BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

BREAKING NEWS

Kamis, 21 Desember 2017 14:21
Kurang Pengawasan, Lingkungan Tercemar
KURANG DIAWASI. Dari poros Jalan MT Haryono, turun 50 meter lokasi budidaya lele dan singkong ditambah tempat pembuangan kotoran manusia imbasnya lingkungan tercemari. (foto:Baim/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Pencemaran lingkungan diduga berasal dari kotoran air peternak lele, pencucian singkong dan kotoran manusia ke aliran air, minim pengawasan instansi terkait.

“Mestinya kalau mau bikin usaha, perhatikan pula lingkungan, kan ada aturannya,” ungkap Tasbih (38) warga Jalan MT Haryono Gang Sekawan, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara ini.

Dari pantauan Kaltim Post, dari Jalan MT Haryono, seberang Supemarket Mekar Sari, Gang Sekawan berada di sisi kiri jalan menuju Soekarno-Hatta. Dari depan gang yang jalanan menurun sekitar 50 meter itu terlihat musala Ar Rayyan.

Memasuki gang, sisi kiri rumah tinggal dan indekos. Sementara sisi kanan, setelah rumah ada kolam-kolam ikan permanen. Kemudian kolam budidaya lele, bagian depannya pengolahan kripik singkong dan pisang.

Bagian depan ada parit sekitar lebar 30 sentimer dan dalam 15 sentimeter. Ketika hujan turun, otomatis air dari Jalan MT Haryono mengalir ke bawah. Parit tak bisa menampung dan tumpah ke jalan.

“Kalau hujan sampah-sampah hanyut di jalanan,” urai Tasbih. Selain air dari atas, ketika kondisi normal, ada pembuangan air yang baunya tak sedap mengalir tidak di parit, melainkan di bagian tengah tepat lurus di pemukiman.

“Kalau sudah ada air mengalir dari tengah sini, warnanya coklat serta kehijauan dan baunya sangat tak mengenakkan. Karena aliran air tadi digunakan buang kotoran manusia pula,” sesalnya.

Pemilik lahan kosong tepat di samping budidaya lele, akhirnya bagian tengahnya tercipta lubang menganga akibat aliran air dibuang sembarangan, selebar satu meter dan kedalaman hampir 1,5 meter.

“Yang punya lahan entah ada dimana, tidak pernah ditengok,” ucap penghobi burung berkicau ini. Menurutnya, jika pemilik lahan mengetahui kondisi ini, bisa marah. “Kalau tahu bisa saja marah, karena lahannya jadi aliran limbah pembuangan,” jelasnya.

Jika diikuti, aliran tersebut berkumpul di parit yang terhubung menuju sekitar Terminal Bus Batu Ampar. “Otomatis semua warga di pemukiman yang dilalui parit, menghirupnya pula,” sesalnya.

Sementara itu, Ketua RT 66 Andi Baspandi mengatakan, pihak kecamatan telah mengecek serangan limbah tersebut. Namun belum ada solusi dan bagaimana nanti mengatasinya.

Menurutnya, sebelum ini sudah ada keluhan warga dan disampaikan pada pemilik usaha. Respon positif yang diterima, yaitu akan dibuatkan saluran. “Namun ternyata belum ada realisasinya sampai sekarang,” ujar Andi. (aim)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 17 April 2018 13:00

Stok Barang Jelang Puasa Cukup 3 Bulan Kedepan

Prokal, Samarinda, Kepala Dinas Perdagangan, Industri dan Koperasi UKM Provinsi Kaltim, Fuad Assaddin…

Selasa, 17 April 2018 12:28

Jelang Puasa Kementerian Pergadangan Sidak Stok Barang

Prokal, Samarinda,  Kementerian Perdagangan melakukan koordinasi dan pemantauan harga menjelang…

Rabu, 11 April 2018 20:59

Tanggap Darurat di Longsor Telemow

Prokal, Penajam. Penanganan darurat tanah longsor yang terjadi pada subuh Rabu (11/4) di RT 6 &…

Senin, 09 April 2018 15:07

Puisi Sukmawati Didemo di Samarinda

Prokal, Samarinda, Pendemo yang menamakan  Aliansi Umat Islam dan Front Pembela Islam (FPI) Kalimantan…

Jumat, 06 April 2018 11:24

Mata Uang Rupiah Harus Digunakan di Resort Asing

Prokal Samarinda, Setelah ribut-ribut tentang kepemilikan Pulau Bakungan Besar dan Pulau Bakungan Kecil…

Jumat, 06 April 2018 00:14

TMMD ke-101 Kodim 0904 TNG Resmi Dimulai

TANA PASER — Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-101 Tahun 2018 yang bertema “TNI…

Kamis, 05 April 2018 17:29

Taksi Online Resmi Beroperasi di Samarinda

Prokal Samarinda, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, secara resmi meluncurkan 50 unit taksi…

Kamis, 05 April 2018 17:01

Awang : Tidak Ada Pulau Dijual Kepada Asing

Prokal, Samarinda,  Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa tidak…

Kamis, 05 April 2018 10:50
Lingkungan

Indogreen Expo, Pameran Terbesar Kehutanan dan Lingkungan

Prokal, Samarinda,  Pameran Kehutanan dan Lingkungan terbesar di Indonesia, Indogreen Expo,berlangsung…

Senin, 02 April 2018 16:00

Inflasi Kaltim Berada Di Bawah Inflasi Nasional

Prokal, Samarinda, Tingkat inflasi di Kalimantan Timur pada bulan Maret 2018 tercatat sebesar 0, 05…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .