BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 21 September 2018 21:26
Guru Jangan Terprovokasi, PGRI Janji Perjuangkan Nasib Honorer
Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi saat konferensi pers di Gedung PGRI, Jakarta. (foto : nicha/kp)

PROKAL.CO, JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Persatuab Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi mengimbau kepada seluruh guru dan tenaga kependiikan untuk tidak mogok kerja atau mogok mengajar akibat dibukanya penerimaan CPNS oleh pemerintah. Para guru menilai guru honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun tidak bisa mengikuti tes CPNS lantaran terbentur usia. 

 

"Kami memohon kepada guru untuk  tidak terprovokas, tidak terpancing dan tidak meninggalkan kelas. Guru harus tetap menjunjung profesionalitas dan tidak meninggalkan kewajiban mengajar di kelas," kata Unifah di Gedung PGRI, Tanah Abang, Jakata, Kamis (20/9).

 

Unifah mengaku sangat memahami apa yang dirasakan oleh guru di seluruh Indonesia saat ini. Pembukaan CPNS ini dianggap tidak adil mengingat masih banyak pula honorer yang yang mempunyai kapasitas mumpuni namun dibayar dengan upah di bawah UMK

 

Karenanya, dia berjanji akan berusaha dan berjuang untuk mencarikan solusi terbaik bagi nasib guru honorer. "Kami sudah atur waktu untuk bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB," ujar Unifah. 

 

Diketahui, terdapat 438.590 guru dan tenaga kependidikan (GTK) honorer, terutama honorer K2 yang telah terdata dalam database pemerintah. Selain itu juga ada honorer kategori satu (K1) yang karena satu dan lain hal tercecer pengangkatannya.

 

Terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effend juga meminta para guru honorer menghindari aksi yang akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Sebab, selain merugikan para siswa, mogok belajar tersebut juga akan mengurangi profesionalisme para guru honorer tersebut. 

 

Pihaknya mengakui hingga saat in pemerintah khususnya Kemendikbud tidak tinggal diam. Akan tetapi tetap terus berusaha mencarikan jalan keluar. Utamanya, lanjut Muhadjir, mengenai masalah legal formalnya, kemudian masalah teknis permaalahannnya.

"Pada prinsipnya, pemerintah tetap memperhatikan nasib guru honorer. Kita juga terus melakukan dialog dengan pihak terkait untuk memint pendapat dalam mencarikan solusi," pungkasnya. (sar/pro). 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:59

Seleksi PPPK, 305 Pemda Serahkan Usulan ke Kementerian PANRB

JAKARTA – Sebanyak 305 pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pengadaan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Dorong Pemerataan Pendidikan, PIP Bantu Pemda Wujudkan Wajar 12 Tahun

DEPOK—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 mengamanatkan pembangunan pendidikan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

PIP Efektif Pangkas Angka Putus Sekolah

DEPOK—Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 23:41

Penetapan Zonasi Sekolah dalam Proses Perampungan

  DEPOK--Penetapan zonasi sekolah sudah memasuki proses perampungan. Data Direktorat…

Rabu, 13 Februari 2019 23:34

Pemerintah Kabupaten Landak Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan Dana PIP

  DEPOK--Pemerintah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berkomitmen mendukung Program Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 23:30

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

JAKARTA--Program pemberian beasiswa merupakan  bentuk kepedulian sosial dari perusahaan kepada…

Selasa, 22 Januari 2019 16:02

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

  JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF)…

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Truk Termundur di Kilometer 1,5 Hantam Plang dan Mobil Parkir Depan Mini Market

Lomba Akuntansi Meriahkan Pembukaan Festival of Stiepan Volume 2

Gerakan Indonesia Bersih akan Diikuti Kaltara Bersih

Review FS, Tim Korsel Kunjungi KIPI

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Pengawasan Lintas Batas Negara

Cerita Peserta Autonation Modified Show; Beli Mobil Rp 90 Juta, Modifikasi Habis Ratusan Juta

Penampakan Mobil-Mobil Modifikasi Keren Mejeng di Plaza Balikpapan

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

AYOO..! Weekend Ini Seru-Seruan di Festival of Stiepan Volume 2, Ada Fourtwnty

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*