BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Jumat, 06 Juli 2018 20:56
Dukung Pelestarian Adat Dayak Wehea
BERTOLAK: Para pria Dayak Wehea beranjak pergi menuju kapal kecil, Rabu (3/7) untuk menjalani pengasingan diri ke hulu sungai selama tiga hari dalam rangkaian upacara Nemlen. Mereka nantinya tidak boleh mandi, minum, merokok, dan makan selain nasi putih. (Akhmad Al Amin/KP)

PROKAL.CO, MUARA WAHAU – Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat adat Dayak Wehea, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group) berkomitmen terus mendukung upaya pelestarian budaya suku Dayak Wehea, di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan ritual adat Nemlen, yang berlangsung di Desa Beanehas, Kecamatan Muara Wahau, yang diselenggarakan pada Selasa hingga Jumat (3–13/7).

Nemlen merupakan rangkaian ritual adat pendewasaan anak laki-laki yang dilakukan oleh masyarakat Dayak Wehea. Acara adat Nemlen merupakan kejadian yang langka karena berlangsung setiap 6–10 tahun sekali. Bagi masyarakat Wehea, ritual ini dinilai dan hanya melibatkan anak laki-laki yang sudah memenuhi syarat secara adat.

SAKRAL: Wakil Ketua Lembaga Adat Besar Dayak Wehea Ledjie Tot saat menerangkan prosesi ritual adat Nemlen, Rabu, (3/7) di Desa Bea Nehas, Muara Wahau, Kutim.

Untuk diketahui, PT Dharma Satya Nusantara Tbk didirikan pada 29 September 1980. Perusahaan tersebut bergerak di bidang industri kelapa sawit dan produk kayu. Saat ini perseroan memiliki 13 perkebunan kelapa sawit dan 7 pabrik kelapa sawit dengan total kapasitas 450 ton per jam, yang mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi CPO. Di segmen usaha produk kayu, perseroan memiliki pabrik pengolahan kayu di Jawa Tengah, yang memproduksi panel dan engineered flooring.

Corporate social responsibility (CSR) Area I Head DSN Group, Kokok Budianto, mengatakan dukungan kegiatan pelestarian budaya Nemlen tersebut salah satu komitmen perusahaan dalam pengembangan budaya masyarakat lokal, sesuai visinya untuk menjadi perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat. “Kami mendukung kegiatan budaya masyarakat lokal, apalagi Nemlen ini merupakan kegiatan ritual yang langka dan perlu dilestarikan. Salah satunya mendokumentasikan kegiatan ini sehingga masyarakat luar mengetahui adanya aktivitas tersebut,” kata pria yang akrab disapa Kokok tersebut.

Menurut Kokok, selama ini DSN Group ikut memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan budaya dan upaya pelestarian lingkungan bekerja sama dengan masyarakat lokal. Setiap tahun DSN Group memberikan dukungan terhadap kegiatan pesta panen tahunan (Erau Padi) Suku Dayak Wehea yang diselenggarakan di masing-masing desa dan secara gabungan enam desa Dayak Wehea di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Desa-desa tersebut yakni Desa Beanehas, Nehas Liah Bing, Dea Beq, Diak Lay, Long Wehea dan Jak Luay.

Tak hanya itu, DSN Group juga memfasilitasi kunjungan seni budaya bagi komunitas Suku Dayak Wehea, antara lain ke Lembaga Pendidikan Kejuruan Tari Natya Lakshita pimpinan Didik Nini Thowok di Kabupaten Bantul dan kunjungan budaya pada kegiatan Semarak Budaya Indonesia yang diselenggarakan di Solo. Diakuinya, pelestarian budaya merupakan bagian dari upaya penguatan kohesivitas sosial masyarakat sekitar wilayah operasi. “Kami meyakini kemitraan perusahaan dengan masyarakat terus tumbuh dan berkembang seiring dengan kuatnya kohesivitas sosial masyarakat tersebut. Semoga keberadaan kami mendukung kemajuan masyarakat dari berbagai sisi,” ujar Kokok. (*/amn/dns/k16)


BACA JUGA

Jumat, 19 April 2019 07:11

Potensi Pendapatan Baru Harus Dimaksimalkan

PENAJAM- Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) diminta kerja keras memaksimalkan…

Jumat, 19 April 2019 07:07

Peningkatan Infrastruktur Petani Harus Jadi Prioritas

PENAJAM- Infrastruktur di beberapa jalan usaha tani belum menjadi perhatian…

Kamis, 18 April 2019 20:58

Kunlap ke Tarakan, Gubernur Tinjau Jalan dan Serahkan Bantuan Hibah

TARAKAN -  Pada kunjungan lapangan untuk yang kesekian kalinya ke…

Kamis, 18 April 2019 20:54

Pesan Gubernur kepada Pemenang MTQ, Teruslah Berlatih!

TANJUNG SELOR  Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie…

Rabu, 17 April 2019 22:02

DPRD Berharap Bapenda Segera Dibentuk

PENAJAM- DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta pemisahan Badan…

Rabu, 17 April 2019 21:57

Ketua DPRD Pertanyakan Visi Misi Bupati

PENAJAM-  Pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…

Rabu, 17 April 2019 21:54

Dewan Minta DPUPR Evaluasi Proyek Multiyears

PENAJAM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU)…

Minggu, 14 April 2019 20:26

Tingkatkan Kompetensi Naker Konstuksi, DPUPR-Perkim Gelar DL-SIBIMA

TARAKAN – Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi dan percepatan sertifikasi…

Minggu, 14 April 2019 20:22

Evaluasi dan Pengendalian Penting untuk Perbaikan Kekeliruan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Minggu, 14 April 2019 11:49

Banggai Kepulauan Diguncang Gempa Bumi 6,9 SR

Gempa bumi kembali mengguncang Sulawesi Tengah. Kali ini, gempa berkekuatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*