BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Rabu, 06 Juni 2018 20:50
Berhasil Raih Opini WTP, Mendes : Jangan Ada Celah untuk "Orang Nakal"
Mendes PDTT , Eko Putro Sandjojo. (Foto : dok/FB Eko Putro Sandjojo)

PROKAL.CO, dir="ltr"> 

JAKARTA--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan 80 kementerian atau lembaga pada 2017. Salah satu kementerian yang berhasil meraih opini WTP,  adalah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). 

"Alhamdulillah, kita berhasil dapat opini WTP lagi," ujar Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo saat ditemui Kaltim Post di Gedung Kemendes PDTT, Selasa (5/5) malam.

Eko mengatakan, prestasi ini tentu tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran di lingkungan Kemendes PDTT, khususnya terkait pengelolaan anggaran. Apalagi, ini merupakan bukti bahwa Kemendes PDTT sangat  serius dan makin berhati-hati dalam mengelola anggaran pasca kasus suap auditor BPK oleh  mantan inspektur jenderal (irjen) Kemendes tahun 2017 lalu.

"Kalau kasus eks irjen dulu itu kan kecelakaan. Tapi saya juga sudah sangat tegas untuk memberikan pengarahan dan peringatan. Bahkan ada lebih dari 1.000 orang yang sudah kami berhentikan," tegas Eko.

Eko menjelaskan, perbaikan pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh Kemendes PDTT sangat luar biasa. Sehingga, bukan hanya opini WTP saja yang berhasil diraih, tetapi juga penghargaan lainnya.

"Kita bukan hanya mendapatkan WTP, tapi juga mampu memberikan laporan keuangan dengan standar tertinggi, kita punya raport dari Kemenpan juga naik signifikan , pelayanan publik juga kita dapat penghargaan juga dan pengelolaan administrasi kita juga bagus," terang Eko.

Tak hanya itu,  kata Eko, antisipasi juga  akan terus dilakukan dan makin diperketat dengan menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung). "Mereka punya suatu program yang bisa ikut mendampingi kita, sehingga jika kita melakukan kesalahan akan langsung terdeteksi dari awal," kata Eko.

Saat ditanya mengenai titik paling rawan adanya pelanggaran, Eko menyebut semua bidang adalah titik rawan selama masih ada oknum yang nakal dalam pengelolaan anggaran. "Jadi antisipasinya di semua lini. Kita fokus jangan sampai ada celah atau kesempatan untuk orang-orang nakal ini bertingkah," ketusnya.

Lebih jauh Eko menambahkan, salah satu bentuk antisipasinya juga dengan menggelar internal regular meeting yang rutin dan diaudit oleh irjen. Sehingga, jika terjadi suatu kesalahan tidak harus menunggu berlarut-larut dan segera diselesaikan atau dibenahi.

"Pastinya target tahun depan harus bisa lebih baik dari prestasi yang sudah dicapai sekarang ini. Apalagi sekarang kalau setiap weekend, pegawai saya juga wajib sekolah di IPMI  dan Rumah Perubahan Rhenald Kasali.  Perubahannya cukup signifikan, bisa dilihat dari performance kementerian kita yang semakin baik dan meningkat luar biasa," imbuhnya. (sar)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 04 Mei 2019 22:48

Kemendikbud Gandeng Kemenag Tangkal Radikalisme

    JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan…

Jumat, 03 Mei 2019 12:15

Zonasi Pendidikan Cegah Jual Beli Kursi dan Pungli

SISTEM zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) merupakan strategi…

Kamis, 02 Mei 2019 23:49

Menristekdikti Usulkan Anggaran Riset Capai Rp 10 Triliun

  DEPOK—Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 , Menteri…

Kamis, 02 Mei 2019 17:16

Genjot APK Usia Sekolah Prioritaskan Wilayah 3T

  JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa…

Rabu, 01 Mei 2019 21:58

Kemendikbud Siap Gelar Pelatihan Guru Berbasis Zonasi

  JAKARTA--Guna mempercepat peningkatan kualitas guru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan…

Selasa, 30 April 2019 19:35

Kemdikbud Tetapkan 3 Fokus Pembangunan Manusia di Sektor Pendidikan

  JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan peta jalan…

Jumat, 29 Maret 2019 01:54

Kepsek dan Pengawas Sekolah Diminta Lebih Visioner

JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa saat…

Jumat, 29 Maret 2019 01:17

WCP Dinilai Berhasil Dongkrak Publikasi Ilmiah Indonesia

JAKARTA--Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yanb sejak tahun…

Selasa, 26 Maret 2019 13:42

Perusahaan Dinilai Kurang Peduli, Banyak Karyawan Belum Terdaftar BPJSTK

CILOTO—Direktur  Jaminan Sosial, Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial…

Selasa, 26 Maret 2019 13:00

Luhut : Indonesia Darurat Sampah !

BEKASI--Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik keberadaan PLTSa Bantar…

Honda Astra Motor Gelar Journalist Competition, Hadiah Sepeda Motor hingga Liburan ke Thailand

Lagi Ngerapiin Dagangan, Pedagang Sayur Ditabrak Pengendara Motor dari Belakang

Kredit Mobil di Leasing, Sepasang Suami-Istri Kabur Gak Bayar Cicilan

Perusahaan Tak Beri THR? Silakan Lapor ke Sini..

Respons Pimpinan PT BOS Land atas Keluhan Salah Satu Kontraktornya, Ini Tanggapannya..

Smartfren Buka Investasi di Kaltim, Target Tahun Ini 300 BTS

PLN Berbagi di Bulan Ramadan bersama 8.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Di Balik Perjuangan Siswi Peraih Nilai UNBK Tertinggi se-Kaltim, Ini Cara Dia Jawab Soal "Bermasalah"..

Imbas Harga Tiket Pesawat Naik, Mudik Menggunakan Kapal Pelni Melonjak

Samarinda Banjir (Lagi)..!! Arus Lalu Lintas Lumpuh, Rumah Sakit Terendam
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*