BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 30 November 2017 09:44
Kemenristekdikti Segera Modifikasi Sistem dan Regulasi Pendidikan Tinggi
Menristekdikti, Mohammad Nasir saat menghadiri acara Rembugnas APTISI di Universitas Esa Unggul, Jakarta. (FOTO : KEMENRISTEKDIKTI FOR KALTIM POST)

PROKAL.CO,  

 

JAKARTA—Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) , Mohammad Nasir mengungkapkan bahwa Kemenristekdikti akan segera memodifikasi seluruh sistem dan regulasi yang terkait dengan pendidikan tinggi. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk antisipasi menghadapi pesatnya perkembangan  teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) sehingga mutu dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia akan tetap terjaga.

 

"Kita harus segera melakukan loncatan. Saya selalu sampaikan kepada jajaran di lingkungan Kemenristekdikti untuk bisa memperbaiki sistem dan regulasi dengan mengikuti arus perkembangan zaman. Kita harus memodifikasi secepat mungkin, bila masih memakai cara-cara lama, kita akan ketinggalan," ujar Nasir saat membuka Rembug Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Tahun 2017 di Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat, Rabu (29/11).

 

Nasir mengatakan, berbagai terobosan regulasi telah dibangun oleh Kemenristekdikti dengan memanfaatkan perkembangan teknologi TIK.  Salah satu hasilnya,  pengurusan pembukaan program studi dan pengajuan Guru Besar yang dahulu memakan waktu bertahun tahun, sekarang dengan memanfaatkan sistem berbasis teknologi telah dipangkas menjadi jauh lebih singkat.

 

"Negara yang besar bukan dilihat dari penduduknya saja, namun dari inovasi yang dihasilkan. Ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing suatu bangsa di segala aspek. Program studi di perguruan tinggi juga harus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman," tambah Nasir.

 

Tak hanya itu, dihadapan para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Nasir berpesan agar senantiasa menjaga serta meningkatkan kualitas mutu pendidikan tinggi, PTS didorong untuk melakukan merger, terutama bagi PTS yang memiliki Yayasan yang sama.

 

"Dalam momen ini, saya juga mengapresiasi sangat tinggi atas kinerja PTS di Indonesia karena saat ini, jumlah PTS yang telah terakreditasi institusi A sebanyak 26 PTS," ucap Nasir.

 

Sementara itu, Ketua Umum APTISI Budi Djatmiko turut menyambut baik dan mengapresiasi Kemenristekdikti dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya bagi PTS.  Apalagi, lanjut Budi, banyak terobosan-terobosan penting  yang telah dilakukan  untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia serta persiapan dalam menghadapi "Era Digital Disruption".

 

"APTISI senantiasa mendukung Kemenristekdikti untuk mempersiapkan sedini mungkin generasi bangsa untuk menghadapi era yang mengejutkan ini," ujar Budi.  (sar)

 


BACA JUGA

Rabu, 06 Desember 2017 08:29

Pemerintah Bakal Tunjuk Supplier Lokal untuk Kalimantan dan Papua

    JAKARTA—Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan  ketepatan sasaran bantuan…

Kamis, 30 November 2017 09:42

18 Siswa Indonesia Borong 91 Medali di Ajang WSC 2017

  JAKARTA—Di dalam ajang World  Scholar’s Cup (WSC) 2017, 18 siswa asal Indonesia…

Minggu, 26 November 2017 23:08

RI - Tiongkok Genjot Kerjasama Pendidikan Tinggi

    JAKARTA--Hasil kerja sama antara Indonesia dan RRT dalam kerangka kerja sama bilateral…

Minggu, 26 November 2017 22:58

Jaga Lingkungan, Pemerintah Jangan Hanya Fokus pada Pembangunan

      JAKARTA--Pesatnya pembangunan di Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah pusat…

Sabtu, 25 November 2017 18:16

PGRI : Penerimaan CPNS Guru Jangan Pakai Data Siluman

JAKARTA-- Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi menyambut…

Selasa, 21 November 2017 12:45

Jaga Ketahanan Pangan, DPD Minta Kaltim Waspadai Perubahan Cuaca

    BALIKPAPAN- Dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, masih ada hal yang perlu ditindak…

Jumat, 17 November 2017 23:21

WASPADA ! Beredar Surat Palsu CPNS

JAKARTA—Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)  mengaskan…

Jumat, 17 November 2017 23:12

84 Profesor Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia

    JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bakal…

Jumat, 17 November 2017 23:09
0

Semester I 2017, Prudential Bayarkan Klaim Rp 6,42 Triliun

  JAKARTA--PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), pada semster I tahun 2017 telah…

Senin, 13 November 2017 17:58

Tim Indonesia Sabet 6 Emas Olimpiade Matematika di Filipina

  JAKARTA—Tim Olimpiade Matematika Indonesia perwakilan dari Direktorat Pembinaan SMP (PSMP)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .