BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 31 Mei 2018 06:23
Pemda Dinilai Tak Serius Atasi Masalah Guru
(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, JAKARTA—Adanya wacana tata kelola guru yang akan ditarik ke pusat ternyata disambut positif oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hal ini disebabkan karena selama ini pemerintah daerah (Pemda) dianggap tidak serius dalam menangani pengelolaa guru.

Ketua PB PGRI, Usman Toda mengungkapkan, ketidakseriusan tersebut terlihat pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Alokasi dana 20 persen untuk pendidikan, ternyata diambil dari dana alokasi umum (DAU) untuk guru.

"Belum lagi kalau sedang pemilihan kepala daerah (pilkada), guru diseret kesana kemari. Jika tidak memihak, guru dimusuhi," terang Usman dalam diskusi media bertajuk "Melihat Peluang Tata Kelola Guru di Bawah Pemerintah Pusat" di Gedung Kemendikbud, Jakarta, baru-baru ini.

Tak hanya itu, Usman berpendapat bahwa koordinasi di daerah sangat lemah. Sehingga, kebijakan pendidikan tidak sampai ke tingkat lokal. Akibatnya, bukan hanya kualitas pendidikan saja yang tidak membaik, tapi juga berdampak pada kualitas guru.

"Rencana penarikan kewenangan pengelolaan guru ke pusat ini sebenarnya sudah dilontarkan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi baru jenjang sekolah menengah atas (SMA) yang berhasil. Tapi itupun baru ditarik ke provinsi," ujarnya.

Oleh sebab itu, Usman sangat berharap bahwa wacana ini dapat segera terwujud mengingat untuk meningkatkan kualitas guru dan pendidikan di seluruh daerah.  “Ke depan tentu kami berharap pengelolaan guru ini bisa segera ditangani oleh pusat, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD ) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA),” pungkasnya. (sar)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 11:59

Seleksi PPPK, 305 Pemda Serahkan Usulan ke Kementerian PANRB

JAKARTA – Sebanyak 305 pemerintah daerah telah menyampaikan usulan pengadaan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:54

Dorong Pemerataan Pendidikan, PIP Bantu Pemda Wujudkan Wajar 12 Tahun

DEPOK—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 mengamanatkan pembangunan pendidikan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

PIP Efektif Pangkas Angka Putus Sekolah

DEPOK—Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Indonesia…

Rabu, 13 Februari 2019 23:41

Penetapan Zonasi Sekolah dalam Proses Perampungan

  DEPOK--Penetapan zonasi sekolah sudah memasuki proses perampungan. Data Direktorat…

Rabu, 13 Februari 2019 23:34

Pemerintah Kabupaten Landak Akan Tindak Tegas Pelaku Pungutan Dana PIP

  DEPOK--Pemerintah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berkomitmen mendukung Program Indonesia…

Selasa, 22 Januari 2019 23:30

Politala Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Miskin Berprestasi

JAKARTA--Program pemberian beasiswa merupakan  bentuk kepedulian sosial dari perusahaan kepada…

Selasa, 22 Januari 2019 16:02

Kenalkan Kekayaan Literasi, Indonesia Bawa 450 Judul Buku dan 12 Penulis Ternama

  JAKARTA--Kegiatan pameran buku bertaraf internasional London Book Fair (LBF)…

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*