BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 13 September 2018 10:31
Pemerintah Genjot Pembinaan Kawasan Transmigrasi

Kurangi Angka Kemiskinan, Diharapkan Dukungan Kerjasama Antardaerah

Dirjen PKTrans, M Nurdin saat meninjau produk-produk unggulan yang dihasilkan para transmigran di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. (foto : dok/Kemendes PDTT)

PROKAL.CO, JAKARTA—Pembinaan terhadap kawasan transmigrasi dan pembangunan desa tertinggal sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan kawasan desa tertinggal menjadi desa atau daerah yang maju. 

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengungkapkan, dalam proses pembinaan dan pembangunan kawasan transmigrasi harus ada keterlibatan pemerintah daerah.


Berdasarkan Undang-undang (UU) No. 29 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas UU No. 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian, Pemerintah Daerah (pemda) memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan transmigrasi yakni dalam proses penyediaan lahan, menata wilayah, mengalokasikan anggaran dari APBD, hingga mengawal pelaksanaan  program transmigrasi di lapangan.

 

Menurutnya, dukungan dari Pemda terhadap program transmigrasi sudah cukup baik dengan meningkatnya alokasi anggaran untuk transmigrasi dalam APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota dari tahun ke tahun. Bahkan, pada tahun 2017 lalu sharing APBD yang terlaporkan mencapai 15% hingga 20% dari seluruh pembiayaan ketransmigrasian.


“Penyelenggaraan transmigrasi merupakan upaya percepatan pembangunan antar daerah untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah sekaligus peningkatan kesejahteraan rakyat menjadi kepentingan bersama,” jelas Mendes Eko baru-baru ini.


Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PK Trans) M Nurdin menambahkan, hingga saat ini ada 104 kawasan transmigrasi yang masih dalam pembinaan Kemendes PDTT. “Proses pembinaan ini berjalan dalam kurun waktu 5 tahun. Setelah suatu kawasan transmigrasi sudah dianggap mandiri, maka kita serahkan ke pemerintah daerah (pemda) masing-masing. Sudah banyak juga yang kita serahkan ke pemda,” terang Nurdin.


Program pembinaan ini telah dilakukan di Kawasan Transmigrasi Tanjung Buka dan Sepungur di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.


Sama halnya dengan Kaltara, kawasan transmigrasi di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) juga bekerjasama dengan Pemprov Jawa Tengah dalam proses pembinaan dan pendampingan.


Dijelaskan, pembinaan kawasan transmigrasi tersebut dapat berupa koordinasi antar pihak terkait dan masyarakat transmigrasi. Dengan begitu, semuanya dapat mengetahui kendala dan kondisi masyarakat sehingga tercapai tujuan bersama yaitu mengurangi angka kemiskinan.


Sekadar diketahui, berdasarkan data Kemendes PDTT, pada periode Maret 2017 sampai Maret 2018 terjadi penurunan angka kemiskinan yang mencapai 1,82 juta orang. Dari 1,82 juta orang miskin itu terdapat 1,2 juta orang miskin yang ada di desa. Sedangkan di kota hanya turun 520 ribu hingga 580 ribu orang miskin saja. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Sabtu, 22 Desember 2018 13:35

Mahfud : Tugas Kampus Cetak Intelektual Bermoral dan Tanggung Jawab

BANDUNG—Maraknya kasus korupsi dan juga intoleransi di tengah kehidupan  masyarakat…

Sabtu, 22 Desember 2018 13:04

Pemerintah Dorong Peningkatkan SDM Milenial Berkualitas

BANDUNG—Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti),…

Jumat, 21 Desember 2018 00:35

Keren! Mahasiswa Indonesia Sabet 44 Emas di Ajang AUG 2018

JAKARTA--Sebanyak 50 mahasiswa Indonesia yang ikut dlam ajang ASEAN University…

Selasa, 11 Desember 2018 00:33

Penerapan Sistem Zonasi Harus Konsisten

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah menggodok grand…

Senin, 10 Desember 2018 02:24

Hadapi Era 4.0 , Perguruan Tinggi Tinggalkan Metode Pembelajaran Konvensional

JAKARTA--Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era revolusi industri…

Kamis, 06 Desember 2018 19:21

DPD RI Segera Bentuk Tatib Terkait Evaluasi Perda

JAKARTA—Kewenangan DPD RI melakukan pemantauan dan evaluasi atas Rancangan Peraturan…

Kamis, 06 Desember 2018 19:13

Senator Papua Prihatin Kasus Penembakan di Nduga

JAKARTA—Anggota DPD RI Provinsi Papua Carles Simaremare merasa prihatin atas…

Jual Kosmetik Ilegal di Medsos dan Salon, Tersangka Raup Untung hingga Puluhan Juta Rupiah

Edarkan Kosmetik Ilegal, Tiga Perempuan Muda Diciduk Polisi

Polres Balikpapan Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Sidang Lanjutan Tumpahan Minyak, JPU Hadirkan Dua Saksi Ahli

Polisi Olah TKP Kebakaran di Tenggarong, Asal Api Diduga dari Dekat Dapur

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

Ditlantas Polda Kaltim Gandeng Kaum Millenial Serukan Keselamatan Berkendara

Pesawat Tujuan Samarinda Mendarat Lagi di Bandara Balikpapan, 205 Penumpang Lewat Jalur Darat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*