BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Sabtu, 30 Juni 2018 00:42
Ajak Empat Bank Nasional Dukung Pembayaran Iuran JKN-KIS lewat Auto Debit

BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Kaltimtengseltara Gelar Bank Gathering

-

PROKAL.CO, Dalam upaya menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan senantiasa bekerjasama dengan pemangku kepentingan salah satunya dengan lembaga-lembaga pengelola keuangan dalam hal upaya meningkatkan kolektabilitas iuran peserta JKN-KIS, melalui berbagai inovasi dan terobosan produk jasa keuangan.

Salah satunya adalah sistem auto debit yang telah diterapkan oleh empat bank di Indonesia, yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Nasional Indonesia (BNI), dan Bank Central Asia (BCA).

Melalui sistem auto debit, peserta JKN-KIS yang tergolong sebagai Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang biasa dikenal dengan peserta mandiri di kelas 1 dan kelas 2, tidak perlu khawatir lupa karena bank akan secara otomatis menarik tagihan iuran JKN-KIS dari rekening peserta, dan status kepesertaan aktif dengan harapan tidak terkendala saat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Program auto debit hadir untuk mempermudah peserta JKN-KIS sehingga tidak harus melakukan pembayaran ke atm atau loket pembayaran setiap bulan. Selain itu, sistem ini dapat melakukan debit bagi peserta JKN-KIS yang menggunakan kartu kredit untuk membayarkan iurannya setiap bulan.

Deputi Direksi Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara (Kaltimtengseltara) BPJS Kesehatan, Benjamin Saut PS, menyampaikan bahwa auto debit ini sudah berlaku di seluruh wilayah kerja Kaltimtengseltara. “Bahkan sebelum adanya Nota Kesepahaman terkait Implementasi Layanan Auto Debit, sudah ada bank yang melaksanakan sistem auto debit ini. Dan sekarang, kami mengajak agar empat bank ikut turut serta menyampaikan kepada masyarakat, khususnya peserta JKN-KIS.”

Ben menyampaikan, agar peserta JKN-KIS yang telah memegang buku tabungan dari Bank Mandiri, BRI, BNI, atau BCA untuk bisa mendaftar auto debit untuk pembayaran iuran JKN-KIS-nya. “Selain itu, sistem ini juga bisa digunakan oleh peserta PBPU kelas 3, di luar rekomendasi Dinas Sosial dan kami juga menghimbau kepada peserta tersebut agar ikut menggunakan sistem auto debit untuk pembayaran iuran JKN-KIS.

Dan juga, tetap harus dibayarkan satu KK dan pembayaran dilakukan sebeum tanggal 10, sama seperti bayar di loket pembayaran atau menggunakan ATM.” Imbuh Ben.

Lebih lanjut Ben menjelaskan, mekanisme pembayaran iuran melalui autodebit sangatlah mudah. Peserta PBPU atau mandiri kelas 1 dan 2 bisa dikatakan sudah cukup mengenal dan sering mengakses bank. Peserta JKN-KIS tinggal datang ke Bank yang bekerjasama dan mendaftarkan diri dan mengisi formulir kesediaan membayar iuran melalui autodebit.

Peserta harus pastikan nomor rekeningnya benar sehingga tidak terjadi kesalahan pendebitan. Pendaftaran autodebit juga bisa dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, yang kemudian BPJS Kesehatan akan menyampaikan ke Bank yang bekerjasama. “BPJS Kesehatan membutuhkan dukungan dan mengajak Bank-Bank yang hadir disini untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, untuk bisa rutin membayarkan iurannya setiap bulan dan menggunakan auto debit di bank-bank yang telah menyediakan sistem auto debit. Dan bukan hanya sosialisasi, tetapi juga melakukan monitoring dan evalusi terhadap pelaksanaan auto debit di lapangan, tempat masing-masing wilayah.” Tutup Ben.

Sampai saat ini, BPJS Kesehatan juga melakukan berbagai upaya untuk terus memberikan kemudahan pembayaran iuran kepada peserta, di antaranya implementasi Kader JKN, perluasan kerjasama dengan Bank Swasta dan Bank Pemerintah Daerah (BPD), perluasan channel PPOB, tercatat jumlah channel/kanal pembayaran saat ini telah mencapai lebih dari 600.000 titik layanan, yang terdiri atas modern outlet, traditional outlet maupun perbankan, pembayaran melalui Vending Machine, E- Commerce, Mobile Aps, dsb.(adv/tri/pro3)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 10:56

Mei, Kaltara Alami Inflasi 0,77 Persen

TANJUNG SELOR – Pada Mei 2019, di Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 16 Juli 2019 10:54

Kuota PPDB 2019 Capai 10.301 Siswa

TANJUNG SELOR – Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019/2020,…

Senin, 15 Juli 2019 06:12

DPRD dan Pemkot Sepakati bersama Raperda LPJ Pelaksanaan APBD 2018

BALIKPAPAN - Tujuh Fraksi DPRD Balikpapan sepakat menyetujui nota penjelasan…

Senin, 15 Juli 2019 06:08

DPRD Dukung Penyetaraan Honor PPK-PPS dengan UMR

BALIKPAPAN - DPRD Balikpapan merespons baik rencana usulan honor Panitia…

Minggu, 14 Juli 2019 17:15

DPRD Balikpapan Dukung Pemkot Aktifkan Kembali Pelabuhan Somber

BALIKPAPAN - Rencana pemerintah Kota Balikpapan untuk mengaktifkan kembali pelabuhan…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:29

Anggota DPR RI Ini Kecewa, Penerbangan Surabaya-Balikpapan Transit ke Bandara Kertajati

SURABAYA- Para penumpang pesawat dari Surabaya ke Balikpapan kecewa. Ini…

Jumat, 12 Juli 2019 17:17

PLN dan Kejari Se-Kalimantan Timur dan Utara Tanda Tangani Kesepakatan Bersama

Dalam rangka menguatkan koordinasi dalam hal penanganan masalah Hukum Bidang…

Jumat, 12 Juli 2019 15:46

Wali Kota Selanjutnya Harus Bisa Tangani Banjir dan PR Balikpapan Lainnya

BALIKPAPAN - Menjelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Balikpapan Rizal…

Kamis, 11 Juli 2019 06:19

Setiap Hari, ACT Beri Bantuan Ribuan Liter Air Bersih di Tengah Kekeringan

BALI- Kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia kini…

Rabu, 10 Juli 2019 14:18

Gazali: Coba Bayangkan..Di Timur Ada 70 RT, SD-Nya Cuma Dua

BALIKPAPAN – Fraksi Hanura DPRD Kota Balikpapan menilai, perlu ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*