BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Selasa, 21 November 2017 00:29
Aji Dedi Siapkan Konsep Kaltim Baru Religius

Bangun Ekonomi Kaltim

DIDUKUNG ULAMA: Niat Aji Dedi Mulawarman (kanan) maju sebagai Cagub Kaltim 2018 mendapatkan mendapat dukungan ulama nasional dan Sekretaris Jendral Forum Umat Islam (FUI) KH Al Khathtat (tengah).(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SEBAGAI putra daerah, Aji Dedi Mulawarman cukup prihatin dengan kondisi ekonomi Kaltim yang terus anjlok. Sementara tanah Borneo adalah lumbung bagi sumber daya alam (SDA). Bahkan menjadi salah satu pondasi ekonomi nasional. Tapi nyatanya, akselerasi pembangunan di Kaltim justru paling lambat.

Dengan latar  belakang sebagai cendekiawan ekonomi, Aji Dedi menyadari ada banyak kekeliriuan dalam konsep pembangunan di Kaltim. Khususnya pada pengelolaan dan pemanfataan SDA. Selain itu, banyak proyek pembangunan yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu yang nampak di mata Aji Dedi yakni, gaya pembangunan yang hanya terkonsentrasi pada ekonomi ekstraktif. Sementara kekuatan kemandirian untuk mengimbangi hal itu belum terbangun baik. “Kaltim secara sosiologis kultural punya pola berbeda dengan daerah lain. Masyarakat banyak hidup di sungai dan di pinggiran pantai,” jelas Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kepemimpinan Indonesia ini.

Menyatukan kepentingan antara kebudayaan, eksosistem berbasis sungai dan pantai, serta potensi SDA, bisa jadi solusi agar Kaltim tidak tergantung pada pertambangan. Akan tetapi hal itu belum disiapkan pemerintah. Pasalnya, kebijakan pemerintah saat ini mengedepankan logika keuntungan.

“Saya melihat, selama itu menguntungkan, negara mengeluarkan perizinan. Pajak dan bagi hasil hanya tersedot ke pusat. Yang hancur adalah Kaltim. Masyarakat Kaltim inikan mayoritas muslim. Religiusitasnya tinggi. Nah, ini tidak pernah dilihat secara integral, holistik sebagai potensi pembangunan,” tuturnya.

Menurutnya, sebagai konsekuensi logis atas ketergantungan Kaltim pada hasil pertambangan, yakni fluktuatifnya APBD dari tahun ke tahun. “Angka pengangguran terbuka di Indonesia itu paling besar ada di Kaltim. Nggak logis kalau pengangguran itu banyak di Kaltim, padahal pusat SDA ada di sini,” ungkap Aji Dedi.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2017, terbesar ada di Kaltim mencapai 8,55 persen dari total pengangguran di Indonesia yakni 7,01 juta orang yang bekerja.

“Mungkin saja SDA tidak terkoneksi dengan kebudayaan. Tidak terkoneksi dengan sistem peradaban sungai dan pantai. Di situ saya mencoba melihat dari sisi lain, membangun Kaltim Baru Religius,” ujar pria yang akan maju sebagai bakal calon gubernur (Cagub) Kaltim 2018 mendatang.

Dijelaskan, Kaltim Baru Religius dimaksud yakni, Kaltim yang integral. Antara kebudayaan, keagamaan, nasionalitas, ekonomi, dan peradaban sungai dan laut terintegrasi. Kaltim merupakan potret Indonesia mini. Dari suku jawa, bugis, madura, banjar, dayak, dan kutai menyatu di Kaltim.

“Saya merasa harus ada konsep baru yang integral, bukan merusak, bukan hanya mengeksploitasi kekayaan, tetapi harus membangun secara holistik. Kata kuncinya, lingkungan alam harus diselamatkan, sumber daya manusia harus dinaikan. Supaya anak-anak atau pemuda cerdas tidak lari dari Kaltim,” usulnya.

Dosen Universitas Brawijaya Malang ini melihat, banyak putra putri Kaltim yang cerdas dan pintar, namun mereka memilih tinggal di daerah orang lain. Hal itu dikarenakan siklus ekonomi, pembangunan, dan sosial budaya yang tidak dirawat  pemerintah dengan baik menjadi alasannya.

“Ini harus disadari pemerintah. Kalau generasi Kaltim merasa tidak nyaman, kan berarti ada sesuatu yang harus segera dibenahi pemerintah. Saya sebagai putra daerah, saya merasa punya tanggung jawab, saya ingin membangun Kaltim. Maka saya harus kembali. Salah satunya, saya terjun langsung sebagai Cagub di Pilgub Kaltim 2018,” katanya. (drh/adv)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 14:25

Diskon hingga 90 Persen dan Voucher Total Rp 1 Miliar

Lazada, destinasi belanja online nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara turut memeriahkan Bulan Suci…

Jumat, 25 Mei 2018 13:17

PLN Berbagi

PLN kembali berbagi kebahagiaan dengan memuliakan kaum duafa dan anak yatim di bulan suci Ramadan ini…

Selasa, 15 Mei 2018 20:00

Lewat YBM, PLN Kaltimra Salurkan Rp 140 Juta untuk Kepedulian Sesama

BALIKPAPAN – Kepedulian PLN Wilayah Kaltimra terhadap anak yatim dan kaum dhuafa begitu besar.…

Minggu, 06 Mei 2018 22:53

Menarik Perhatian, Selalu Trendi dan Elegan

JAKARTA- Di dunia fesyen dan desain interior, warna hitam selalu trendi karena memberikan kesan elegan…

Minggu, 06 Mei 2018 22:48

BMH Salurkan Zakat melalui Beasiswa

BALIKPAPAN- Komitmen Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Balikpapan dalam menyalurkan zakat dengan tepat…

Jumat, 04 Mei 2018 09:21

PLN Beri Pelayanan Prima untuk Pengusaha yang Investasi di Kaltimra

BALIKPAPAN – PLN Wilayah Kaltimra bertekad memberikan pelayanan prima kepada para pengusaha yang…

Kamis, 03 Mei 2018 15:01

Mendes PDTT: Dana Desa Jadi Inspirasi Atasi Kemiskinan di Pedesaan

ROMA, ITALIA- Kebijakan dana desa dapat menjadi inspirasi bagi negara lain dalam upayanya mengatasi…

Kamis, 03 Mei 2018 12:38

Teknisi Yamaha Adu Skill, Cari Pemenang Regional Terbaik di Kaltim

BALIKPAPAN- Teknisi terbaik saling mengadu kemampuan, Rabu (2/5). Dalam kontes teknisi Yamaha atau Indonesia…

Kamis, 03 Mei 2018 08:23

Kepuasaan Pelanggan Meningkat, PLN Akan Bangun Pembangkit Baru

"Cepat Nyala, Nyala Terus". Itulah slogan yang diusung PT PLN (Persero) Unit Layanan Khusus Tarakan…

Jumat, 27 April 2018 16:40

Ajarkan Pentingnya Kebersihan Gigi dan Mulut

SANGATTA --PT Kemilau Indah Nusantara (KIN) kembali melaksanakan program kepedulian social kepada masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .