BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Jumat, 05 Januari 2018 13:54
H Safaruddin Amanah dan Merakyat

"Hindari Pertentangan, Mari Bersama Membangun Daerah"

-

PROKAL.CO, Dituding mengkriminalisasi dan difitnah, Safaruddin tetap menanggapi dengan kepala dingin. Ia percaya kebenaran pastilah akan terungkap. "Soal posisi atau koalisi saya tidak pernah mempermasalahkan. Ambisi saya bukan untuk merebut kekuasaan, namun untuk memperbaiki keadaan. Hindari pertentangan, mari bersama membangun daerah. Insya Allah Kaltim PASTI makmur sejahtera," ujar Safaruddin.

Meski mendapat fitnah, H Safaruddin tetap sabar. Ia tetap fokus pada pekerjaan. Sifat kerja keras, sederhana, tegas, disiplin, memangkas semua birokrasi pelayanan kepolisian dan tak kenal lelah sudah melekat pada diri H Safaruddin selama lebih dua tahun menjabat Kapolda Kaltim.

Dia juga dikenal jarang ngantor, lebih suka blusukan. Melihat langsung anggotanya bertugas di lapangan termasuk mendengar langsung keluhan warga. Sifat tersebut bukan saat di Kaltim saja, melainkan mulai karier di kepolisian.

Bahkan Safaruddin dikenal terbaik untuk mewujudkan program  sistem rekrutmen polisi sejak bertugas di Jawa Timur. Dia ingin menghilangkan stigma di masyarakat, masuk polisi pakai duit.

Karena ketika menggunakan duit, otomatis itu menjadikan modal. Ketika sudah jadi polisi, giliran dia mencari-cari duit untuk mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan.

Imbasnya ke masyarakat lagi yang jadi korban. Seperti mempermainkan kasus, beking, calo pelayanan kepolisian, pungutan liar dan lainnya. “Tugas dan jabatan itu amanah, tanggung jawabnya sama yang kuasa,” ungkapnya.

Belum lama ini, Safaruddin mendapatkan penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Joko Widodo. Penghargaan ini diberikan sebagai tanda kepahlawanan untuk anggota kepolisian yang telah menunjukkan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan tanpa merugikan tugas pokok.

Beberapa kasus yang berhasil diungkap Polda Kaltim, juga salah satu pertimbangan Presiden dalam memberikan penghargaan itu. Salah satunya, mengawal kasus 31 tersangka perusakan Kantor Gubernur Kaltara di Tanjung Selor pada pilkada 2015 lalu.

Di setiap blusukannya, dia paling suka kerap berbaur dengan masyarakat, tak ingin berlama-lama di acara formal. Mulai nongkrong ke angkringan, santap jagung rebus di pinggir jalan, makan gado-gado lesehan, minum saraba di rumah warga dan lainnya.

Lebih dua tahun menjabat Kapolda Kaltim, Safaruddin ingin sekuat tenaga dan ikhlas serta diridai Allah SWT memperbaiki perekonomian serta swasembada pangan harus diutamakan. Sehingga Kaltim tidak bergantung dengan provinsi lain.

Dia memisalkan sumber daya alam (SDA) batu bara, sawit, minyak dan lainnya yang nantinya bakal habis dan harganya anjlok. Padahal masih banyak komoditas yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti pertanian, peternakan dan perikanan. Safaruddin mencontohkan negara Selandia Baru memiliki luas kurang lebih 268 ribu kilometer persegi dengan jumlah penduduk 4 jutaan.

SDA di Selandia Baru sangat melimpah. Ada batu bara, emas, biji besi dan lainnya. Namun, tidak diambil, melainkan disimpan. Aktivitas pertanian, peternakan, perikanan mereka fokuskan. Hasilnya selain untuk kebutuhan warga juga bisa ekspor Amerika, Eropa, Inggris, Tiongkok,  dan Jepang.

Hewan domba misalnya. Mulai daging, susu sampai kulitnya bisa bermanfaat, kain wol yang sangat bagus. Untuk menunjang kegiatan tadi, pabrik-pabriknya berbahan dari batu bara tadi. Belum lagi buah-buahan seperti apel, pir, anggur dan lainnya.

Selain itu, perizinan usaha sangat dipermudah sehingga masyarakat dengan mudah pula berusaha memanfaatkan SDA serta pertanian, peternakan, perikanan. Bahkan, Selandia Baru urutan kedua dari 195 negara di dunia yang perizinannya mudah dan cepat. Banyak pabrik menyerap tenaga kerja.

Kota Surabaya misalnya. Pendapatan asli daerah (PAD) awalnya Rp 800 miliar, saat memangkas birokrasi dan mempermudah perizinan dan tak ada pungutan liar, PAD nya meningkat menjadi 8 triliun. “Karena akhirnya banyak pengusaha dan investor mengembangkan usahanya,” jelasnya. “Selama ini di Kaltim, pengusaha baru ingin membuka usahanya dan hendak mengurus perizinan, dimintai duit duluan,” sesalnya.

Safaruddin mengakui, dirinya mencalonkan Gubernur Kaltim karena melihat permasalahan ini. Mulai memangkas birokrasi pelayanan, perizinan, swasembada pangan, dan lainnya. “Insyaallah akan saya benahi. Semua permasalahan itu pasti ada solusi. Jabatan itu amanah, tanggung jawab nanti di akhirat,” ujarnya.

Program ekonomi kreatif juga dapat mendongkrak pendapatan. Misalnya, dalam pengemasan makanan, rasa dan lainnya. Sebab, konsumen membeli barang dilihat kemasannya. “Saat ini, pengusaha yang ingin mengurus izin diminta duit duluan,” sesalnya.

Safaruddin yang kerap menjadi khatib salat Jumat itu mengutip dialog Nabi Muhammad SAW dengan malaikat Jibril saat perjalanan Isra Miraj, seperti diriwayatkan Abu Daud. Dalam dialog itu digambarkan, ketika Nabi Muhammad melihat suatu kaum yang kukunya panjang, terbuat dari tembaga dan pekerjaannya menggaruk-garuk dadanya.

Nabi bertanya kepada malaikat Jibril, siapakah itu. “Dan, dijawab itu adalah kaum waktu semasa hidup, suka menggunjing orang, membicarakan kejelekan, suka mencari kesalahan orang. Maka kukunya diperpanjang dan terbuat dari tembaga,” jelasnya.

Dia menuturkan, menggunjing, menjelek-jelekkan orang itu menyebabkan rusaknya kehormatan seseorang. Merusak hati dan ketenteraman masyarakat, serta mengganggu keamanan dan ketertiban. “Menggunjing orang lain, tidak terlepas, dari salah satu istilah yang disebutkan dalam Alquran, yaitu gibah (menggunjing) dan bhutan (fitnah),” kata Safaruddin.

Suami Ny Renny Nadjamuddin menuturkan, jangan berbeda partai politik, pilihan, agama, ras, warna kulit, adat kemudian memutus tali silaturahmi serta merusak persatuan dan kesatuan bangsa. (adv/pro)


BACA JUGA

Rabu, 11 Juli 2018 21:23

Kopertis XI Dukung Pengembangan Karier Dosen

BALIKPAPAN-Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek Dikti RI) melalui…

Jumat, 06 Juli 2018 20:56

Dukung Pelestarian Adat Dayak Wehea

MUARA WAHAU – Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat adat Dayak Wehea, PT Dharma Satya…

Kamis, 05 Juli 2018 20:19

Bagikan Ratusan Tas Belanja Non-Plastik ke Warga

BALIKPAPAN- PLN ikut mendukung peraturan Walikota Balikpapan Nomor 8 tahun 2018 tentang larangan pemakaian…

Senin, 02 Juli 2018 19:44

Serah Terima Unit Mulai Juni 2018

BALIKPAPAN- Agung Podomoro Land (APL) mempersembahkan hunian nyaman Apartemen Borneo Bay Residences,…

Sabtu, 30 Juni 2018 00:42

Ajak Empat Bank Nasional Dukung Pembayaran Iuran JKN-KIS lewat Auto Debit

Dalam upaya menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat…

Kamis, 28 Juni 2018 12:01

Pantau Pilgub Kaltim, Keliling Kunjungi TPS dan Kunker

PILKADA serentak 2018, Rabu (27/6) kemarin digelar. Berbagai elemen saling bahu membahu mengamankan…

Senin, 25 Juni 2018 16:26

Jelang Pilkada Serentak, PLN Siagakan Petugas hingga H+7

BALIKPAPAN- Helatan akbar masyarakat Kalimantan Timur pada Pemilihan Gubernur Pilkada 2018 tanggal 27…

Sabtu, 23 Juni 2018 08:30

Beri Kemudahan, Ajak Pengguna Berbagi Kebaikan

BALIKPAPAN- Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia, GO-JEK,  ajak pengguna…

Jumat, 22 Juni 2018 23:12

Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen PLN

PENIPUAN yang mengatasnamakan rekrutmen pegawai PLN kembali marak baru-baru ini. Hal ini terlihat dari…

Kamis, 21 Juni 2018 12:51

Fenomena Baru, Warga Kecewa Larangan Pembagian Zakat

BALIKPAPAN - Lembaga Kajian Independen Kalimantan Timur (LKI-KT) melakukan kajian dan diskusi jelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .