BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Sabtu, 25 November 2017 18:16
PGRI : Penerimaan CPNS Guru Jangan Pakai Data Siluman
Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi saat ditemui wartawan usai ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Jumat (24/11). (foto : dok)

PROKAL.CO, JAKARTA-- Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi menyambut baik adanya niatan pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) untuk membuka peneriman CPNS guru.

 

Menurutnya, ini merupakan langkah yang baik untuk menambah jumlah guru yang ada di Indonesia khususnya di daerah terpencil. “Kami terima kasih kepada pemerintah khususnya Kemendikbud dan KemenPANRB atas rencana penerimaan CPNS guru. Karena dalam catatan kami saat ini ada kekurangan 1 juta guru di Indonesia,” terang Unifah saat ditemui usai kegiatan PGRI ziarah ke Taman Makan Pahlawan di Kalibata pada Jumat (24/11). Kegiatan ziarah tersebut dalam rangka memperingati Hari Guru pada tanggal 25 November 2017.

 

Unifah menekankan, dalam penerimaan CPNS guru kali ini diharapkan mengutamakan guru honorer. Disebutkan, dari jumlah total guru di Indonesia ternyata 46 persennya merupakan guru yang berstatus honorer. Sehingga, pihaknya juga akan terus  mendorong pemerintah untuk mencarikan solusi agar guru honerer bisa memperoleh status yang jelas. 

 

“Jika nanti penerimaan berstatus PNS ataupun  P3K, kami hanya memohon utamakan guru honorer yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi termasuk di daerah 3T,” ujar Unifah.

 

Namun di samping itu yang terpenting, Unifah kembali mengingatkan bahwa dalam penerimaan CPNS guru yang rencananya akan berlangsung pada tahun 2018 mendatang , diharapkan jangan sampai ada data siluman.

 

“Jangan ada data siluman! Data yang tiba-tiba muncul. Semua harus terbuka,  beri kesempatan kepada mereka yang sudah tetdata dengan baik. Dengan begitu kita kedepankan profesioanlisme, kompetensi dan di sisi lain kita menghargai para guru yang telah lama mengabdi,” tuturnya.

 

Lebih jauh Unifah menambahkan, PGRI akan terus berjuang untuk mengembalikan kedaulatan guru yang sempat tergerus dengan maraknya aturan yaing menekan profesi guru. Sebab itu, jika pemerintah ingin mengubah pola pikir guru maka sebaiknya pemerintah tidak mempersulit  guru dan harus sejalan untuk mendorong profesionalisme guru. "Semua pihak harus memiliki kesadaran kolektif," pungkasnya.  (sar)

 


BACA JUGA

Rabu, 06 Desember 2017 08:29

Pemerintah Bakal Tunjuk Supplier Lokal untuk Kalimantan dan Papua

    JAKARTA—Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan  ketepatan sasaran bantuan…

Kamis, 30 November 2017 09:44

Kemenristekdikti Segera Modifikasi Sistem dan Regulasi Pendidikan Tinggi

    JAKARTA—Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) , Mohammad…

Kamis, 30 November 2017 09:42

18 Siswa Indonesia Borong 91 Medali di Ajang WSC 2017

  JAKARTA—Di dalam ajang World  Scholar’s Cup (WSC) 2017, 18 siswa asal Indonesia…

Minggu, 26 November 2017 23:08

RI - Tiongkok Genjot Kerjasama Pendidikan Tinggi

    JAKARTA--Hasil kerja sama antara Indonesia dan RRT dalam kerangka kerja sama bilateral…

Minggu, 26 November 2017 22:58

Jaga Lingkungan, Pemerintah Jangan Hanya Fokus pada Pembangunan

      JAKARTA--Pesatnya pembangunan di Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah pusat…

Selasa, 21 November 2017 12:45

Jaga Ketahanan Pangan, DPD Minta Kaltim Waspadai Perubahan Cuaca

    BALIKPAPAN- Dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, masih ada hal yang perlu ditindak…

Jumat, 17 November 2017 23:21

WASPADA ! Beredar Surat Palsu CPNS

JAKARTA—Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)  mengaskan…

Jumat, 17 November 2017 23:12

84 Profesor Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia

    JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bakal…

Jumat, 17 November 2017 23:09
0

Semester I 2017, Prudential Bayarkan Klaim Rp 6,42 Triliun

  JAKARTA--PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), pada semster I tahun 2017 telah…

Senin, 13 November 2017 17:58

Tim Indonesia Sabet 6 Emas Olimpiade Matematika di Filipina

  JAKARTA—Tim Olimpiade Matematika Indonesia perwakilan dari Direktorat Pembinaan SMP (PSMP)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .