BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 21 Agustus 2018 04:11
Mendikbud Berikan Penghargaan kepada Joni

Contoh Patriotisme Anak Zaman Now

Mendikbud Muhadjir Effendy saat menerima dan memberikan penghargaan kepada Joni, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (20/8). (foto : dok/ kemdikbud)

PROKAL.CO, JAKARTA--Melihat aksi menegangkan yang dilakukan Yohanes Ande Kala yang akrab disapa Joni (14) memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali yang terlepas agar bendera dapat berkibar di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap aksi yang dilakukan siswa kelas tujuh SMP Negeri Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

 

“Begitu dapat kiriman video, saya langsung kontak kepala LPMP Provinsi NTT untuk segera menghubungi keluarga. Saya mengapresiasi tindakan Joni itu, tindakan dalam arti yang positif. Bentuk patriotisme zaman now, dimana ketika bendera merah putih mau dikibarkan ada kendala kemudian diambil alih agar tetap berkibar di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI,” demikian disampaikan Mendikbud saat menerima dan memberikan penghargaan kepada Joni, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (20/8).

 

Mendikbud memberikan penghargaan kepada Joni berupa piagam, beasiswa bakat dan prestasi sampai jenjang SMA, tas, seragam sekolah, sepatu, laptop, dan juga kenang-kenangan berupa foto Joni yang ketika berada di kantor Kemendikbud yang ditandatangani oleh Mendikbud. “Saya berharap ini bisa menjadi contoh pendidikan karakter yang berhasil diterapkan di sekolah,” ujar Mendikbud.

 

Melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang diterapkan di sekolah, meliputi religiusitas, nasionalisme, patriotisme, integritas, dan kemandirian, serta gotong royong, Mendikbud berharap, sekolah dapat memberikan suasana kepada para siswa untuk dapat menerapkan nilai-nilai yang ditekankan pada PPK dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Joni yang telah memberikan contoh sebagai anak Indonesia yang memiliki jiwa nasionalisme. Saya sangat yakin penanaman nasionalisme itu kalau programnya dilaksanakan sungguh-sungguh di sekolah, maka kekuatiran nasionalime anak bangsa akan luntur itu tidak akan terjadi,” tutur Mendikbud.

 

Pada kesempatan ini, Joni yang menerima penghargaan dari Mendikbud mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Pemerintah yang telah memberikan apresiasi kepadanya. “Pada saat itu saya spontan menaiki tiang bendera, karena saya akan merasa bersalah jika bendera tidak dikibarkan. Merdeka!,” demikian disampaikan Joni seorang siswa yang menyukai pelajaran Matematika dan memiliki cita-cita menjadi tentara, saat diterima di kantor Kemendikbud.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, mengucapkan terima kasih kepada guru dan kepala sekolah yang telah memberikan pendidikan dan pengajaran kepada para siswa, termasuk Joni sehingga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendidik para siswa, termasuk Joni. Didikan yang luar biasa. Semoga anak-anak yang lain juga ikut membela NKRI, dan bendera merah putih adalah segala-galanya,” ucap Hamid.

 

Sekali lagi, kata Hamid, Joni telah menjadi inspirator seluruh anak-anak Indonesia. “Kamu menjadi inspirator seluruh anak-anak Indonesia. Semuanya menonton keberanianmu. Kamu harus menjadi orang yang terbaik nanti. Lanjutkan sekolah kamu setinggi-tingginya. Mewujudkan cita-citamu itu peluangnya terbuka sepanjang kamu rajin belajar, rajin ke sekolah, hingga pendidikan setinggi-tingginya,” pesan Hamid. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 02:04

Pemerintah Didesak Terbitkan Aturan Baru

  JAKARTA--Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan…

Jumat, 21 September 2018 21:26

Guru Jangan Terprovokasi, PGRI Janji Perjuangan Nasib Honorer

JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Persatuab Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi mengimbau…

Minggu, 16 September 2018 16:35

Efektif Berikan Pendampingan, KKN Dorong Kemajuan KTM

JAKARTA—Pengembangan masyarakat di kawasan transmigrasi bukanlah suatu hal yang mudah yang harus…

Sabtu, 15 September 2018 23:54

Program Transmigrasi Berhasil Ciptakan Bibit Unggul SDM

JAKARTA—Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui…

Sabtu, 15 September 2018 23:50

Revitalisasi Transmigrasi Makin Perkuat Persatuan NKRI

JAKARTA—Manfaat program transmigrasi yang telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun…

Jumat, 14 September 2018 20:46

Wilayah Transmigrasi Berhasil Jadi Sentra Produk Unggulan

  JAKARTA—Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)…

Jumat, 14 September 2018 20:35
0

Keberadaan Pasar Kawasan Dongkrak Laju Perekonomian Transmigran

JAKARTA—Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDDT) memiliki…

Kamis, 13 September 2018 15:20
SEMINAR NASIONAL

Kata Mendagri, Paling Enak Zaman Soeharto. Kok Bisa?

JAKARTA – “Paling enak zaman Soeharto. Dulu, kalau membahas undang-undang dan tidak ada…

Kamis, 13 September 2018 10:31

Pemerintah Genjot Pembinaan Kawasan Transmigrasi

JAKARTA—Pembinaan terhadap kawasan transmigrasi dan pembangunan desa tertinggal sangat penting…

Rabu, 12 September 2018 11:11

Kemendes PDTT Prioritaskan Investasi Pertanian di Kawasan Transmigrasi

JAKARTA—Kerjasama investasi yang dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .