BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 10 Februari 2018 13:13
Kembangkan Kuliah Online, Prodi Tak Dibatasi

Asal Mampu Penuhi Kebutuhan Pasar Kerja

Presiden RI Joko Widodo saat berkunjung ke UNP, didampingi Menristekdikti, Mohamad Nasir, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Rektor UNP, Ganefri. (FOTO : KEMENRISTEKDIKTI FOR KALTIM POST)

PROKAL.CO, PADANG--Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, pendidikan tinggi harus segera melakukan perubahan mendasar dan mengembangkan apa yang dibutuhkan pasar saat ini. Semua aspek di pendidikan tinggi harus bisa melakukan perubahan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 atau era digitalisasi yang masif.

"Kemenristekdikti sedang mengembangkan pembelajaran kuliah secara online, intinya sistem pengajarannya dan perkuliahaannya juga harus kita kelola secara baik, maka pendidikan tinggi akan menjadi lebih baik. Ini semua atas arahan Bapak Presiden untuk pendidikan tinggi kedepannya," ujar Nasir di sela-sela acara kunjungan Presiden Joko Widodo dan menggelar pertemuan terbatas dengan civitas akademika Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Jumat (9/2).

Menteri Nasir membeberkan, Presiden Jokowi telah memberikan fokus kepada perguruan tinggi tentang apa yang harus dikembangkan untuk pendidikan tinggi ke depan dalam mengatisipasi perubahan teknologi dan informasi yang begitu pesat dan sudah berjalan sekarang ini.

"Sebelumnya saya juga sudah sampaikan bahwa era digitalisasi inilah yang harus kita tangkap secara cepat dan memikirkan perubahan apa saja yang harus kita lakukan. UNP harus segera melakukan lompatan dalam menghadapi era digitalisasi ini," pungkasnya.

Nasir menambahkan, Program Studi (Prodi) bisa dibuka dan tidak ada pembatasan asalkan dapat memenuhi kebutuhan pasar dan dunia kerja saat ini dan kedepannya. “Saya telah mencabut Peraturan Menteri mengenai adanya pembatasan-pembatasan Prodi. Intinya membuka prodi harus jelas rumpun ilmunya di mana, target pasarnya apa dan juga apa yang dibutuhkan tenaga kerja kedepannya. Apakah Prodi itu bisa menciptakan lapangan pekerjaan atau bisa diserap oleh dunia kerja, sehingga Prodi yang dibutuhkan bisa sesuai," tambah Nasir.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri menyampaikan, perkembangan teknologi dan informasi begitu cepat inilah yang mengharuskan UNP untuk mengikuti era saat ini. "Kami memang akan mengembangkan dan membangun prodi-prodi yang dapat dibutuhkan di era digitalisasi. Prodinya seperti Animasi, Ekonomi Kreatif, Aplikasi Digital dan Toko Online sudah kami pikirkan. Ini semua menjadi arahan Presiden Jokowi kepada civitas akademika UNP dalam kunjungannya ke UNP," ucapnya. (*/sar)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 01:49

BNPT Terima Dana Luar Negeri? Ini Jawabannya

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan tidak pernah menerima bantuan dana…

Sabtu, 10 Februari 2018 13:02

Era Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Genjot Pendidikan Vokasi

PADANG--Dalam mengantisipasi masuknya era revolusi industri 4.0, pemerintah Indonesia makin menggalakkan…

Kamis, 08 Februari 2018 18:57

Konvensi Media Massa Diharapkan Bahas Berita Hoax

Padang, Prokal, Konvensi Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang berlangsung…

Rabu, 07 Februari 2018 06:19

Presiden Joko Widodo Dijadwalkan Hadiri HPN 2018

Padang, Prokal, Presiden RI, Joko Widodo beserta ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan hadir…

Rabu, 07 Februari 2018 06:14

Dispar Sumbar Kenalkan Obyek Wisata melalui Famtrip Wartawan

Padang, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengajak perwakilan wartawan dari 34 provinsi…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:53

Kini Giliran Citilink Buka Rute Baru ke Banyuwangi

JAKARTA--Citilink Indonesia terus memperluas ekspansi jaringan penerbangannya dengan membuka rute baru…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:42

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kampus Diminta Bangun Budaya Mutu

DENPASAR—Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengimbau…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:30

Raih Predikat B, Kaltara Hemat Rp 200 Miliar

DENPASAR - Provinsi termuda di Indonesia, Kalimantan Utara yang masih seumur jagung, ternyata mampi…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:26

Dana Desa Cair, Rp 18 Triliun untuk Bayar Upah Pekerja

  JAKARTA—Dana desa tahun 2018 sebesar Rp 60 triliun akan dibagikan dalam tiga tahap yakni…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:24

PTS Mulai Antisipasi Serbuan Kampus Asing di Tanah Air

JAKARTA—Adanya kebijakan pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi asing…

BNPT Terima Dana Luar Negeri? Ini Jawabannya
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .