BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 05 Mei 2018 00:09
Kemendikbud Bekali 272 Pelajar Soal Kepemimpinan
(foto : ist/dok.kemendikbud)

PROKAL.CO, JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) menggelar kegiatan kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP). Kegiatan ini diikuti oleh 272 pelajar terpilih yang juga merupakan aktivis pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, kegiatan ini dapat dijadikan suatu sarana untuk menggali pengalaman berorganisasi bagi para pelajar. Menurutnya, para pelajar ini akan menjadi generasi emas penerus bangsa yang akan memimpin bangsa.

“Melalui kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar ini akan kalian panen di masa mendatang," kata Mendikbud Muhadjir Effendy saat sambutan pembekalan peserta KKP di Gedung Kemendikbud, Jakarta, baru-baru ini.

Muhadjir yang didampingi Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad, Direktur Pembinaan SMA Purwadi dan Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Suharlan, menyampaikan pengalaman dalam kegiatan KKP dapat menjadi investasi masa depan yang berguna.

"Jadi belajarlah dan gali pengalaman sebanyak banyaknya dengan berbagai kegiatan di sekolah dan organisasi OSIS serta kegiatan ekstra kurikuler lainnya, Pramuka, kegiatan sanggar seni, olahraga, dan lain-lain," cetusnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Dikdasmen Hamid Muhammad menambahkan, KKP telah dibuka pada Senin (1/5) di Bogor, Jawa Barat, dan akan selesai pekan ini. Menurutnya, KKP merupakan salah satu dari sekian banyak wadah pembinaan kesiswaan yang berorientasi pada penumbuhan dan penguatan karakter siswa.

Tak hanya itu, KKP juga diharapkan mampu melatih siswa untuk menghimpun ide, berpikir kritis, hingga melahirkan solusi kreatif, dan inovatif terhadap permasalahan yang dihadapi dirinya dan lingkungan. "Saya yakin jika hal tersebut ada pada diri setiap peserta didik saat ini, maka generasi emas Indonesia pada 2045 bukan sekadar angan-angan. Pesan saya kepada 272 orang - dari 4,5 juta siswa Indonesia yang terpilih agar perkuat diri terutama literasi kita dalam kemampuan untuk memilih, memilah dan menggunakan informasi secara tepat untuk Indonesia yang lebih maju," kata Hamid.

Senada dengan Hamid, Direktur Pembinaan SMA, Purwadi menyampaikan bahwa peserta harus bisa  kreatif dan bekerja keras serta cerdas. Pasalnya, tantangan di masa depan akan lebih berat sehingga para pelajar saat ini harus bisa mempersiapkan  diri untuk menjadi generasi unggul yang memiliki karakter hebat, literasi hebat, dan kompetensi hebat.

“Harapannya mereka harus menjadi anak-anak yang tangguh, sehingga nantinya akan menjadi para pemimpin bangsa Indonesia yang berkarakter," tandasnya.

Dalam laporannya, Kasubdit Peserta SMA, Suharlan, mengutarakan sepanjang kegiatan, 272 peserta yang terdiri atas 8 siswa pengurus aktif OSIS dan 2 orang guru pendamping, dirancang melakukan berbagai aktivitas yang esensinya terletak pada 5 aktivitas utama untuk penggemblengan diri pribadi yaitu; Kawah Kepemimpinan, Kawah Kedisiplinan, Kawah Kebangsaan, Kawah Kreativitas, dan Kawah Kepedulian. (*/sar)

 

 

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 18:36

Berbekal Kreativitas Berkebun, Jopy Nikmati Omzet Rp 238 Juta per Tahun

JAKARTA—Rote Ndao merupakan sebuah kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di…

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:33

Jadi Transmigran, Solihin Kini Punya Kebun “Uang”

JAKARTA—Awalnya tak pernah terpikir oleh Solihin untuk menjadi seorang transmigran yang sukses…

Kamis, 16 Agustus 2018 10:18

Sukses di Perantauan, Bukti Keberhasilan Program Transmigrasi

JAKARTA--Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kembali memberikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 11:54

Jadikan Transmigrasi Pusat Ekonomi Baru

  JAKARTA—Program transmigrasi yang diterapkan oleh pemerintah saat ini menjadi ujung tombak…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:39

Revisi UU Guru dan Dosen, PGRI : Utamakan Kepentingan Bangsa

JAKARTA--Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengungkapkan bahwa pemerintah harus melakukan kajian yang lebih…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:38

Memasuki Tahun Politik, PGRI Tegaskan Tetap Independen

JAKARTA--Menyikapi perkembangan politik yang terjadi menjelang pemilihan serentak Presiden/ Wakil Presiden,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:34

Pemerintah Ajak Ilmuwan Diaspora Bangun SDM Indonesia

JAKARTA--Simposium Cendekia Kelas Dunia Tahun 2018 resmi dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:31

Dukung Kesehatan Masyarakat,  Sinar Mas Kerahkan 100 Relawan  Medis

KUTAI TIMUR---Sebanyak kurang lebih 1.000 warga di Kabupaten Kutai Timur khususnya di wilayah …

Minggu, 22 Juli 2018 00:55

Mendikbud : Dirjen GTK Baru Harus Tancap Gas

JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) melantik Supriano sebagai Direktur Jenderal…

Sabtu, 21 Juli 2018 22:06

Artis Jadi Caleg, Dibeli Parpol?

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Wakil Sekjennya,  Erwin Izharuddin, mengeritik Partai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .