BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 20 April 2018 22:45
Mendikbud Berikan Beasiswa untuk Korban Sanggar Seni Hidayat

PROKAL.CO, JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada Rabu (18/4) lalu menyambangi korban runtuhnya tembok yang menimpa sanggar seni Hidayat di Kabupaten Cirebon.  Dalam kunjungannya kali ini, Mendikbud juga menyampaikan ucapan belasungkawa dan bantuan dari Presiden Joko Widodo.

 

Mendikbud berharap praktik baik  penguatan pendidikan karakter yang dilakukan sanggar seni dan sekolah sebaiknya terus dijalankan.  "Apa yang dilakukan sekolah dan sanggar seni Hidayat ini merupakan wujud konkret praktik baik pelestarian budaya dan kearifan lokal yang melibatkan sekolah dan masyarakat. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk menguatkan karakter siswa," jelas Mendikbud.

 

Dalam kesempatan ini, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini bertemu dengan keluarga para korban meninggal di kediaman almarhum dalang Suherman (48), pemilik sanggar seni Hidayat, Desa Gegesik Wetan, Arjawinangun, Cirebon. Kemudian,  dengan didampingi Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi dan Direktur Pembinaan SMP Dikdasmen Kemendim Supriano , Mendikbud juga berziarah ke makam korban meninggal. Salah satu korban meninggal, Muhammad Az Zikri (14), merupakan dalang cilik berprestasi serta  Arid (13), anak dalang Suherman yang juga menjadi salah satu korban meninggal. Kepada keluarga para korban meninggal, Mendikbud menyerahkan santunan dari Presiden. 

 

Pemerintah juga akan memberikan bantuan peralatan gamelan kepada sanggar seni Hidayat yang tertimpa tembok sarang walet. Tak hanya itu, bantuan peralatan kesenian tradisional juga akan diberikan kepada SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Gegesik yang menjadi mitra sanggar seni Hidayat. "Dari Bapak Presiden, akan diberikan peralatan gamelan, baik di sekolah korban maupun di sanggar," ujar Muhadjir.

 

Sebelumnya, Mendikbud menjenguk korban luka berat, Tri Intan Apriyani (13) di Rumah Sakit Umum Gunung Jati, Cirebon. Siswi kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gegesik ini merupakan salah satu korban selamat yang mengalami luka berat. Rahang dan tulang pahanya patah, dan harus dioperasi. Kepada awak media, Muhadjir menyampaikan kondisi Intan berangsur membaik, stabil dan siap menjalani operasi. 

 

Kepada orang tua korban, Mendikbud berjanji untuk memberikan beasiswa bagi korban yang merupakan siswa berprestasi. "Untuk bentuk skema beasiswanya nanti akan kami sesuaikan di Kemendikbud. Biasanya beasiswa diberikan sampai tamat SMP," kata Muhadjir. 

 

Diketahui, musibah runtuhnya bangunan bekas sarang burung walet yang menimpa para siswa dan pelatih seni tradisional di sanggar Hidayat terjadi pada Senin (16/4), sekitar pukul 10.30 WIB. Musibah ini menelan tujuh korban jiwa, satu luka berat, dan satu luka ringan. Para korban adalah siswa SMP Negeri 1 Gegesik yang sedang berlatih gamelan untuk persiapan kompetisi nasional.  (*/sar)


BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2018 16:10

Polda Metro Jaya Proses Dugaan Berita Bohong Ratna Sarumpaet, Ini Respons Kompolnas..

JAKARTA- Diprosesnya kasus penyebaran berita bohong yang diduga dilakukan Ratna Sarumpaet dengan adanya…

Rabu, 03 Oktober 2018 18:39

Naah..Ketahuan! Ini Rupanya yang Bikin Wajah Ratna Sarumpaet Lebam-Lebam

Ratna Sarumpaet sudah mengakui jika dirinya telah berbohong. Sebelumnya ia sempat mengatakan habis dikeroyok…

Rabu, 03 Oktober 2018 18:14

Sambil Menangis, Inilah Fakta Sebenarnya Cerita dari Ratna Sarumpaet

JAKARTA- Kabar pengeroyokan Ratna Sarumpaet yang mengaku telah menjadi korban pengeroyokan di Bandung…

Selasa, 02 Oktober 2018 22:13

Sabet Juara Family Art, 8 Siswa Terbang ke Thailand

JAKARTA--Salah satu produsen terbesar dan tertua di dunia untuk pena, pensil,  dan perlengkapan…

Senin, 01 Oktober 2018 14:32

Kaltim Resmi Miliki Gubernur Periode 2018-2023

Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur,  Isran Noor dan Wakil Gubernur  Hadi Mulyadi, yang terpilih…

Jumat, 28 September 2018 11:23

Mengapa Kongres PWI di Solo Hanya Mengundang Jokowi?

SURAKARTA, Ada yang mempertanyakan mengapa Solo yang dipilih sebagai tempat Kongres XXIV PWI , …

Kamis, 27 September 2018 18:14

Dongkrak Kompetensi Bidang STEM, 20 Siswa SMA/SMK Dikirim ke Thailand

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  bekerjasama dengan  Casio…

Sabtu, 22 September 2018 02:04

Pemerintah Didesak Terbitkan Aturan Baru

  JAKARTA--Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan…

Jumat, 21 September 2018 21:26

Guru Jangan Terprovokasi, PGRI Janji Perjuangkan Nasib Honorer

JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Persatuab Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi mengimbau…

Minggu, 16 September 2018 16:35

Efektif Berikan Pendampingan, KKN Dorong Kemajuan KTM

JAKARTA—Pengembangan masyarakat di kawasan transmigrasi bukanlah suatu hal yang mudah yang harus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .