BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Kamis, 21 Juni 2018 12:51
Fenomena Baru, Warga Kecewa Larangan Pembagian Zakat

Kajian dan Diskusi LKI dalam Pilbup PPU

DR Muliadi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Lembaga Kajian Independen Kalimantan Timur (LKI-KT) melakukan kajian dan diskusi jelang pemilihan bupati (Pilbup) di Penajam Paser Utara (PPU) sejak April hingga 18 Juni lalu.

Dalam pelaksanaan tersebut, LKI menurunkan sejumlah tim dengan melakukan tahap pengambilan sampling di 4 Kecamatan yakni Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku.

Kajian dan diskusi menyasar 450 responden dari berbagai latar belakang dengan metode Propotional Random Sampling yang dipadukan dengan Stratifield Random Sampling dengan mengacu pada DPT PPU tahun 2018. 

Hasilnya, pasangan AGM-Hamdam berada di posisi pertama dengan prosentase elektabilitas sebesar 31,5 persen. Pasangan Andi Harahap-Fadly Imawan sebesar 26,25 persen, sementara itu pasangan Mustaqim-Sofyan Nur sebesar 10,35 persen.

"Dari ke empat kecamatan tersebut rata-rata mereka menginginkan pemimpin baru," kata Ketua LKI KT DR Muliadi, Rabu (20/6). 

Disebutkan, Kecamatan Penajam yang paling besar prosentase pemilihnya. Sebanyak 55.849 orang atau 47,2 persen. Sementara untuk Sepaku sebanyak 25.474 orang atau 21 persen, Babulu sebanyak 24.395 orang atau 20.5 persen, sementara Waru sebanyak 12.671 orang atau 10.7 persen.

Dari jumlah pemilih tersebut ternyata sebagian besar juga terdapat masyarakat yang memilih paslon ketika diberi iming-iming uang atau barang. LKI-KT menjabarkan, sebanyak 25,5 persen yang memilih ketika menerima uang atau barang, namun sebanyak 32,3 persen mereka menerima uang atau barang tetapi tetap memilih calon berdasarkan pilihan hatinya. Sementara itu sebanyak 20,2 persen menolak pemberian dan 22 persen tidak mau tahu alias tertutup.

Dibalik kajiannya, Muliadi mengaku menemukan fenomena menarik selama pelaksanaan. Dimana terdapat sejumlah masyarakat yang kecewa terhadap larangan seseorang yang memiliki kedekatan personal dengan salah satu paslon untuk melakukan pembagian zakat kepada masyarakat miskin. 

Memang ada aturan terkait larangan paslon memberikan zakat kepada masyarakat saat masa kampanye. Termasuk seseorang yang mempunyai kedekatan terhadap salah satu paslon membagikan zakat kepada warga miskin. Namun tak hanya penyelenggara Pilbub tapi sejumlah ormas di PPU pun ikut melakukan pelarangan. 

"Ya ada orang yang kenal atau punya hubungan dengan salah satu paslon terus dia mau bagi zakat ke gakin, itu dilarang. 

Larangan memberi zakat dilengkapi intimidasi," kata Ketua LKI-KT,  DR Muliadi kemarin (20/6). 

Namun dia memastikan, hal itu justru membentuk simpatik masyarakat kepada paslon terkait. Apalagi kalau kelompok yang ikut melakukan pelarangan tersebut condong ke paslon tertentu. 

"Ya, gara-gara larangan itu tidak jadi dapat zakat akhirnya masyarakat mengalihkan pilihannya ke paslon lainnya," jabarnya. 

Selain potensi beralihnya suara, ancaman golput lanjut dia tetap membayangi. Dikatakan, sebanyak 8,9 persen dari 118.289 jiwa masuk dalam kategori golput alias tidak memilih. Tentu mereka yang golput dikarenakan alasan pekerjaan.

"Ada berbagai alasan, mulai dari mereka yang apatis terhadap partai politik serta sebagian dari mereka lebih mementingkan pekerjaan," pungkasnya. (adv/pro2) 


BACA JUGA

Senin, 12 November 2018 06:36

PLN UIW Kaltimra Resmikan Bantuan Sarana Umum di Kelurahan Baru Ilir

BALIKPAPAN- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan…

Jumat, 02 November 2018 15:54

Pemanjat Tiang Bendera dari Pulau Maratua Jadi Putra PLN, Pendidikan Ditanggung hingga S1

MARATUA- Aksi heroik Danil Danuri Tumanduk, kala memanjat tiang bendera…

Kamis, 01 November 2018 12:50

ABK- Mitra Kerja Kirim Bantuan ke Palu- Donggala

MUSIBAH bencana alam gempa dan tsunami yang melanda warga Palu…

Kamis, 01 November 2018 12:46

BPJS Kesehatan Selesai Uji Coba, Sistem Rujukan Online

BALIKPAPAN-Uji coba penerapan digitalisasi rujukan atau rujukan online dalam Program…

Kamis, 01 November 2018 12:39

BMH-GNB Ajak 120 Guru Perdalam Ilmu Salat

BALIKPAPAN-Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kaltim, bersama komunitas Gerakan Nikmatnya Berbagai…

Selasa, 30 Oktober 2018 09:57

Jasa Raharja Jamin Perlindungan Asuransi Penumpang Pesawat Lion Air JT 610

KECELAKAAN Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 PQ…

Senin, 29 Oktober 2018 19:16

Majukan Industri Kreatif di Balikpapan, JNE Punya Layanan Pengiriman Menarik untuk UKM

BALIKPAPAN- Pembahasan mengenai peran infrastruktur dalam memajukan industri kreatif dibahas…

Senin, 29 Oktober 2018 18:49

SERUU..! Gathering dan Nobar Mekanik Pertamina Lubricants

BALIKPAPAN- PT Pertamina Lubricants bersama dengan Distributor Resminya PT Perdana…

Rabu, 24 Oktober 2018 16:17

PT PLN UIP Kalbagtim Selesaikan Pemberian Tegangan Pertama Gardu Induk 150 kV Tideng Pale

BALIKPAPAN- Satu lagi pekerjaan yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional…

Rabu, 17 Oktober 2018 11:00

Gathering Mekanik dan Peluncuran Program CSR BPJS Pertamina Lubricants

BALIKPAPAN- Senin (15/10) lalu PT Pertamina Lubricants sukses menggelar Gathering…

Siap-siap, Kejurnas Orienteering Digeber di Malang

Pria yang Tewas di Telaga Sari Diduga Dibunuh, Ada Kayu Berlumur Darah di TKP

Kemendikbud - UNICEF Luncurkan Laporan Garis Acuan TPB

Masuki Musim Penghujan, Ini yang Disiapkan Pemkot Balikpapan Antisipasi Banjir..

Syahril Hapuskan Hutang Persiba Rp 25 Miliar

Kasus 31 Nyawa yang Tewas di Lubang Tambang, Komnas HAM Datangi Polda Kaltim

Polisi Periksa CCTV dan Saksi-Saksi Kematian Pria di Waduk Telaga Sari, Diduga Dibunuh Malam Hari

TEGAS..! Gara-Gara Ini, Dua Anggota Polisi Balikpapan Dipecat

Pemilu 2019, Pangdam VI/Mulawarman: TNI Netral, Persit Waspadai Hoax

BREAKING NEWS; Penemuan Mayat di Telaga Sari, di Wajah Korban Ada Bercak Darah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .