BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 14 September 2018 20:46
Wilayah Transmigrasi Berhasil Jadi Sentra Produk Unggulan
Presiden Jokowi dan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo saat meresmikan Pengembangan Prukades Terintegrasi di KTM Mesuji yang dinilai berhasil memberikan kontribusi beras Indonesia sebanyak 766 ribu ton per tahun. (foto : dok/ Ditjen PKTrans)

PROKAL.CO,  

JAKARTA—Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) khususnya Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PKTrans) mengklaim bahwa wilayah-wilayah yang tumbuh  dan hasil pemekaran dari program transmigrasi kini telah  menjadi pusat-pusat perekonomian baru.

 

Sehingga, program transmigrasi ini berpotensi menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan distribusi penduduk. Pasalnya, kini di berbagai kawasan Indonesia dapat tumbuh  dan berkembang pesat termasuk wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolir.

 

Seperti diketahui, dari program transmigrasi ini telah tumbuh beberapa provinsi baru. Sebut saja, provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

 

Proses pengembangan wilayah  pemekaran ini, Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PK Trans)  M Nurdin mengungkapkan, pihaknya bersinergi dengan berbagai program prioritas Kemendes PDTT lainnya. Namun, tak lepas pula adanya kontribusi positif dari kementerian/ lembaga lainnya terhadap pengembangan program transmigrasi.

 

“Contohnya, wilayah ini tentu akan tetap berhubungan dengan lokasi induknya. Nah, kita dibantu Kementerian PUPR untuk menyediakan jalur transportasinya,” kata Nurdin di Jakarta belum lama ini.

 

Keterlibatan kementerian lainnya juga bisa dilihat dari bidang pertanian. Ketika masyarakat transmigrasi yang tinggal di Kota Terpadu Mandiri (KTM) membutuhkan produk pertanian, lanjut Nurdin, maka sangat dibutuhkan peran dari Kementerian Pertanian.

 

“Pengembangan KTM ini memang membutuhkan kerja sama lintas sektor sehingga dibutuhkan pola komunikasi yang solid antarstakeholder program transmigrasi,” jelas Nurdin.

 

Selanjutnya, Kemendes PDTT pun juga mengembangkan Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades)  yang mempunyai skala ekonomi besar.  Dikatakan, hingga saat ini beberapa KTM telah menjadi sentra-sentra Prukades.

“Saat ini di KTM Mesuji telah kita kembangkan untuk menjadi sentra beras dan jagung. Tidak menutup kemungkinan KTM lain akan menjadi sentra unggulan lain yang sesuai dengan potensi lokal mereka," ujarnya.

 

Sekadar informasi, berdasarkan data yang dirilis Kemendes PDTT, Prukades yang merupakan program prioritas Kemendes PDTT hingga saat ini ada 343 Prukades, dengan nilai investasi potensial sebesar Rp47 Triliun yang melibatkan hampir 148 kabupaten. (*)

 


#WajahBaruKawasanTransmigrasi

#DitjenPKTrans

#KemendesPDTT

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Sabtu, 22 Desember 2018 13:35

Mahfud : Tugas Kampus Cetak Intelektual Bermoral dan Tanggung Jawab

BANDUNG—Maraknya kasus korupsi dan juga intoleransi di tengah kehidupan  masyarakat…

Sabtu, 22 Desember 2018 13:04

Pemerintah Dorong Peningkatkan SDM Milenial Berkualitas

BANDUNG—Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti),…

Jumat, 21 Desember 2018 00:35

Keren! Mahasiswa Indonesia Sabet 44 Emas di Ajang AUG 2018

JAKARTA--Sebanyak 50 mahasiswa Indonesia yang ikut dlam ajang ASEAN University…

Selasa, 11 Desember 2018 00:33

Penerapan Sistem Zonasi Harus Konsisten

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah menggodok grand…

Senin, 10 Desember 2018 02:24

Hadapi Era 4.0 , Perguruan Tinggi Tinggalkan Metode Pembelajaran Konvensional

JAKARTA--Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era revolusi industri…

Kamis, 06 Desember 2018 19:21

DPD RI Segera Bentuk Tatib Terkait Evaluasi Perda

JAKARTA—Kewenangan DPD RI melakukan pemantauan dan evaluasi atas Rancangan Peraturan…

Kamis, 06 Desember 2018 19:13

Senator Papua Prihatin Kasus Penembakan di Nduga

JAKARTA—Anggota DPD RI Provinsi Papua Carles Simaremare merasa prihatin atas…

Jual Kosmetik Ilegal di Medsos dan Salon, Tersangka Raup Untung hingga Puluhan Juta Rupiah

Edarkan Kosmetik Ilegal, Tiga Perempuan Muda Diciduk Polisi

Polres Balikpapan Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Sidang Lanjutan Tumpahan Minyak, JPU Hadirkan Dua Saksi Ahli

Polisi Olah TKP Kebakaran di Tenggarong, Asal Api Diduga dari Dekat Dapur

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

Ditlantas Polda Kaltim Gandeng Kaum Millenial Serukan Keselamatan Berkendara

Pesawat Tujuan Samarinda Mendarat Lagi di Bandara Balikpapan, 205 Penumpang Lewat Jalur Darat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*