BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 15 September 2018 23:50
Revitalisasi Transmigrasi Makin Perkuat Persatuan NKRI

Pemerintah Dorong Kolaborasi Warga Pendatang dan Lokal Raih Kesuksesan Bersama

PERKUAT NKRI : Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun lalu sempat melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila di kawasan transmigrasi di Desa Sindang Kasih, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini sebagai bukti bahwa Transmigrasi sebagai program pemerintah secara nyata mendukung Pancasila sebagai dasar negara. (foto : dok/Kemendes PDTT)

PROKAL.CO, JAKARTA—Manfaat program transmigrasi yang telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1950 hingga kini sangat luar biasa dan menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat  di daerah khususnya kawasan transmigrasi. Di antaranya, berkurangnya angka kemiskinan, menciptakan wirausaha baru dan yang terpenting menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena menempati pulau terdepan Indonesia. 

 

Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PK Trans) M Nurdin mengungkapkan, pola pelaksanaan program transmigrasi saat ini memang berbeda dengan zaman dulu. Menurutnya, kali ini pemerintah menekankan pada peningkatan kolaborasi dan kerjasama antarwarga baik pendatang maupun lokal.

 

“Tapi tujuannya tetap sesuai dan berpegang pada latar belakang transmigrasi, yakni  untuk peningkatan  kesejahtraan , pemerataan pembangunan, dan memperkuat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” terang Nurdin di Jakarta, belum lama ini.

 

Dengan pola mengkombinasikan antara warga lokal dan pendatang,  pemerintah menilai akan mampu meningkatkan perkembangan sosial budaya di Indonesia.  Menurut Nurdin, ketersediaan lahan,  penduduk dan social culture  itu adalah aset utama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan.

 

“Mungkin ada yang ingat dulu sempat ada kasus-kasus penolakan di kawasan transmigrasi. Tapi ternyata kini overall Indonesia tetap satu , seluruh masyarakat saling menjaga persatuan NKRI. Inilah manfaat dari transmigrasi,” ungkapnya.

 

Nurdin menerangkan, Undang-Undangan Transmigrasi saat ini sudah menekankan pada pola kombinasi, yakni peserta transmigrasi berasal berbagai macam suku  yang digabungkan dengan warga lokal. “Jadi prinsipnya jelas  Bhineka Tunggal Ika. Ini hebatnya Indonesia. Parlemen Kenya yang datang dan belajar dari kita sempat kagum dengan berhasilnya program transmigrasi ini.  Mereka menilai dengan banyaknya suku dan ribuan pulau,tapi kita berhasil bisa menyatukan semuanya. Itulah jadi kekuatan kita, sehingga kita juga bisa saling belajar sosial budaya,” bebernya.

 

Disebutkan,  kawasan transmigrasi yang ada sebagian besar sudah menggunakan pola tersebut. Hanya wilayah Papua , Maluku dan Nusa Tenggara Timur yang transmigrannya masih banyak warga lokal. “Kalau Kalimantan perbandingan warga lokal dan pendatangnya masih 50:50. Tapi Sumatera, Sulawesi dan lainnya sudah mulai bercampur,” kata Nurdin.

 

Contohnya, jika dalam satu wilayah ada 50 kepala keluarga (KK), maka 30 KK berasal dari lokal, dan 20 KK sisanya merupakan pendatang. “Dari 20 KK pendatang itu juga terdiri dari campuran. Ada yang dari Jogjakarta, Jawa Tengah dan daerah lainnya,” rincinya.

 

Oleh sebab itu, pemerintahan saat ini terus berusaha agar program transmigrasi bukan hanya sekadar memindahkan orang dari satu tempat ke tempat yang lain, tapi juga ada solusi untuk menangani banyaknya persoalan di daerah  yang didominasi oleh benturan antara warga pendatang dan lokal. Pemerintah Indonesia akan selalu berkomitmen untuk memfasilitasi agar pendatang dan masyarakat lokal dapat berbagi peran. Utamanya, dalam memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) untuk bersama-sama membangun daerah dan mencapai kesuksesan. (*/sar/pro)

 

#WajahBaruKawasanTransmigrasi

#DitjenPKTrans

#KemendesPDTT


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:59

Seleksi PPPK, 305 Pemda Serahkan Usulan ke Kementerian PANRB

JAKARTA – Sebanyak 305 pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pengadaan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Dorong Pemerataan Pendidikan, PIP Bantu Pemda Wujudkan Wajar 12 Tahun

DEPOK—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 mengamanatkan pembangunan pendidikan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

PIP Efektif Pangkas Angka Putus Sekolah

DEPOK—Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 23:41

Penetapan Zonasi Sekolah dalam Proses Perampungan

  DEPOK--Penetapan zonasi sekolah sudah memasuki proses perampungan. Data Direktorat…

Rabu, 13 Februari 2019 23:34

Pemerintah Kabupaten Landak Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan Dana PIP

  DEPOK--Pemerintah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berkomitmen mendukung Program Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 23:30

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

JAKARTA--Program pemberian beasiswa merupakan  bentuk kepedulian sosial dari perusahaan kepada…

Selasa, 22 Januari 2019 16:02

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

  JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF)…

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Truk Termundur di Kilometer 1,5 Hantam Plang dan Mobil Parkir Depan Mini Market

Lomba Akuntansi Meriahkan Pembukaan Festival of Stiepan Volume 2

Gerakan Indonesia Bersih akan Diikuti Kaltara Bersih

Review FS, Tim Korsel Kunjungi KIPI

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Pengawasan Lintas Batas Negara

Cerita Peserta Autonation Modified Show; Beli Mobil Rp 90 Juta, Modifikasi Habis Ratusan Juta

Penampakan Mobil-Mobil Modifikasi Keren Mejeng di Plaza Balikpapan

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

AYOO..! Weekend Ini Seru-Seruan di Festival of Stiepan Volume 2, Ada Fourtwnty

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*