BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 17 Maret 2018 19:58
Kemendikbud Sebar 116 Mobil Bioskop Keliling

Ajak Masyarakat Daerah Lebih Cintai dan Mengenal Film Indonesia

Kapusbang Film, Maman Wijaya (kedua dari kanan) bersama sineas papan atas Indonesia dalam acara Taklimat Media Perayaan HFN 2018 di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta. (FOTO : NICHA RATNASARI/ KALTIM POST)

PROKAL.CO, v dir="auto" style="font-family: sans-serif; font-size: large;"> 

 
 
 
JAKARTA--Dalam rangka menyambut Hari Film Nasional (HFN) yang diperingati setiap tanggal 30 Maret di setiap tahunnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan (Pusbang) Film  ingin mengajak masyarakat untuk lebih mencintai film - film Indonesia.  Kepala Pusbang Film Kemendikbud, Maman Wijaya mengatakan, dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengapresiasi dan menghargai hasil karya anak bangsa maka akan semakin meningkatkan kepercayaan diri, motivasi dan kreativitas para insan film Indonesia. 
 
 
"Saat ini jumlah masyarakat yang menonton film Indonesia semakin meningkat. Artinya, ini akan tunbuh bersama dengan meningkatnya film hasil karya anak bangsa di setiap tahunnya," terang Maman dalam taklimat media Perayaan Hari Film Nasional 2018 di Plaza Senayan, Jumat (16/3). 
 
 
Maman menjelaskan, tema perayaan HFN 2018 adalah Indonesia Gemilang. Menurutnya, dengan semangat Indonesia yang hebat dan luar biasa diharapkan film Indonesia tidak hanya gemilang di negeri sendiri, tapi juga gemilang di kancah internasional. 
 
 
Oleh sebab itu, lanjut Maman, ada berbagai rangkaian kegiatan acara dalam rangka menyambut HFN 2018. Salah satunya, dengan menyebarkan mobil bioskop keliling dan membuat studio di sekolah. "Kita akan sebar 116 mobil film keliling di beberapa wilayah pelosok di Indonesia dan puluhan studio di beberapa sekolah. Tujuannya, agar masyarakat di daerah pelosok juga bisa menikmati dan mengenal film- film Indonesia," jelas Maman. 
 
 
Dari sisi pemerintah khususnya Kemendikbud, kata Maman, HFN ini harus bisa dimiliki dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dan juga melibatkan para sineas film. "Kami berusaha untuk sebisa mungkin berkolaborasi dengan masyarakat. Sehingga HFN bukan hanya milik pemerintah saja," ujarnya.
 
 
Adapun Maman juga berharap, ke depannya perkembangan film  Indonesia bukan hanya sebatas sebagai seni peran saja. Namun, ceritanya dibangun dengan informasi dan pesan yang terkandung sebagai alat edukasi kepada penontonnya. "Film yang edukatif dan menginspirasi pasti banyak ditunggu oleh masyarakat," imbuh Maman. (sar)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 16:07

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

JAKARTA—Pemerintahan yang kuat harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat agar dapat…

Kamis, 17 Januari 2019 15:56

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat …

Sabtu, 22 Desember 2018 14:02

Fokus Revitalisasi Politeknik, Dongkrak Lulusan Bermutu

BANDUNG—Target sasaran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada…

Sabtu, 22 Desember 2018 13:35

Mahfud : Tugas Kampus Cetak Intelektual Bermoral dan Tanggung Jawab

BANDUNG—Maraknya kasus korupsi dan juga intoleransi di tengah kehidupan  masyarakat…

Sabtu, 22 Desember 2018 13:04

Pemerintah Dorong Peningkatkan SDM Milenial Berkualitas

BANDUNG—Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti),…

Jumat, 21 Desember 2018 00:35

Keren! Mahasiswa Indonesia Sabet 44 Emas di Ajang AUG 2018

JAKARTA--Sebanyak 50 mahasiswa Indonesia yang ikut dlam ajang ASEAN University…

Selasa, 11 Desember 2018 00:33

Penerapan Sistem Zonasi Harus Konsisten

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah menggodok grand…

Senin, 10 Desember 2018 02:24

Hadapi Era 4.0 , Perguruan Tinggi Tinggalkan Metode Pembelajaran Konvensional

JAKARTA--Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era revolusi industri…

Kamis, 06 Desember 2018 19:21

DPD RI Segera Bentuk Tatib Terkait Evaluasi Perda

JAKARTA—Kewenangan DPD RI melakukan pemantauan dan evaluasi atas Rancangan Peraturan…

Kamis, 06 Desember 2018 19:13

Senator Papua Prihatin Kasus Penembakan di Nduga

JAKARTA—Anggota DPD RI Provinsi Papua Carles Simaremare merasa prihatin atas…

Jual Kosmetik Ilegal di Medsos dan Salon, Tersangka Raup Untung hingga Puluhan Juta Rupiah

Edarkan Kosmetik Ilegal, Tiga Perempuan Muda Diciduk Polisi

Polres Balikpapan Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Sidang Lanjutan Tumpahan Minyak, JPU Hadirkan Dua Saksi Ahli

Polisi Olah TKP Kebakaran di Tenggarong, Asal Api Diduga dari Dekat Dapur

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

Ditlantas Polda Kaltim Gandeng Kaum Millenial Serukan Keselamatan Berkendara

Pesawat Tujuan Samarinda Mendarat Lagi di Bandara Balikpapan, 205 Penumpang Lewat Jalur Darat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*