BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 15 September 2018 23:54
Program Transmigrasi Berhasil Ciptakan Bibit Unggul SDM

Pemerintah Terus Galakkan Program Beasiswa Anak Transmigrasi

Dirjen PK Trans Kemendes PDTT, M Nurdin menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk memberikan beasiswa untuk anak-anak di wilayah transmigrasi demi memberikan manfaat yang luar biasa bagi pembangunan nasional. (foto : dok/ Ditjen PKTrans)

PROKAL.CO, JAKARTA—Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PK Trans) terus menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Hal ini dalam rangka memfasilitasi putra-putri transmigran bisa mencapai pendidikan tinggi secara gratis.

Direktur Jenderal PK Trans Kemendes PDTT, M Nurdin mengungkapkan, pemberian beasiswa terhadap anak transmigrasi ini merupakan program rutin yang digelar setiap tahun untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan transmigran.

“Kita tentu tahu sebagian besar peserta transmigran memiliki latar belakang pendidikan  yang kurang. Oleh sebab itu, ini sudah menjadi tugas pemerintah untuk  memberikan beasiswa sekolah,”terang Nurdin saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dengan adanya beasiswa jenjang S-1 ini bukan hanya untuk memperbaiki nasib dan kesejahteraan para transmigran saja. Akan tetapi, ini gairah untuk para anak-anak transmigran untuk memperbaiki hidup dan akan membawa  dampak dan manfaat yang luar biasa bagi pembangunan nasional.

“Program ini sudah menunjukkan hasil yang sangat baik, terutama dalam peningkatan mental spiritual dan pendidikan  sehingga  program transmigrasi mampu menciptakab bibit bibit unggul SDM,” ujar Nurdin.

“Sudah banyak anak-anak yang berasal dari wilayah transmigrasi yang berhasil menjadi  pejabat. Contohnya, Gubernur bali I Made Mangku Pastika, Rektor UIN Sultan Syarif Kasim, Akhmad Mujahidin,  anak transmigran asal Malang, Jawa Timur. Selain itu, ada juga beberapa guru besar, pejabat eselon 1 di kementerian  dan adapula yang jadi pengusaha,” lanjut Nurdin.

Terpisah, Direktur Pengembangan Sosial Budaya Transmigrasi Dewi Yuliani menambahkan, program beasiswa ini sudah berlangsung cukup lama dan diikuti oleh anak-anak transmigrasi yang tersebar di 18 provinsi.

“Pemerintah pusat sejak awal sudah bersurat kepada kepala-kepala dinas di propinsi terkait program ini, kemudian mereka yang mengkordinir dan menjaring. Mereka mengunjungi lokasi UPT-UPT apakah ada anak-anak transmigran yang bemrinat mengikuti program itu,” jelas Dewi.

Saat ini pihak Kemendes PDTT sudah bekerjasama dengan beberapa peguruan tinggi ternama dan terbaik di Indonesia. Untuk tahun 2017 lalu,  salah satunya  UIN Raden Fatah di Palembang  dan Universitas Jederal Soedirman di Purwokerto. “Kedua kampus ini membuka jalur SBMPTN dan Mandiri. Anak-anak transmigran yang berminat ini harus lulus dan dinyatakan diterima dulu,” terang Dewi.

Dewi menerangkan, prosedur awal bagi para anak transmigran yang ingin mendapatkan beasiswa ini adalah  mengikuti pendataan di  dinas masing-masing. Kemudian, mengikuti proses seleksi penerimaan di masing-masing kampus sesuai dengan jalur seleksi yang digelar.

“Jika mereka dinyatakan lulus atau diterima maka mereka lapor ke dinas masing-masing bahwa mereka merupakan  anak transmigran yang sudah didata sebelumnya,” tuturnya.

Diketahui, setiap tahunnya Kemendes PDTT mencatat ada sebanyak 15-20 anak transmigran yang memperoleh beasiswa S-1. Kuota beasiswa ini disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Total penerima beasiswa tahun 2015-2018 di UIN Raden Fatah Palembang sebanyak 48 mahasiswa, dan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto 69 mahasiwa. Total anggaran untuk beasiswa ini yang sudah dikucurkan sampai dengan September 2018 sebesar Rp4.685.998.000.

“Beasiswa ini khusus untuk pendidikan tinggi saja.  Ketika anak transmigran dinyatakan diterima, maka SPP langsung dibayarkan oleh pihak Kemendes PDTT dan juga diberikan living cost (biaya hidup) sebesar Rp 500 ribu per bulan selama menjalani pendidikan,” pungkas Dewi. (*/sar/pro)

#WajahBaruKawasanTransmigrasi

#DitjenPKTrans

#KemendesPDTT

 

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:59

Seleksi PPPK, 305 Pemda Serahkan Usulan ke Kementerian PANRB

JAKARTA – Sebanyak 305 pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pengadaan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Dorong Pemerataan Pendidikan, PIP Bantu Pemda Wujudkan Wajar 12 Tahun

DEPOK—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 mengamanatkan pembangunan pendidikan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

PIP Efektif Pangkas Angka Putus Sekolah

DEPOK—Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 23:41

Penetapan Zonasi Sekolah dalam Proses Perampungan

  DEPOK--Penetapan zonasi sekolah sudah memasuki proses perampungan. Data Direktorat…

Rabu, 13 Februari 2019 23:34

Pemerintah Kabupaten Landak Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan Dana PIP

  DEPOK--Pemerintah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berkomitmen mendukung Program Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 23:30

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

JAKARTA--Program pemberian beasiswa merupakan  bentuk kepedulian sosial dari perusahaan kepada…

Selasa, 22 Januari 2019 16:02

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

  JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF)…

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Truk Termundur di Kilometer 1,5 Hantam Plang dan Mobil Parkir Depan Mini Market

Lomba Akuntansi Meriahkan Pembukaan Festival of Stiepan Volume 2

Gerakan Indonesia Bersih akan Diikuti Kaltara Bersih

Review FS, Tim Korsel Kunjungi KIPI

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Pengawasan Lintas Batas Negara

Cerita Peserta Autonation Modified Show; Beli Mobil Rp 90 Juta, Modifikasi Habis Ratusan Juta

Penampakan Mobil-Mobil Modifikasi Keren Mejeng di Plaza Balikpapan

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

AYOO..! Weekend Ini Seru-Seruan di Festival of Stiepan Volume 2, Ada Fourtwnty

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*