BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

KRIMINAL

Kamis, 21 Desember 2017 13:05
Pendistribusian Elpiji Diawasi Ditreskrimsus
RAKOR SATGAS PANGAN: Di Markas Ditreskrimsus Polda Kaltim digelar rakor guna menstabilkan harga pangan dan kebutuhan lainnya dan pengawasan jelang Natal dan Tahun Baru. (foto:Baim/KP)

PROKAL.CO, eks----RAKOR SATGAS PANGAN. Di Markas Ditreskrimsus Polda Kaltim digelar rakor guna menstabilkan harga pangan dan kebutuhan lainnya dan pengawasan jelang Natal dan Tahun Baru. (foto:Baim/KP)

 

Pendistribusian Elpiji Diawasi Ditreskrimsus

 

BALIKPAPAN- Subdit Industri Perdagangan Investasi (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim rapat koordinasi (Rakor) dan membahas stabilisasi harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru, kemarin (20/12).

Menurut Direktur Reskrimus Kombes Pol Yustan Alpiani yang juga Ketua Satgas Pengawasan Pangan Kaltim/Kaltara itu menyebut, selain kebutuhan pokok, pendistribusian elpiji dan lainnya juga menjadi perhatian.

“Pendistribusian elpiji aman, tidak ada kelangkaan,” ucapnya usai memimpin rakor dihadiri Bulog, Pertamina instansi terkait serta seluruh Kepala Satuan (Kasat) Reskrim dari wilayah.

Dia menuturkan, anggotanya terus lakukan pengawasan pendistribusian gas ini hingga sampai distributor, agen, toko, kios dan masyarakat. “Anggota turun mengawasi,” tuturnya.

Ketika ada kelangkaan dan kenaikan, pihaknya langsung menginformaskan Pertamina kemudian menelusuri penyebabnya. “Secara umum, sembako serta kebutuhan lainnya aman. Ini terus kami kawal,” kata mantan Wakapolres Balikpapan ini.

Terpisah, Kasubdit Indagsi AKBP Seber R Kombong mengungkapkan, saat ini anggotanya di lapangan berkoordinasi dengan instansi terkait. Termasuk blusukan ke pasar-pasar tradisional.

Sampai saat ini, belum mendapati indikasi penimbunan ataupun kasus pelanggaran UU Pangan tersebut. Namun, pengawasan masih terus dilakukan. “Tim masih terus bekerja di seluruh wilayah,” kata Yustan.

Menurutnya, ada dua tindakan yang dilarang bagi pedagang. Pertama, menimbun atau menyimpan melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan atau di luar batas kewajaran.

Yang kedua, menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah atau waktu tertentu pada saat kelangkaan barang, gejolak harga, atau hambatan lalu lintas perdagangan.

Dua tindakan tadi, pelakunya dapat dijerat pasal 133 UU No 18/2012 tentang Pangan. Dengan ancaman penjara tujuh tahun atau denda paling banyak Rp 100 miliar.

Serta pasal 107 UU No 7/2014 tentang Perdagangan, juga akan dikenakan pada pelaku dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda Rp 50 miliar.

“Kalau ada masyarakat yang melihat ada penimbunan, bisa diinformasikan ke kantor polisi terdekat,” timpal Seber.(aim)

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 08:51

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

BALIKPAPAN - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan gaduh, Kamis (21/2)…

Kamis, 21 Februari 2019 18:07

Heboh Video Asusila Siswa SMK di Samarinda, Ini Komentar Wakil Gubernur Kaltim

Samarinda - Sudah tiga hari, pemberitaan media sosial dihebohkan dengan…

Rabu, 20 Februari 2019 08:55

BERPOTENSI ADA LAGI..Polisi Sementara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Korupsi Lahan Kuburan Km 15

BALIKPAPAN - Polisi akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan…

Selasa, 19 Februari 2019 15:56

Ini Penjelasan Polisi Tentang Video Viral Polisi Tilang Pikap Muatan Lombok

BALIKPAPAN - Polda Kaltim memberikan keterangan terkait video viral yang…

Kamis, 14 Februari 2019 13:16

Ngebut Mau Ketemu Pacar, Pemuda Ini Tabrakan! Tulang Lengannya Patah

BALIKPAPAN - Dalam semalam dua kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi…

Kamis, 14 Februari 2019 05:41

Gara-Gara Jalan Berlubang, Perempuan Ini Jatuh dan Tewas Terlindas Mobil

BALIKPAPAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kilometer (Km) 16,…

Rabu, 13 Februari 2019 23:02

Muncikari Prostitusi Online di Balikpapan, Dulu Jual Handphone Sekarang Jual "Open BO"

BALIKPAPAN - Pria muncikari, Adi Setianto (22), yang ditangkap jajaran…

Rabu, 13 Februari 2019 20:42

Open BO Dua Cewek! Tipidter Polres Tangkap Muncikari Prostitusi Online di Balikpapan

BALIKPAPAN - Polres Balikpapan menangkap seorang mucikari di Balikpapan. Dia…

Rabu, 13 Februari 2019 17:04

Ini Baru Bernyali! Tiga Pemuda Curi Mobil di Kantor Polisi

BALIKPAPAN - Polsek Balikpapan Selatan mengamankan mobil jenis Honda Jazz…

Selasa, 12 Februari 2019 18:42

Maling di Showroom Mobil dan Variasi Diciduk, Pelaku Embat Velg Mobil dan Aki

BALIKPAPAN - Aksi nekat dilakukan Tannu alias Sondak (35). Seorang…

Truk Termundur di Kilometer 1,5 Hantam Plang dan Mobil Parkir Depan Mini Market

Lomba Akuntansi Meriahkan Pembukaan Festival of Stiepan Volume 2

Gerakan Indonesia Bersih akan Diikuti Kaltara Bersih

Review FS, Tim Korsel Kunjungi KIPI

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Pengawasan Lintas Batas Negara

Cerita Peserta Autonation Modified Show; Beli Mobil Rp 90 Juta, Modifikasi Habis Ratusan Juta

Penampakan Mobil-Mobil Modifikasi Keren Mejeng di Plaza Balikpapan

Warga Asing Penghuni Rudenim Mau Kabur, Naik ke Atap dan Nantang Polisi

AYOO..! Weekend Ini Seru-Seruan di Festival of Stiepan Volume 2, Ada Fourtwnty

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*