BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Rabu, 12 September 2018 11:11
Kemendes PDTT Prioritaskan Investasi Pertanian di Kawasan Transmigrasi
Presiden RI Joko Widodo saat meninjau Rice Milling Plant (RMP) di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji, Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji yang direvitalisasi atas kerjasama dengan sejumlah stakeholder. Diharapkan RPM ini bisa berjalan agar para petani bisa memiliki pendapatan yang lebih baik dan lebih sejahtera. (foto : dok/Kemendes PDTT)

PROKAL.CO, JAKARTA—Kerjasama investasi yang dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan beberapa perusahaan swasta di kawasan transmigrasi diprioritaskan pada proses penggarapan lahan produksi pertanian. 

Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PK Trans) M Nurdin menjelaskan, investasi  di kawasan transmigrasi ini  bisa meliputi beberapa jenis komoditi, antara lain kelapa sawit, karet, padi serta produk-produk pertanian lainnya.

“Kita punya lahan transmigrasi yang sangat cukup luas. Kita butuh mitra yang professional. Bicara tentang profesionalisme, produktivitas dan teknologi modern tentu tidak lepas dari kemitraan swasta. Maka itu kita sangat butuh bantuan dari pihak swasta,” terang Nurdin di Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, peran swasta di kawasan transmigrasi ini dilakukan untuk peningkatan pengembangan produksi, pengolahan hasil usaha agar memiliki nilai tambah, memperlancar pemasaran hasil dan distribusi barang dan jasa. “Keberadaan investor atau perusahaan swasta ini selain mendampingi transmigran dalam hal teknis, tetapi juga sebagai pembeli. Nanti hasilnya mereka olah dengan standar tinggi menjadi barang jadi atau setengah jadi, kemudian diekspor,” jelas Nurdin.

Prinsipnya, membangun kemitraan antara masyarakat/kelompok masyarakat dengan para investor yang setara dan saling menguntungkan serta transparan dalam pengelolaan usaha. “Jadi cluster komoditinya ada, agro industrinya ada, dan agrobisnis juga ada. Semuanya diharapkan bisa berjalan bersamaan,” ujar Nurdin.

Dia membeberkan, sebenarnya kondisi ini sudah berjalan di beberapa lokasi kawasan transmigrasi. Sebagai tahap pembelajaran dimulai dengan komoditi karet, kelapa sawit, sentra-sentra padi dan lainnya. “Komoditi yang lain tentu akan kita kembangkan. Lada dan kopi misalnya, di Mahalona,” tuturnya. 

Sementara itu, dalam proses menjaring investor, lanjut Nurdin, Kemendes PDTT juga bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga terkait lainnya. “Karena ini sudah menjadi tugas pemerintah  untuk menyediakan semuanya  dan juga mendampingi. Pendampingan Sumber Daya Manusia (SDM) itu sangat penting,” katanya.

Nurdin menyebutkan, hingga saat ini total nilai investasi yang sudah terhimpun mencapai lebih kurang Rp 16 triliun dan yang akan melaksanakan investasi di kawasan transmigrasi  dengan program Kemitraan. Misalnya, di Melolo, Sumba Timur ; di Maloy, Kutai Timur ; di kawasan Salor, Merauke dan di Poso. “Untuk di Mahalona dan beberapa lokasi lainnya sudah mencetak sawah seperti  di kabupaten Bulungan, Kaltara dan beberapa lokasi di Sumatera,” sebut Nurdin.

Harapannya, transmigran dapat menjadi mandiri dan berkembang sehingga dapat  meningkatkan kesejahteraan dirinya. “Kami berharap transmigran bisa menjadi entrepreneur atas produk unggulan yang dihasilkan,” imbuhnya. (*/sar/pro)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 12:25

Belajar Kembangkan Desa, 19 Kades Dikirim ke Tiongkok

JAKARTA--Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dna Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengirim…

Rabu, 13 Maret 2019 22:15

Pengamat : AKSI Mau Digunakan untuk Apa ?

JAKARTA--Pengamat Pendidikan, Indra Charismiadji mengkritisi adanya kabar bahwa pemerintah khususnya…

Selasa, 12 Maret 2019 12:56

Drainase Bermasalah, Pengelola Sekolah Dinilai Kurang Cermat

PONOROGO--Sebagian besar sekolah - sekolah yang mengalami kebanjiran ternyata bukan…

Senin, 11 Maret 2019 21:26

Kerusakan Tidak Parah, Siswa Korban Banjir Madiun Tetap Bisa Ikut UN

MADIUN--Bencana banjir yang melanda Kabupaten Madiun, Jawa Timur beberapa waktu…

Senin, 11 Maret 2019 20:57

Mekanisme Pencairan Bantuan Bencana Banjir Madiun Masih Dirumuskan

MADIUN -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan…

Senin, 11 Maret 2019 18:52

Banyak Sekolah Rusak, Mendikbud "Semprit" Kadisdik Madiun

  MADIUN--Beberapa gedung sekolah di wilayah Kabupatenn Madiun didapati sudah…

Senin, 11 Maret 2019 11:24

Mendikbud : Pesantren Harus Tetap Tingkatkan Nasionalisme

SRAGEN--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta kepada pengelola…

Jumat, 08 Maret 2019 17:07

PAUD Harus Utamakan Pendidikan Karakter, Bukan Calistung

  JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali mengingatkan kepada seluruh…

Rabu, 06 Maret 2019 16:52

Pemerintah Targetkan 50 Penjualan Hak Cipta Penerbitan

JAKARTA--Setelah sukses menjadi tamu kehormatan (guest of honour) di Frankfurt…

Kamis, 28 Februari 2019 21:10

Menkes Resmikan Ruang Rawat Inap Kanker Khusus Remaja

JAKARTA—Guna memberikan kenyamanan bagi pasien penderita kanker khususnya usia remaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*