ini digunakan seperti P-Care di FKTP dan V-claim FKRTL berjalan dengan baik.

FKTP juga semakin mudah dalam menentukan tujuan rujukan karena Informasi jadwal praktek dokter spesialis/subspesialis yang lebih up to date. Terlrbih terdapat tanggal pilihan berkunjung ke FKRTL.

Hasil lain yang cukup memberikan dampak adalah terjadi pergeseran proporsi pelayanan yang biasanya menumpuk di rumah sakit kelas A dan kelas B, kini bergeser ke rumah sakit kelas C dan kelas D. 

“Hasil ujicoba juga tidak menutup ada sejumlah hal yang harus dibenahi bersama. Misalnya terjadi penumpukkan antrian pada beberapa rumah sakit kelas C dan D. Akibat masih ada rumah sakit yang tidak sesuai dalam meng-input jadwal praktek dan kapasitas. Selain itu masih ada ketidaksesuaian mapping fasilitas kesehatan. Keluhan pesertapun muncul karena harus berpindah rumah sakit,” papar Budi.

Menyikapi tantangan tersebut, akan dilakukan evaluasi nasional ujicoba rujukan online melibatkan pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian Kesehatan.

Di antaranya ADINKES, PERSI, ARSADA, ARSSI, ASKLIN, PB IDI, YLKI dan stakeholder lainnya di awal November 2018 mendatang. Sistem rujukan online memasuki fase transisi dan evaluasi yang direncanakan dilakukan selama 1 bulan.

Dalam masa transisi dan evaluasi BPJS Kesehatan bersama-sama dengan Kementerian Kesehatan, PB IDI, PERSI, ADINKES, ARSADA, ARSSI dan ASKLIN akan mengawal perbaikan sistem rujukan online.

Implementasi sistem rujukan online mengacu pada regulasi Permenkes 001 tahun 2012 Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan yang dalam waktu dekat akan dilakukan perubahan oleh Kementerian Kesehatan.

Prioritas perbaikan sistem rujukan online meliputi pembenahan kapasitas dan mapping faskes. 

PB IDI akan mendukung perbaikan kapasitas dalam hal penetapan waktu layanan pasien serta melengkapi kriteria kompetensi dokter spesialis/subspesialis pada data HFIS.

Mapping faskes akan didukung sepenuhnya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, melalui koordinasi optimal antara BPJS Kesehatan dengan Kepala Dinas Kesehatan setempat. 

Sementara itu, PERSI, ARSSI dan ARSADA juga akan mendukung mensosialisasikan dan mendorong rumah sakit untuk meng-entri kapasitas rumah sakit dalam aplikasi HFIS dengan baik dan benar.

“Selama masa transisi dan evaluasi ini, proses rujukan tetap dilakukan secara online. Menggunakan aplikasi P-care, V-claim dan HFIS yang terkoneksi secara online. Peserta masih dimungkinkan untuk dirujuk ke rumah sakit yang kelasnya lebih tinggi. Diharapkan dalam fase transisi dan evaluasi ini, penerapan rujukan online semakin kuat dan sempurna,” jelas Budi.(hry/adv/pro2) 


BACA JUGA

Jumat, 17 Mei 2019 15:29

PLN Berbagi di Bulan Ramadan bersama 8.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Sebagai bentuk rasa syukur dan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan,…

Rabu, 15 Mei 2019 20:31

BNI Kembangkan Rumah Nelayan Indonesia

BALIKPAPAN - PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk menjadikan…

Rabu, 15 Mei 2019 17:40

Pembukaan FGD, DPRD Gandeng Unibraw Kaji Raperda Keselamatan Lalu Lintas

BALIKPAPAN - pembukaan Forum Group Discussion (FGD) garapan DPRD Balikpapan…

Selasa, 14 Mei 2019 18:08

ACT Distribusikan Bantuan Pangan

SEMENJAK meninggalkan Urumqi, Xinjiang, etnis Uighur yang menyintas ke Kota…

Selasa, 14 Mei 2019 18:02

Pekan Ini, DPRD Balikpapan Godok Lima Raperda Lewat FGD

BALIKPAPAN - Minggu kedua Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriyah, sejumlah…

Selasa, 14 Mei 2019 17:59

DPRD Minta Pemkot Tinjau Ulang Izin Prinsip Lahan Seluruh Pengembang di Balikpapan

BALIKPAPAN - Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Faisal Tola SH…

Rabu, 08 Mei 2019 17:45

Remaja Dominasi Klaim Jasa Raharja

BALIKPAPAN- PT Jasa Raharja Cabang Kaltim-Kaltara (Kaltimtara) patut diapresiasi atas…

Rabu, 08 Mei 2019 11:13

BPKAD Paser Data Seluruh Aset Milik Daerah

TANA PASER -Untuk mengetahui nilai aset milik daerah, Badan Pengelola…

Rabu, 08 Mei 2019 11:11

Paser Bersiap Laksanakan Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan 2020

TANA PASER – Kabupaten Paser tengah mempersiapkan diri sebagai tuan…

Senin, 06 Mei 2019 17:27

Ramadan, Wagub Kaltim Minta Jadikan Momentum Persatuan Pasca Pemilu 2019

SAMARINDA - Memasuki Bulan Suci Ramadan, Wakil Gubernur Kaltim Hadi…

Honda Astra Motor Gelar Journalist Competition, Hadiah Sepeda Motor hingga Liburan ke Thailand

Lagi Ngerapiin Dagangan, Pedagang Sayur Ditabrak Pengendara Motor dari Belakang

Kredit Mobil di Leasing, Sepasang Suami-Istri Kabur Gak Bayar Cicilan

Perusahaan Tak Beri THR? Silakan Lapor ke Sini..

Respons Pimpinan PT BOS Land atas Keluhan Salah Satu Kontraktornya, Ini Tanggapannya..

Smartfren Buka Investasi di Kaltim, Target Tahun Ini 300 BTS

PLN Berbagi di Bulan Ramadan bersama 8.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Di Balik Perjuangan Siswi Peraih Nilai UNBK Tertinggi se-Kaltim, Ini Cara Dia Jawab Soal "Bermasalah"..

Imbas Harga Tiket Pesawat Naik, Mudik Menggunakan Kapal Pelni Melonjak

Samarinda Banjir (Lagi)..!! Arus Lalu Lintas Lumpuh, Rumah Sakit Terendam
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*