BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Rabu, 14 Februari 2018 08:53
Tak Bisa Ditawar-Tawar, Empat Pilar Alat Menyatukan Bangsa

Muhammad Idris Sosialisasikan Konsensus MPR RI di SMK Setia Budi

SOSIALISASIKAN KONSENSUS MPR: Muhammad Idris memberikan pemaparan didepan ratusan siswa dan siswi SMK Setia Budi kemarin. Diakhir acara Muhammad Idris memberikan cinderamata kepada Suhardi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Empat pilar kebangsaan harus dimaknai sebagai alat untuk membangun sebuah bangsa, apalagi keadaan negara saat sedang digoyang dengan berbagai persoalan, untuk itu kembali anggota DPD/MPRI RI dapil Kaltim Kaltara, H Muhammad Idris melakukan sosialisasi konsensus MPR RI yang kali ini menyasar kepada siswa dan siswi SMK Setia Budi, Selasa (13/2) kemarin.

Dipusatkan di aula sekolah, H Muhammad Idris memaparkan pentingnya empat pilar MPR RI agar dapat menciptakan karakter bangsa dalam setiap individu masyarakat.

Konsensus itu meliputi Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD Negara Republik Indonesia (NRI) Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR lainnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI) sebagai bentuk Negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

Menurutnya sosialisasi ini digelorakan guna menjawab  tantangan kebangsaan yang dihadapi dari sisi internal menurut TAP MPR No VI tahun 2001 tentang etika kehidupan berbangsa adalah masih lemahnya penghayatan dan pengalaman agama serta munculnya pemahaman terhadap agama yang keliru dan sempit. “Semua agama, sehingga muncul pemahaman agama yang menyimpang,” ujarnya.

Lalu adanya pengabaian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan. Juga kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebinnekaan dan kemajemukan.

Selanjutnya, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagai pemimpin dan tokoh bangsa serta tidak berjalannnya penegakan hukum secara optimal.

Sementara tantangan eksternal, pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam serta makin kuatnya kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

“Nah untuk itu saya datang ke SMK Setia Budi guna memberikan sosialisasi kepada siswi-siswi, sehingga ke depan menjadi cikal bakal pemuda-pemudi yang bakal yang mampu menjawab tantangan dan perilaku yang menyimpang,” 

Adapun keinginan Muhammad Idris dari kegiatan ini menciptakan sekaligus melahirkan keteladanan siswa-siswi yang lain di Balikpapan baik dari segi keagamaan maupun akhlakul karimah.

“Kami ini di siswa-siswi SMK Setia Budi tumbuh menjadi tunas-tunas bangsa yang madinatul iman yang bisa diandalkan, dan terkhusus kurang optimalnya penegakan hukum, anak didik bisa menjauhi hal-hal yang melanggar hukum,” ungkapnya.

Kepala SMK Setia Budi, Suhardi menyatakan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada anggota DPD/MPR RI RI Muhammad Idris yang berkesempatan memberikan sosialisasi 4 nilai kebangsaan dihadapan anak didik SMK Setia Budi.

“Semoga apa yang dipaparkan dapat menambah wawasan kepada anak didik kami, itu terlihat dari waktu tanya jawab yang diberikan kepada peserta sosialisasi,” ujarnya.

Pun demikian diutarakan Sunhaji mewakili Dinas Pendidikan, yang mengapresiasi kegiatan dan berharap apa yang disampaikan pemateri dapat tertanam dalam diri siswa dan siswi SMK Setia Budi. “Nilai-nilai kebangsaan tidak bisa ditawar-tawar lagi, harus menjadi pedoman hidup dalam berbangsa dan  bernegara,” ungkapnya.

Sementara Kabag Pemerintahan mewakili Wali Kota Balikpapan menyatakan semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana yang baik untuk menggiatkan kembali.

Khususnya akepada generasi muda tentang pentingnya 4 konsensus MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRi dan Bhineka Tunggal Ika.

“Melalui sosialisasi ini kiranya dapat menggali nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan sehingga nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi danmisi Indonesia kedepan lebih maju dan bermartabat,” ungkapnya.

Kegiatan yang dibarengi tanya jawab yang dipandu moderator Nurdin Ismail dari MUI Balikpapan Selatan ini diakhiri pemberian souvenir dan foto bersama. (dwn/adv/pro2) 


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 10:49

Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Bangun Sumur Bor

TANJUNG SELOR- Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan…

Minggu, 21 April 2019 10:47

Pemprov Kebut Lengkapi Persyaratan Efektif

 TANJUNG SELOR- Setelah dilakukan penandatanganan akad pinjaman dana pembangunan Rumah…

Minggu, 21 April 2019 10:44

Pemprov Percepat Implementasi E-Catalogue Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus…

Minggu, 21 April 2019 10:41

Naik ke Tinggi, IPM Kaltara 2018 Capai 70,56

TANJUNG SELOR – Kemajuan Pembangunan dan meningkatnya Sumber Daya Manusia…

Minggu, 21 April 2019 10:23

Tindaklanjuti Rencana Hibah Rp 40,5 Miliar, CIDCA akan ke Kaltara

JAKARTA - Menindaklanjuti pertemuan di Bali bulan lalu, berkaitan dengan…

Minggu, 21 April 2019 10:01

PKK Sosialisasikan Perpres No. 99/2017

TANJUNG SELOR- Pemberdayaan keluarga perlu mendapatkan prioritas penanganan secara terencana,…

Minggu, 21 April 2019 09:57

Kemenhub Hibahkan Tiga Kapal untuk Kaltara

TANJUNG SELOR - Kementerian Peruhubungan (Kemenhub) kembali memberikan bantuan hibah…

Minggu, 21 April 2019 09:54

PLN Dirikan Posko dan Siagakan Peralatan Emergency

TANJUNG SELOR- Mengantisipasi pemadaman listrik pada pelaksanaan pencoblosan 17 April…

Minggu, 21 April 2019 09:49

Pemprov Minta PLN dan Telkom Siaga di Hari H

TANJUNG SELOR- Salah satu tantangan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu)…

Minggu, 21 April 2019 02:38

Garap LKPJ, DPRD PPU Bentuk Pansus

BALIKPAPAN - Meski massa jabatan kepengurusan DPRD Kabupaten Penajam Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*