BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 10 April 2018 22:27
BREAKING NEWS
Hati-hati, Serangan Malware Mengkhawatirkan
Munawar, berbicara di depan peserta PPRA 57 Lemhannas RI.

PROKAL.CO,  

JAKARTA – Setelah Pakistan, Indonesia adalah negara di Asia yang paling rawan terkena serangan malware. Sementara negara lain yang juga sangat rawan adalah Bangladesh, Nepal, Vietnam dan Filipina.

“Malware ini adalah piranti lunak jahat yang bisa merusak perangkat serta mampu mencuri data penggunanya. Cara kerjanya seperti virus di komputer yang sengaja ditanamkan,” sebut Munawar Ahmad ZA, pakar IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB), ketika berbicara di depan peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Selasa (10/4).

Dengan fakta tersebut, ancaman yang akan dihadapi Indonesia tidak semata-mata ancaman perang secara nyata. Namun yang patut diwaspadai adalah perang siber atau perang di dunia maya, yang bisa mengancam negara ini kapan saja.

“Malware tidak dapat diperkirakan kapan waktu kedatangannya, dan asalnya dari mana. Wujudnya juga tidak bisa dilihat, serta tidak mengeluarkan sinyal atau suara. Namun dampaknya, sangat dirasakan,” bebernya.

Era kecanggihan informasi dan teknologi yang pesat juga sangat mengkhawatirkan. Salah satunya adalah perkembangan uang digital, misalnya bitcoin yang kini makin banyak dimanfaatkan. Padahal fakta membuktikan, banyak ancaman yang muncul dari kecanggihan teknologi ini.

“Tengok saja negara Jepang. Sudah dianggap hebat, tapi banknya pun kebobolan sampai 530 juta dolar,” sebut

Termasuk baru-baru ini, pembobolan uang nasabah melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dengan cara skimming atau penggandaan kartu, juga terjadi di Indonesia. Ini juga merupakan ancaman yang bisa saja terjadi dalam skala lebih besar.

Selain itu, hukum di bidang ini juga terbatas sehingga sangat berpotensi menimbulkan konflik atau perpecahan. “Itu sebabnya, perlu adanya doktrin baru di bidang ketahanan dan keamanan negara. Perlu segera dilakukan penyesuaian,” sambungnya.

Dibeberkan pula, pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama mencegah penyebaran warta dusta atau ujaran kebencian melalui pendidikan serta hingga di tempat ibadah “Hukum juga harus ditegakkan menggunakan UU ITE yang sudah dibuat,” tegasnya. 

Untuk mencegah ancaman malware, ia mengingatkan agar tidak sembarangan menerima HP atau flashdisk. “Karena bisa saja sudah dipasangi program mata-mata yang membahayakan,” katanya.

Ancaman malware ini memang bukan pepesan kosong. Setiap hari, lahir 1 juta malware baru yang siap menyerang pengguna gawai kapan saja. Itu sebabnya, pengguna gawai harus hati-hati jika mengunduh program atau aplikasi. Harus dipastikan aman.

Di Asia, Indonesia adalah negara pengguna internet terbesar ketiga setelah China dan India. Sementara Facebook merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan di dunia. Posisi Indonesia merupakan negara keempat pengguna Facebook terbanyak, setelah India, Amerika, dan Brazil. Ironisnya, Facebook pun sudah tidak bisa lagi dipercaya, karena sudah bisa dibobol. Harga sahamnya pun anjlok alias terjun bebas.

 

 

 

Disampaikan, yang lebih mengkhawatirkan adalah perang dunia maya. Penggunaan media internet yang tidak bertanggung jawab bisa mengancam integrasi bangsa Indonesia. “Contohnya Presiden Mesir Husni Mubarak jatuh karena media internet,” katanya.

Jaringan bank dan listrik termasuk paling vital diserang melalui dunia maya. “Badan Siber Nasional harus bekerja ekstra keras, terutama dari sisi keamanan keuangan,” pesannya.  

