BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 31 Mei 2018 06:35
Penarikan Kewenangan Bisa Dimulai dari Guru Berstatus ASN
-

PROKAL.CO, JAKARTA—Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah mengungkapkan bahwa pemerintah pusat dapat mulai menarik kewenangan tata kelola guru dengan fokus pada guru-guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, guru berstatus ASN pastinya harus tunduk pada Undang-Undang (UU) ASN, yang dalam salah satu pasalnya disebutkan, mereka harus siap ditempatkan dimana saja di wilayah Indonesia.

"Kalau mau mulai penarikan (pengelolaan guru) bisa mulai dari guru ASN. Guru swasta menyusul," terang Ferdiansyah dalam diskusi media di Gedung Kemendikbud, Jakarta , baru-baru ini.

Ferdi—sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa penarikan kewenangan pengelolaan guru ini bukanlah hal yang sulit bagi pemerintah pusat. Analoginya, kata dia, seperti memindahkan uang dari saku kanan ke kiri, yaitu dari APBN ke APBD.

"Setiap tahun dana untuk membayar sekitar 3 juta guru dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sebesar Rp76,8 triliun. Saya rasa tidak sulit, anggarannya kan sudah teralokasikan di APBN," tuturnya.

 

Untuk peningkatan kualitas guru, Ferdiansyah berharap organisasi profesi guru bisa dilibatkan dalam proses verifikasi dan validasi data. Sehingga program pelatihan guru menjadi jelas, karena dibuat sesuai dengan kebutuhan.

 "Organisasi profesi bisa dipergunakan untuk klarifikasi anggotanya. Tetapi mereka harus jujur. Seperti organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), mereka tidak memberi surat registrasi untuk dokter yang tidak layak praktik," katanya.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji menuturkan pengalaman Kementerian Agama dalam tata kelola guru tak berarti masalah guru selesai. Misalnya, kebijakan penarikan kewenangan guru SMA ke provinsi. "Banyak guru yang mengantre agar dipindahkan sebagai guru SMP. Rupanya setelah pemindahan itu, para guru kehilangan tunjangan dari pemerintah kabupaten/kota terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil," ujarnya.

Karenanya, pemerintah diharapkan dapat memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk melihat kebutuhan guru yang sebenarnya. Karena lewat data tersebut bisa diketahui secara pasti jumlah siswa per sekolah.

"Benarkah kita kekurangan guru. Pemerintah seharusnya menggunakan Dapodik untuk kebutuhan guru. Karena itu kan data riil. Jika kurang, tarik guru ASN untuk mengajar di tempat itu. Sehingga guru terdistribusi dengan baik," tuturnya. (sar)


BACA JUGA

Selasa, 06 November 2018 22:59

Kemendikbud - UNICEF Luncurkan Laporan Garis Acuan TPB

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan The United…

Senin, 05 November 2018 16:58

RIRN Prioritaskan Bidang Kesehatan dan Obat-Obatan

JAKARTA—Selama 72 tahun Indonesia merdeka, Indonesia belum memiliki cetak biru…

Senin, 05 November 2018 16:43

Ajang IPS Forum 2018, Sejumlah Menteri dan Kepala Daerah Bakal Unjuk Prestasi

JAKARTA – Sejumlah menteri, gubernur, dan kepala daerah akan menjadi…

Senin, 05 November 2018 16:13

Luncurkan Varian Baru, Bidik Konsumen Milenial

JAKARTA—PT. Asia Sejahtera Perdana Pharmaceutical (ASPP) sebagai produsen salah satu…

Rabu, 31 Oktober 2018 15:01

Direktur Teknik Lion Air Dibebastugaskan, Imbas Jatuhnya JT 610

JAKARTA- Direktur teknik dan pegawai teknis Lion Air yang menangani pesawat…

Selasa, 30 Oktober 2018 21:44

Jadi Penumpang Lion Air JT 610, Impian Gadis Cantik Ini Jadi Pengusaha Bidang Pariwisata Buyar

JAKARTA- Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 jenis Boeing…

Selasa, 30 Oktober 2018 21:03

Presenter Televisi Ini Sempat Tumpangi dan Posting tentang Lion Air JT 610, Ini Tanggapan KNKT..

JAKARTA- Presenter olahraga, Conchita Caroline, benar telah menumpangi pesawat Lion…

Minggu, 28 Oktober 2018 19:26

Dana Pengadaan Pesawat Terbatas, Menristekdikti Usulkan “Integrasi Anggaran"

PALEMBANG—Rencana pengembangan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang akan dilakukan oleh…

Minggu, 28 Oktober 2018 17:59

Kejar Target, Penyelesaian Proyek Tol Balikpapan-Samarinda Pakai Bantuan TMC

    PALEMBANG—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti)…

Jumat, 26 Oktober 2018 22:58

Rektor Unmul Periode 2018-2022 Resmi Dilantik

JAKARTA—Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir melantik…

Siap-siap, Kejurnas Orienteering Digeber di Malang

Pria yang Tewas di Telaga Sari Diduga Dibunuh, Ada Kayu Berlumur Darah di TKP

Kemendikbud - UNICEF Luncurkan Laporan Garis Acuan TPB

Masuki Musim Penghujan, Ini yang Disiapkan Pemkot Balikpapan Antisipasi Banjir..

Syahril Hapuskan Hutang Persiba Rp 25 Miliar

Kasus 31 Nyawa yang Tewas di Lubang Tambang, Komnas HAM Datangi Polda Kaltim

Polisi Periksa CCTV dan Saksi-Saksi Kematian Pria di Waduk Telaga Sari, Diduga Dibunuh Malam Hari

TEGAS..! Gara-Gara Ini, Dua Anggota Polisi Balikpapan Dipecat

Pemilu 2019, Pangdam VI/Mulawarman: TNI Netral, Persit Waspadai Hoax

BREAKING NEWS; Penemuan Mayat di Telaga Sari, di Wajah Korban Ada Bercak Darah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .