BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 05 Mei 2018 00:46
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Cetak Biru Pendidikan Indonesia Harus Jelas

PROKAL.CO,  

JAKARTA—Perkembangan teknologi yang kian pesat dan memasuki era digital saat ini akhirnya menuntut seluruh Negara untuk siap menghadapinya, apalagi dengan . Ya,saat ini dunia tengah menuju peradaban Revolusi Industri 4.0.Kondisi ini turut menyita perhatian dari berbagai pihak khususnya di bidang pendidikan.

 

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi  menyampaikan, pemerintah Indonesia harus benar-benar memiliki cetak biru pendidikan yang jelas. Menurutnya, hingga saat ini cetak biru pendidikan belum terlihat.

 

“Renstra belum jelas sampai habis masa pemerintahan, bahkan belum merespon kebutuhan revolusi industri 4.0. tidak heran pendidikan karakter juga jalan di tempat karena  bentuk, model, dan strateginya belum jelas,” terang Unifah di Jakarta, baru-baru ini.

 

Dia menjelaskan, seharusnya Indonesia harus sudah menyiapkan platform sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, terbuka terhadap ide-ide  baru, kreatif, memiliki ketrampilan hard and soft skill, visioner sesuai dengan tuntutan revolusi industri 4.0.

 

“Untuk kurikulum saja masih mendua, antara kurikulum 2013  dan 2006 yang berbeda sustansi dan pendekatannya.  Yang satu menekankan higher order thinking skills (HOTS),  yang satu belum. Sehingga menimbulkan protes,” jelasnya.

 

Menurutnya,  HOTS  bukanlah soal yang sulit tapi soal yang  menuntut penalaran dan logika berpikir tingkat tinggi, bersfat abstraksi. Proses pendidikan belum kearah sana sehinga tidak heran menimbulkan rekasi ketika Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

 

Terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sempat mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merancang ulang kurikulum sebagai acuan pembelajaran di sekolah.

 

"Kita sebetulnya sebelum ada isu tentang revolusi industri 4.0 itu, Kemendikbud sudah membuat standar untuk pembelajaran itu. Kita akan kita me-redesign kurikulum yang memiliki lima kompetensi," ucap Muhadjir usai upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Kemendikbud, Jakarta beberapa waktu lalu.

 

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menyebutkan, lima kemampuan yang harus dimiliki para generasi muda dalam rangka menghadapi revolusi industri keempat adalah kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja sama, dan percaya diri.

 

"Jadi, ini adalah modal yang sangat dibutuhkan untuk bisa masuk abad 21 dan menguasai serta bergaul dalam revolusi industri 4.0," jelasnya. (*/sar)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 16:10

Polda Metro Jaya Proses Dugaan Berita Bohong Ratna Sarumpaet, Ini Respons Kompolnas..

JAKARTA- Diprosesnya kasus penyebaran berita bohong yang diduga dilakukan Ratna Sarumpaet dengan adanya…

Rabu, 03 Oktober 2018 18:39

Naah..Ketahuan! Ini Rupanya yang Bikin Wajah Ratna Sarumpaet Lebam-Lebam

Ratna Sarumpaet sudah mengakui jika dirinya telah berbohong. Sebelumnya ia sempat mengatakan habis dikeroyok…

Rabu, 03 Oktober 2018 18:14

Sambil Menangis, Inilah Fakta Sebenarnya Cerita dari Ratna Sarumpaet

JAKARTA- Kabar pengeroyokan Ratna Sarumpaet yang mengaku telah menjadi korban pengeroyokan di Bandung…

Selasa, 02 Oktober 2018 22:13

Sabet Juara Family Art, 8 Siswa Terbang ke Thailand

JAKARTA--Salah satu produsen terbesar dan tertua di dunia untuk pena, pensil,  dan perlengkapan…

Senin, 01 Oktober 2018 14:32

Kaltim Resmi Miliki Gubernur Periode 2018-2023

Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur,  Isran Noor dan Wakil Gubernur  Hadi Mulyadi, yang terpilih…

Jumat, 28 September 2018 11:23

Mengapa Kongres PWI di Solo Hanya Mengundang Jokowi?

SURAKARTA, Ada yang mempertanyakan mengapa Solo yang dipilih sebagai tempat Kongres XXIV PWI , …

Kamis, 27 September 2018 18:14

Dongkrak Kompetensi Bidang STEM, 20 Siswa SMA/SMK Dikirim ke Thailand

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  bekerjasama dengan  Casio…

Sabtu, 22 September 2018 02:04

Pemerintah Didesak Terbitkan Aturan Baru

  JAKARTA--Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan…

Jumat, 21 September 2018 21:26

Guru Jangan Terprovokasi, PGRI Janji Perjuangkan Nasib Honorer

JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Persatuab Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi mengimbau…

Minggu, 16 September 2018 16:35

Efektif Berikan Pendampingan, KKN Dorong Kemajuan KTM

JAKARTA—Pengembangan masyarakat di kawasan transmigrasi bukanlah suatu hal yang mudah yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .