BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Rabu, 31 Oktober 2018 15:01
Direktur Teknik Lion Air Dibebastugaskan, Imbas Jatuhnya JT 610
-

PROKAL.CO, v align="left">

JAKARTA- Direktur teknik dan pegawai teknis Lion Air yang menangani pesawat JT 610 dibebastugaskan. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di Jakarta, Rabu (31/10). Pembebastugasan tersebut imbas dari insiden pesawat Lion Air JT 610 pada Senin (29/10) lalu. "Ya, hari ini," ujarnya, seperti yang dilansir JawaPos.com (media group Prokal.co).
Menurut Budi, keamanan menjadi komponen penting dalam pelayanan maskapai. Sehingga, biaya murah yang diberikan maskapai tidak mempengaruhi kualitas pelayanannya.
"LCC ini adalah kebutuhan, bukan LCC yang salah, tapi bagaimana meningkatkan safety," kata dia.
Saat coba mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada pihak Lion Air, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro enggan berkomentar lebih jauh. Saat ini, pihaknya akan mengikuti ketentuan regulator dan tetap berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.
"Ya kami akan ikuti sesuai dengan keputusan regulator dan akan menunggu arahan lebih lanjut," terangnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas Kemenhub, Baitul Ikhwan membenaran informasi tersebut. Dia menegaskan petugas terkait saat ini hanya dibebastugaskan dalam rangka kepentingan penyelidikan.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mengintruksikan maskapai nasional untuk segera melakukan pemeriksaan khusus aspek kelaikudaraan pada seluruh Boeing 737-Max 8 yang beroperasi di Indonesia.
Intruksi itu keluar untuk menindaklanjuti kejadian kecelakaan pesawat udara Boeing 737-8 Max PK-lQP yang dioperasikan Lion Air dengan rute Jakarta-Balikpapan pada Senin (29/10). Surat pemeriksaan itu ditandatangani oleh Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Capten Avirianto pada 29 Oktober 2018. 
Surat tersebut tak hanya ditujukan untuk Direktur Utama Lion Air saja, melainkan juga Direktur Utama maskapai pelat merah Garuda Indonesia. 
“Dengan ini Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara mengintruksikan untuk segera dilakukan pemeriksaan khusus aspek kelaikudaraan pada seluruh boeing 737-8 Max yang beroperasi di Indonesia,” jelasnya.
Adapun pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan intruksi diatas adalah indikasi repetive problem, pelaksanaan troubleshooting, kesesuaian antara prosedur dan implementasi pelaksanaan aspek kelaikudaraan dan kelengkapan peralatan (equipment) untuk melakukan troubleshooting pada pesawat udara boeing 737-8 Max.
Adapun, hasil pemeriksaan tersebut diminta untuk segera dilaporkan untuk mendapat evaluasi oleh Direktorat Kelaikanudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara. (pro) 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:59

Seleksi PPPK, 305 Pemda Serahkan Usulan ke Kementerian PANRB

JAKARTA – Sebanyak 305 pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pengadaan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Dorong Pemerataan Pendidikan, PIP Bantu Pemda Wujudkan Wajar 12 Tahun

DEPOK—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 mengamanatkan pembangunan pendidikan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

PIP Efektif Pangkas Angka Putus Sekolah

DEPOK—Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 23:41

Penetapan Zonasi Sekolah dalam Proses Perampungan

  DEPOK--Penetapan zonasi sekolah sudah memasuki proses perampungan. Data Direktorat…

Rabu, 13 Februari 2019 23:34

Pemerintah Kabupaten Landak Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan Dana PIP

  DEPOK--Pemerintah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berkomitmen mendukung Program Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 23:30

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

JAKARTA--Program pemberian beasiswa merupakan  bentuk kepedulian sosial dari perusahaan kepada…

Selasa, 22 Januari 2019 16:02

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

  JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF)…

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Truk Termundur di Kilometer 1,5 Hantam Plang dan Mobil Parkir Depan Mini Market

Lomba Akuntansi Meriahkan Pembukaan Festival of Stiepan Volume 2

Gerakan Indonesia Bersih akan Diikuti Kaltara Bersih

Review FS, Tim Korsel Kunjungi KIPI

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Pengawasan Lintas Batas Negara

Cerita Peserta Autonation Modified Show; Beli Mobil Rp 90 Juta, Modifikasi Habis Ratusan Juta

Penampakan Mobil-Mobil Modifikasi Keren Mejeng di Plaza Balikpapan

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

AYOO..! Weekend Ini Seru-Seruan di Festival of Stiepan Volume 2, Ada Fourtwnty

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*