BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Selasa, 14 Agustus 2018 10:53
KSEI Luncurkan C- Best Next G

Implementasikan Sistem Utama Generasi Terbaru

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi (ke-5 dari kanan) bersama dengan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen (ke-6 dari kanan), Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi (ke-7 dari kanan) dan jajaran Direksi dan Komisaris Self Regulatory Organizations (SRO) serta Nasdaq saat pembukaan perdagangan di gedung BEI dalam rangkaian acara peluncuran The Central Depository and Book Entry Settlement System (C-BEST) generasi terbaru atau C-BEST Next Generation (Next-G) oleh KSEI pada Rabu (8/8).

PROKAL.CO, JAKARTA- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi meluncurkanThe Central Depository and Book Entry Settlement System(C-BEST) generasi terbaru atau C-BEST Next Generation(Next-G), Rabu (8/8).

Peluncuran dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen, didampingi Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi dan Managing Director South Asia, South East Asia & Pacific Nasdaq Robert Frojd. Turut hadir dalam acara peluncuran tersebut, Direksi dan Komisaris Self Regulatory Organizations (SRO), perwakilan asosiasi Pasar Modal Indonesia dan rekan media.

C-BEST merupakan plaftorm elektronik terpadu yang telah mendukung aktivitas penyelesaian transaksi Efek secara pemindahbukuan sejak tahun 2000, tepatnya pada saat implementasi perdagangan tanpa warkat (scripless) di Pasar Modal Indonesia.

Peluncuran C-BEST Next-Gmerupakan upaya KSEI dalam mendukung perkembangan Pasar Modal Indonesia terutama dari sisi peningkatan jumlah investor dan peningkatan jumlah penyelesaian transaksi.

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, ”Pengembangan C-BEST Next-G ini diharapkan juga akan sejalan dan dapat mendukung implementasi sistem perdagangan JATS Next-G BEI dan E-Clears KPEI yang telah diimplementasikan beberapa waktu lalu, sehingga Pasar Modal Indonesia saat ini mempunyai infrastruktur yang mapan dan dapat diandalkan.

Dengan peningkatan jumlah investor, produk, dan transaksi di pasar modal, maka sistem C-BEST dikembangkan dengan spesifikasi kapasitas sistem yang lebih besar untuk menghasilkan performance sistem yang lebih baik. C-BEST Next Generation direncanakan dapat meng-handle kurang lebih 10 juta investor pasar modal,” kata Friderica.

Di sisi jumlah investor yang mengacu pada Single Investor Identification (SID), pada akhir tahun 2012 (sebelum pengembangan C-BEST Next-G), jumlah SID yang tercatat di KSEI baru mencapai 281.256, sedangkan saat ini per akhir Juli 2018 sudah mencapai 1.369.810, atau meningkat sebesar 38,7 %. Pada tahun 2017, total penyelesaian transaksi bursa melalui C-BEST sebesar 2,84 triliun unit dengan frekuensi mencapai 74,3 juta.

Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun 2016, dengan jumlah penyelesaian transaksi sebesar 1,92 triliun unit dengan frekuensi sebesar 64,9 juta. Peningkatan jumlah ini diprediksi akan terus berlanjut setiap tahun.

Dalam pemaparan yang disampaikan setelah acara peresmian, Direktur KSEI Syafruddin menyampaikan, “Pengembangan C-BEST Next Generation akan menghadirkan performa yang lebih tinggi dan lebih terintegrasi dengan aplikasi pendukung lainnya. Jumlah pemrosesan penyediaan transaksi pada C-BEST Next-Gmeningkat lebih dari 6 kali lipat kapasitas sebelumnya, yaitu dari 3.000 penyelesaian menjadi sekitar 20.000 penyelesaian transaksi per menit.” kata Syafruddin.

Syafruddin menambahkan, desain sistem juga sudah mendukung pengembangan lebih lanjut terkait penerapan standar-standar internasional seperti ISO 20022. Sistem baru ini juga siap untuk penyimpanan tipe Efek baru, seperti Surat Utang perpetual dan Sub Rekening khusus syariah.

Untuk mengembangkan C-BEST Next-G, KSEI menunjuk Nasdaq sebagai penyedia teknologi dan pengembang sistem pada 17 Oktober 2014. Nasdaq sangat berpengalaman sebagai penyedia teknologi dan telah mengembangkan sistem bagi industri pasar modal utama dunia, termasuk mengembangkan sistem post-trade  untuk Central Securities Depository (CSD).

Menanggapi peluncuran C-BEST Next-G, Managing Director South Asia, South East Asia & Pacific Nasdaq Robert Frojd mengatakan, “Implementasi C-BEST Next-G adalah pencapaian luar biasa, tidak hanya untuk sektor ekonomi di Indonesia, tetapi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari infrastruktur pasar modal Asia Tenggara. Kelancaran implementasi C-BEST Next-G didukung oleh kompetensi dan keahlian tim yang baik, serta komitmen terhadap pengembangan proyek tersebut. Merupakan suatu kehormatan dari Nasdaq bekerja sama dengan KSEI untuk proyek ini dan kami menantikan hubungan jangka panjang yang baik di masa depan.”

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen dalam sambutannya menyampaikan, peresmian C-BEST Next-G menjadi salah satu pencapaian positif KSEI dan Pasar Modal Indonesia di tahun 2018. Pertumbuhan Pasar Modal Indonesia yang sudah sedemikian cepat, tentunya tidak akan sustain jika tidak diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai baik dari sisi perdagangan, kliring, maupun penyelesaian transaksi Efek. Infrastruktur yang disiapkan perlu mengadopsi teknologi yang up to date, serta standar yang berlaku Internasional, sehingga memungkinkan pengembangannya dilakukan secara berkelanjutan, dalam rangka mengantisipasi perkembangan pasar yang bergerak semakin cepat.

“Dengan melihat perkembangan transaksi di pasar modal kita yang sudah sangat cepat, serta perkembangan sistem dan teknologi yang sudah semakin maju, maka pengembangan berkelanjutan atas sistem C-BEST menjadi sangat diperlukan. Apalagi, melihat peran KSEI saat ini yang berkembang semakin luas, tidak hanya melakukan penatausahaan dan penyelesaian untuk instrumen pasar modal, namun juga instrumen lain di pasar uang”, kata Hoesen.

Selain dibantu oleh Nasdaq selaku pengembang sistem, dalam implementasi C-BEST Next-G, KSEI juga didukung oleh asosiasi pasar modal terkait, yaitu, Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI) dan Asosiasi Biro Administrasi Efek Indonesia (ABI), untuk memastikan peran serta aktif pelaku pasar dalam proses migrasi sistem tersebut. (adv/pro) 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:23

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

BALIKPAPAN- Membuka usaha kuliner tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi…

Senin, 14 Januari 2019 15:31

HCoB Budayakan Tampil Modis Tanpa Busana Ketat

BALIKPAPAN- Hijabers Community of Balikpapan (HCoB) Senior dan HCoB Junior…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:56

Hitungan Jam, Santunan Klaim Langsung Cair Diterima Ahli Waris

BALIKPAPAN-Jasa Raharja (JR) Cabang Kaltim-Kaltara kembali melakukan pembayaran santunan pada…

Selasa, 08 Januari 2019 08:52

Atasi Pemadaman Bergilir, Bangun Gardu Induk di Balikpapan

Keperluan akan energi semakin tinggi. Maka untuk memenuhi itu, PLN…

Jumat, 04 Januari 2019 16:07

PLN UIP Kalbagtim Tutup Tahun dengan Kinerja Baik

BALIKPAPAN, (3/1) – PLN UIP Kalbagtim menutup tahun dengan sangat…

Rabu, 02 Januari 2019 10:33

Pertamina MOR VI Kalimantan Berhasil Raih 4 PROPER Hijau

BALIKPAPAN- Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan berhasil mendapatkan…

Kamis, 27 Desember 2018 08:16

Libatkan Ratusan Anggota Pramuka, Putra-Putri SMP 3 Juaranya

KEGIGIHAN anggota DPD RI, Muhammad Idris untuk meningkatkan peran Satuan…

Sabtu, 22 Desember 2018 12:16

Pemanfaatan Data Ditjen Dukcapil untuk Percepatan Pembukaan Rekening Investasi

JAKARTA- Sebanyak 106 pelaku industri Pasar Modal Indonesia hari ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 11:49

DIPA 2019 Lingkup KPPN Balikpapan Diserahkan Lebih Awal

DI penghujung tahun 2018, Kantor  Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan,…

Kamis, 20 Desember 2018 14:17

Penampilan Baru Sang Penguasa Jalanan Yamaha MX King 150

      JAKARTA- Yamaha Indonesia resmi memperkenalkan MX-King baru…

Jual Kosmetik Ilegal di Medsos dan Salon, Tersangka Raup Untung hingga Puluhan Juta Rupiah

Edarkan Kosmetik Ilegal, Tiga Perempuan Muda Diciduk Polisi

Polres Balikpapan Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Sidang Lanjutan Tumpahan Minyak, JPU Hadirkan Dua Saksi Ahli

Polisi Olah TKP Kebakaran di Tenggarong, Asal Api Diduga dari Dekat Dapur

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

Ditlantas Polda Kaltim Gandeng Kaum Millenial Serukan Keselamatan Berkendara

Pesawat Tujuan Samarinda Mendarat Lagi di Bandara Balikpapan, 205 Penumpang Lewat Jalur Darat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*