BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 27 September 2018 18:14
Dongkrak Kompetensi Bidang STEM, 20 Siswa SMA/SMK Dikirim ke Thailand
Mendikbud Muhadjir Effendy bersama Wakil Presiden Eksekutif Casio Computer, Hiroshi Nakamura dan didampingi pejabat Kemendikbud lainnya saat konferensi pers di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/9). (foto : nicha / kaltim post)

PROKAL.CO, JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  bekerjasama dengan  Casio Computer Co., Ltd memberi kesempatan kepada 20 orang siswa dari jenjeang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengikuti praktik kerja lapangan di pabrik Casio di distrik Amphoe Chokcai, Nakhon Ratchasima, Thailand.

Hal tersebut diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kemitraan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud RI), Muhadjir Effendy, dan Wakil Presiden Eksekutif Casio Computer Co., Ltd.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjelaskan, praktik kerja lapangan ini selain mempelajari proses perakitan dan teknologi dari produk-produk Casio seperti kalkulator dan jam tangan. Para pelajar tersebut juga akan mendapatkan pelatihan manajemen secara umum. Tak hanya itu, Muhadjir juga menerangkan bahwa kerjasama ini  sekaligus untuk pengembangan perangkat kurikulum, metode pembelajaran, dan bahan ajar dalam bidang yang sama.

“Yang akan berangkat nanti 20 orang, dilatih di pabrik Casio di Thailand. Untuk ujii coba, kalau hasilnya bagus setelah dievaluasi, tahap berikutnya akan dikirim dengan jumlah yang lebih besar. Kita juga targetkan akan mengirim setidaknya ada 2.000 orang ke perusahaan Sasio di Jepang, Thailand dan Singapura. Sehingga bisa meningkatkan kapasitas guru-guru Matematika kita,” terang Muhadjir di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/9).

Muhadjir berharap, langkah ini dapat lebih mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di bidang STEM. “Dunia ini terus berubah, teknologi berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, kami harus mempersiapkan pelajar Indonesia agar siap menghadapi persaingan di masa yang akan datang. Saya yakin dengan kemitraan ini akan membawa pengaruh positif bagi pelajar Indonesia, sehingga mereka memiliki kompetensi unggul untuk menjadi calon pemimpin masa depan,” kata  Muhadjir

Pada kesempatan ini Wakil Presiden Eksekutif Casio Computer, Hiroshi Nakamura, pihaknya bangga dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pada bidang STEM. Dikatakan, seluruh program yang telah dan akan  berjalan sudah diformulasikan sedemikian rupa agar bisa meningkatkan kompetensi pengajar dan peserta didik di Indonesia, yang diikuti dengan penyediaan perangkat kurikulum, metode pembelajaran dan bahan ajar.

“Kami telah mengamati kebutuhan para pendidik dan peserta didik di Indonesia dengan seksama, agar mampu memberikan perangkat terbaik yang kami yakini bisa meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang sains, teknologi, kerekayasaan dan matematika,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad menambahkan, program ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 mendatang selama 3 bulan. “Selama melakukan praktik kerja lapangan di pabrik Casio, para pelajar tersebut akan tinggal di hotel dekat lokasi pabrik dan seluruh biaya ditanggung oleh Casio,” jelas Hamid.

Selain itu, untuk pengembangan perangkat, kurikulum metode pembelajaran, dan bahan ajar pada bidang sains, teknologi, kerekayasaan dan matematika, Casio bersama dengan Kemendikbud telah memilih 20 sekolah di Indonesia untuk menggunakan kalkulator dalam kegiatan belajar mengajar mereka sehari-hari, dengan tujuan melihat efektivitas penggunaan kalkulator dalam kegiatan belajar mengajar khususnya matematika. (*/sar/pro)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 18:11

Dongkrak SDM, Kemenristekdikti Panggil 57 Ilmuwan Diaspora

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerjasama dengan…

Selasa, 09 Juli 2019 10:11

Lewat OSN, Bentuk Generasi Berdaya Saing

YOGYAKARTA—Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar tahun 2019 akhirnya…

Minggu, 07 Juli 2019 23:38

PGRI Akui Masih Banyak Persoalan Guru

JAKARTA—Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI)…

Rabu, 03 Juli 2019 22:26

Kemendikbud Bentuk Tim Satgas Implementasi Zonasi Pendidikan

      JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus mendorong…

Rabu, 03 Juli 2019 22:16

Banjir Promo Alat Tulis Jelang Tahun Ajaran Baru 

  JAKARTA--Menjelang tahun ajaran baru, sejumlah toko penjual perlengkapan sekolah…

Senin, 01 Juli 2019 15:15

Jumlah Pendaftar Meningkat, Sekolah ini Buka Rombel Khusus

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah…

Rabu, 26 Juni 2019 13:26

Kemendikbud Diminta Kaji Ulang Soal Sentralisasi Guru

JAKARTA—Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI)…

Minggu, 16 Juni 2019 17:52

Strategi Perguruan Tinggi Ciptakan Entrepreneur Handal

    JAKARTA--Dalam rangka menanamkan jiwa dan semangat kewirausahaan di…

Senin, 27 Mei 2019 17:09

Jumlah Guru Rendah, Profesi Guru Kurang Diminati ?

JAKARTA--Meski pemerintah sudah mengeluarkan Undang - Undang no.14 tahun 2015…

Senin, 27 Mei 2019 17:04

PGRI Minta Peningkatan Akses Pendidikan Bermutu

JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Pesatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*