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius di tempat yang sama juga menyampaikan, kecanggihan teknologi juga menjadi ancaman karena aksi terorisme dan radikalisme juga disebarkan melalui media internet.

“Kenapa waktu itu kami mengusulkan agar aplikasi telegram diblokir? Karena faktanya, ketika itu dijadikan sarana menyebarkan aksi radikalisme dan terorisme. Ada tutorial membuat bom di sana. Ironisnya, tidak bisa dilacak,” ulasnya. Ketika pemerintah memblokir sementara waktu, akhirnya pemilik aplikasi telegram bersedia datang ke Indonesia, meminta maaf dan bersedia memberikan akses ke pihak pemerintah Indonesia  jika dibutuhkan. (eff)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 00:33

Penerapan Sistem Zonasi Harus Konsisten

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah menggodok grand…

Senin, 10 Desember 2018 02:24

Hadapi Era 4.0 , Perguruan Tinggi Tinggalkan Metode Pembelajaran Konvensional

JAKARTA--Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era revolusi industri…

Kamis, 06 Desember 2018 19:21

DPD RI Segera Bentuk Tatib Terkait Evaluasi Perda

JAKARTA—Kewenangan DPD RI melakukan pemantauan dan evaluasi atas Rancangan Peraturan…

Kamis, 06 Desember 2018 19:13

Senator Papua Prihatin Kasus Penembakan di Nduga

JAKARTA—Anggota DPD RI Provinsi Papua Carles Simaremare merasa prihatin atas…

Rabu, 05 Desember 2018 14:21

Dinilai Tidak Rasional, Guru Honorer Tolak PP Baru Soal P3K

JAKARTA—Peraturan Pemerintah (PP) no.49 Tahun 2018 tentang pengangkatan pegawai honorer…

Selasa, 04 Desember 2018 15:48

Atasi Kesenjangan, Teknologi Jadi Kunci Pemerataan Pendidikan

BALI--Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom)…

Selasa, 04 Desember 2018 14:16

Hanya 40 Persen Guru non TIK Melek Teknologi

  BALI—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini terus berupaya…

Selasa, 04 Desember 2018 13:46

Kemendikbud Siapkan Pendidikan 4.0 untuk Indonesia

BALI—Sebagai wujud mentransformasikan pendidikan memasuki revolusi industri keempat, Kementerian…

Senin, 03 Desember 2018 00:28

Ajang World Skill Asia, Indonesia Sabet Juara Umum

  JAKARTA--Lagi-lagi, siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kembali mengharumkan nama…

Minggu, 02 Desember 2018 23:55

PGRI Sambut Positif PMP Bakal Diajarkan Kembali di Sekolah

BOGOR--Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi menyambut baik adanya wacana dari…

CEK NIH..! Prakiraan Cuaca dari BMKG saat Perayaan Natal dan Malam Tahun Baru

CBR 150 R Terbaru Launching di Kaltim, Satu-satunya Dilengkapi Emergency Stop Signal

Satu Lagi, Remaja Pemeran Video Mesum di Balikpapan Diamankan

Rambah Seluruh Provinsi, Beri Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda di SMK 3 Tanjung Selor

Yamaha FreeGo, Bagasi Lebih Lebar, Isi Bahan Bakar Tak Perlu Buka Jok

Senggol Ibu Hamil, Pengendara Ini Tewas Terlindas Truk di Kariangau

Sidang Keempat Kasus Tumpahan Minyak, Saksi Ungkap Penyebab Kematian Korban

Dikenal Pendiam, Pemuda Gantung Diri di Gunung Empat Sebelumnya Pernah Coba Bunuh Diri

Hujan Sejam, Tiga Wilayah di Balikpapan Tergenang Air

Kebakaran di Somber! Pabrik Tahu-Tempe Terbakar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .