BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

BREAKING NEWS

Selasa, 20 Februari 2018 08:50
Hari Rabu ini, Rita-Khairudin Mulai Disidang
Rita yang resmi ditahan terhitung 6 Oktober 2017 mendiami Rutan KPK bakal mulai disidang pada Rabu (21/2).

PROKAL.CO,  

 

JAKARTA- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta telah mengeluarkan penetapan terkait pelaksanaan sidang kasus korupsi Tenggarong. Menurut juru bicara Pengadilan Tipikor Jakarta, Ibnu Basuki Wibowo, perkara dengan terdakwa Rita Widyasari (Bupati Kutai Kartanegara non-aktif) dan Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin tersebut, sidang perdananya akan digelar pada Rabu (21/2).

"Sidang pertama hari Rabu, dua terdakwa dalam satu berkas (dakwaan)," ucap Ibnu saat dikonfirmasi Senin (19/2). Disebutkan pula, Rita dan Khairudin nantinya akan didudukan di kursi terdakwa di hadapan 5 hakim Tipikor diketuai Sugiyanto. Saat bersidang nanti, Sugiyanto yang merupakan Wakil Ketua PN Jakarta Pusat akan dibantu hakim Mahfudin, Diah Siti Basariah, Titi Sansiwi serta Sigit Herman (ad hoc).

Sementara pengacara Rita, Noval El Farveisa mengaku belum mendapat informasi jika kakak iparnya itu akan disidang pada Rabu besok. "Saya belum terima relaas (panggilan sidang)," ucapnya.

Jaksa KPK akan mendakwa Rita-Khairudin dengan pasal penyuapan dan gratifikasi. Sebagai Bupati Kukar, Rita diduga menerima uang Rp 6 miliar dari pengausaha sawit asal Samarinda Herry Susanto alias Abun.

Menurut jubir KPK Febri Diansyah, uang yang diberikan sekitar Juli dan Agustus 2010 ditujukan untuk melicinkan pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman. Perusahaan yang mengajukan izin adalah PT Sawit Golden Prima (PT SGP), dimana Abun menjabat sebagai Direktur Utama. Abun dan Rita berdalih uang tersebut merupakan hasil jual beli emas seberat 15 Kg. 

Sementara gratifikasi yang bakal didakwakan pada Rita dan Khairudin terkait sejumlah proyek yang dilaksanakan di Kukar. Menurut KPK, paling tidak gratifikasi yang didapat keduanya mencapai USD 775 ribu atau setara dengan Rp 6,975 miliar.  Untuk menyelesaikan berkas penyidikan kasus Kukar, KPK sampai harus memeriksa 117 orang saksi. Tak hanya diperiksa di Tenggarong, Samarinda atau Balikpapan, pemeriksaan saksi berlangsung sampai ke Malang dan Jakarta.

Selain dijerat pasal penyuapan dan gratifikasi, Rita juga disangka telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp 436 miliar. Hanya saja hingga kini berkasnya belum dilimpahkan ke Tipikor. Versi Rita, sangkaan TPPU yang ditujukan pada dirinya tak berdasar sebab angka itu muncul dari kesalahan penghitungan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilakukan oleh petugas KPK sendiri.

Sementara untuk sidang Abun, menurut pengacaranya, Deni Ngari diperkirakan akan digelar paling cepat pertengahan Maret. Ini disebabkan karena pelimpahan berkasnya ke penuntut umum  baru berlangsung pada 15 Februari lalu. "Kemungkinan sidangnya baru pertengahan Maret nanti," kata Deny, dihubungi terpisah. Hingga dilimpahkan, kerugian negara yang dituduhkan pada kliennya menurut Deni, tetap Rp 6 miliar.

Karena berkasnya dipisah atau displit, Abun nantinya akan jadi saksi untuk Rita dan Khairudin. "Kerugian negara sama seperti yang diberitakan dan berkasnya displit," jelasnya.

Tersangka kasus Kukar ditahan di 3 tempat terpisah. Rita yang resmi ditahan terhitung 6 Oktober 2017 mendiami Rutan KPK, sementara Khairudin yang juga ditahan di hari yang sama jadi warga binaan Rutan Pomdam Jaya di Guntur, kawasan Manggarai.

Sementara Abun ditahan di Mapolres Jakarta Pusat sejak 19 Desember 2017. Ketiganya ditahan KPK saat menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka. (pra/pro)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 19:13

Hunting Kebutuhan Resepsi Pernikahan di Atrium Plaza Balikpapan

BALIKPAPAN- Rencana melamar sang kekasih untuk menuju pelaminan sudah ada. Namun belum memiliki referensi…

Rabu, 19 September 2018 11:59

BREAKING NEWS..Saksi Kasus RPU, Wali Kota Balikpapan Diperiksa di Ruang Tipikor Polda Kaltim

BALIKPAPAN- Penyidikan kasus dugaan korupsi Rumah Potong Unggas (RPU) Balikpapan masih berlanjut, Wali…

Selasa, 18 September 2018 18:01

Gara-Gara Main Korek Api, Bangunan Asrama Panti Asuhan di Kampung Baru Terbakar

BALIKPAPAN- Sebuah asrama panti asuhan dilahap si jago merah, Selasa (18/9) sore. Kejadian ini terjadi…

Senin, 17 September 2018 19:47

Inilah Sosok Pasangan Suami-Istri Korban Pembunuhan di Strat 6 di Mata Para Tetangga

BALIKPAPAN- Kematian tragis pasangan suami-istri di Strat 6 Gang Sekolah RT 47 Jalan Soekarno-Hatta…

Senin, 17 September 2018 17:49

Suami- Istri yang Ditemukan Tewas di Strat 6, Ini Barang yang Dibawa Kabur Pelaku..

BALIKPAPAN- Penyebab tewasnya dua warga RT 47 Gang Sekolah Strat 6, Jalan Soekarno- Hatta Km 1,5 Balikpapan…

Senin, 17 September 2018 16:50

GEGER.. Suami- Istri di Strat 6 Ditemukan Tewas di Rumahnya, di Leher Ada Bekas Jeratan

BALIKPAPAN- Warga RT 47 Gang Sekolah Strat 6, Jalan Soekarno- Hatta Km 1,5 Balikpapan mendadak geger,…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:21

Awang Faroek Mengundurkan Diri Sebagai Gubernur Kaltim

Samarinda, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengumumkan serta  menyerahkan surat pengunduran…

Jumat, 17 Agustus 2018 11:20

Awang Faroek Pimpin Detik-Detik Proklamasi

Samarinda, Gubernur Kaltim,  Awang Faroek Ishak menjadi inspektur upacara  Peringatan Detik-Detik…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:02

Warga Kembali Hentikan Kegiatan Proyek Masjid

Samarinda, Berbekal hasil putusan dengar pendapat dengan DPRD Kaltim, pada hari Senin (13/8), warga…

Senin, 13 Agustus 2018 10:54

LANCAR JAYA..!! DPRD Kaltim Tetapkan Isran - Hadi Gubernur Kaltim 2018-2023

SAMARINDA- DPRD Kaltim secara resmi menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .