BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL
Kamis, 15 Maret 2018 16:14
60 Dosen Kaltim-Kaltara Diklat Asesor

Cara Kopertis Nilai Dosen untuk Peningkatan Karier dan Tunjangan

TINGKATKAN KUALITAS DOSEN: Peserta antusias dan aktif melakukan tanya jawab. Foto kiri, Joko Kustomo, Muhammad Akbar dan Imam Suharto memberikan penaparan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak 60 dosen fungsional di perguruan tinggi swasta (PTS) Kaltim-Kaltara Rabu (14/3) kemarin melakukan pendidikan dan pelatihan (diklat) penyamaan persepsi. Terutama dalam penilaian beban kerja dosesn (BKD) di lingkungan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah XI Kalimantan. Yakni untuk naik tingkat sebagai asesor sesui dengan ilmu keahlianya.

Karena Satuan Kredit Semester (SKS) harus dicapai oleh seorang tenaga pendidik atau dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai laporan BKD. Kemudian BKD ini harus dinilai oleh seorang asesor. Agar BKD yang di laporkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Nah, disinilah nanti fungsi dan tanggung jawab bagi 60 dosen yang lolos mengikuti diklat menjadi asesor. Yakni menilai laporan kinerja dosen tiap semester selama satu tahun akademik.

“Kopertis Wilayah XI ini kami akui kekurangan asesor untuk penilaian BKD. Sehingga peserta yang ikut diklat ini menjadi asesor yang mempunyai NIRA (Nilai Induk Registrasi Asesor). Bertujuan untuk menilai laporan BKD dosen yang sudah memilik sertifikasi pendidik,” jelas Koordinator Kopertis XI Kalimantan, Idiannor Mahyudin melalui Sekretaris Pelaksana, Muhammad Akbar.

Acara yang dijadwalkan dua hari sampai Kamis (15/3) ini di helat di Hotel The New Benakutai Balikpapan Jalan Jenderal Ahmad Yani. Mendatangkan narasumber dari Direktorat Karier Kemenristekdikti Prof Dr Djoko Kustono MPd. Tampak peserta antusias menyimak paparan pemateri. Tak sedikit juga yang mengajukan pertanyaan, sehingga acara berjalan mengalir, dengan target minimal setiap PTS ada satu asesor.

"Diklat ini agar peserta benar-benar memahami tugasnya untuk memperlancar penilaian dokumen BKD. Sekaligus percepatan karir dosen dan akreditasi program studi (PS) serta institusi PTS,” pesan Idiannor.

Diklat itu mengenai dokumen laporan dan tata cara penilaian evaluasi BKD. Karena dinilai saat ini laporan BKD yang dibuat oleh dosen bersertifikasi kurang sesui dengan ketentuan. Dijadwalkan diklat ini dilanjutkan ke PTS Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Tengah.

“Dosen ini mempunyai BKD 12 sampai 16 SKS, maka diperlukan asesor. Jadi para peserta ini saat lulus diklat dan menjadi asesor bisa melakukan penilaian dosen sesui peraturan dan ketentuan UU yang berlaku. Karena akan bermanfaat untuk penilaian meningkatan karier dan tunjangan kesejahteraan dosen,” urai Djoko Kustono sebagai Guru Besar Bidnag Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Universitas Negeri Malang (UM) Jatim ini.

Ketua Panitia Pelaksnaa (Panpel) Imam Suharto, mengatakan bahwa peserta ini adalah yang sudah memenuhi kualifikasi. Yakni mempunyai jabatan fungsional di universitasnya dan sudah melalui tahap verifikasi data. Kemudian dalam diklat ia mengimbau agar serius dan mengutamakan kehadiranya sebagai catatan lulus sebagai asesor.

“Akreditasi penjaminan mutu sumber daya manusia (SDM) dosen dan akreditasinya memantau cukup dari laporan BKD. Karena akreditasi para dosen ini selain dapat sertifikat ditambah tunjangan kehormatan. Kemudian selama tiga tahun dosen sertifikasi ini harus membuat gagasan berupa jurnal maupun buku serta orasi ilmiah,” pungkas Imam Suharto, Kasubbag Kepegawaian Kopertis XI Kalimantan ini.(hry)


BACA JUGA

Jumat, 12 Oktober 2018 11:18

Pinjam Chat Whatsapp Pacar

BALIKPAPAN – Peringatan bagi pengguna media sosial untuk lebih waspada.…

Selasa, 02 Oktober 2018 22:17

Mendikbud: Pemerintah Bekerja Keras Penuhi Hak Guru

JAKARTA-- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan…

Sabtu, 22 September 2018 16:02

Penjabat Gubernur Ditunjuk agar Tidak Ada Kokosongan Pemerintahan

 Samarinda,  Ditunjuknya Ir.Restuardy Daud, MSc  sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan…

Kamis, 20 September 2018 13:21

Beruntung, PI Migas Kaltim Selesai

Samarinda, Provinsi Kaltim bersyukur karena pemerintah pusat melaui PT Pertamina…

Selasa, 18 September 2018 13:45

ALIKPAPAN- Aparat gabungan dari tim Polres Balikpapan dan Jatanras Polda…

Selasa, 18 September 2018 11:55

Polisi-TNI Siap Amankan Pemllu 2019

Samarinda. Menghadapi situasi panasnya suhu politik  menjelang Pemilu serentak, Kepolisian…

Selasa, 31 Juli 2018 13:39

Pemkot Ancam Bongkar Bangunan Pemotongan Ayam

Samarinda, Pemerintah Kota Samarinda mengancam akan membongkar kawasan bangunan yang…

Senin, 09 Juli 2018 14:59

Siswa SD Indonesia Sabet Medali Emas Kompetisi Matematika Internasional

        JAKARTA---Siswa Sekolah Dasar (SD) Indonesia kembali…

Jumat, 08 Juni 2018 23:59

Berbagi Kebaikan Bersama BMH

 SALAH satu program unggulan Baitul Maal Hidayatulla (BMH) dalam bidang…

Kamis, 07 Juni 2018 11:59

Ratusan Perusahaan Terima Proper Lingkungan

  Samarinda, Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2018 di Kaltim…

Jual Kosmetik Ilegal di Medsos dan Salon, Tersangka Raup Untung hingga Puluhan Juta Rupiah

Edarkan Kosmetik Ilegal, Tiga Perempuan Muda Diciduk Polisi

Polres Balikpapan Bongkar Sindikat Curanmor Antar Provinsi

MenPANRB : Public Trust, Elemen Penting Guna Penegakan Supremasi Hukum

Mahasiswa KKN Diminta Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Sidang Lanjutan Tumpahan Minyak, JPU Hadirkan Dua Saksi Ahli

Polisi Olah TKP Kebakaran di Tenggarong, Asal Api Diduga dari Dekat Dapur

Yuk Mampir! Sop Kaki Kambing Sudi Mampir Buka Cabang di Samarinda

Ditlantas Polda Kaltim Gandeng Kaum Millenial Serukan Keselamatan Berkendara

Pesawat Tujuan Samarinda Mendarat Lagi di Bandara Balikpapan, 205 Penumpang Lewat Jalur Darat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*