BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Selasa, 21 November 2017 00:27
Cendekiawan Nasional Pejuang Usaha Kecil Migas

Mengenal Bakal Cagub Kaltim: Aji Dedi Mulawarman

INSPIRASI: Aji Dedi Mulawarman, bakal Cagub Kaltim 2018, selain dikenal sebagai pakar ekonomi, juga jadi inspirasi generasi muda dengan berbagai karya tulisnya.(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, Aji Dedi Mulawarman (48), bukan nama yang asing bagi para akademisi dan pemikir ekonomi nasional. Pria yang karib disapa Aji Dedi ini, adalah salah satu lokomotif di balik eksistensi organisasi Gabungan Pengusaha Kecil Nasional Minyak dan Gas (Gapina Migas) dalam Undang-undang (UU) Migas.

DIRHAN, Samarinda

Lahir 31 Desember 1969 silam, Aji Dedi Mulawarman adalah putra pasangan H Sayid Abbas Hasim dan Hj Arminiwati. Bagi tanah Benua Etam, Aji Dedi bukanlah orang asing. Ia merupakan keturunan Aji Raden Godang (Putri Sultan Kutai Kartanegara Adji Moehammad Soelaiman) dan Habib Abdurrahman Baragbah (Sahbandar dari Kutai Kartanegara di Sangkulirang).

Diakhir tahun 1953, setelah menyelesaikan SLTP di Tenggarong, H Sayid Abbas Hasim memutuskan untuk merantau di Kota Malang. Di tanah perantauan ini, H Sayid Abbas Hasim bertemu sang istri, Hj Arminiwati, wanita asal tanah Turen Malang. Dari pernikahan ini, keduanya dikarunia empat anak laki-laki. Salah satunya Aji Dedi Mulawarman.

Jauh sebelum dikenal sebagai seorang pemikir dan aktivis. Rupanya, darah cendekiawan di dalam diri Aji Dedi, tak bisa dilepaskan dari ayah, H Sayid Abbas Hasim, yang merupakan aktivis dan Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Malang tahun 1965-1967. Darah pejuang tersebut juga lekat dari sang kakek dan nenek, yang merupakan aktivis Nahdatul Ulama (NU) dan Ketua Muslimat Kutai, Kaltim.

Goresan intelektual itu, membawa Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam ini, berkecimpung HMI Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Yogyakarta. Aji Dedi bahkan dipercayakan oleh rekan sejawat menjadi Ketua HMI Komisariat Stiper kala itu.

“Semasa kuliah, saya aktif di HMI Komisariat Stiper sampai jadi ketua HMI komisariat, lalu saya ditarik jadi pengurus cabang dua periode. Ketika itu saya satu bidang dengan pak Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Kami di bidang intelektual,” ungkap ayah empat anak ini mengenang.

Semasa di HMI, proses kaderisasi Aji Dedi terbilang cukup lengkap. Dari masa perkenalan calon anggota (Maperca), basic training, hingga senior course pernah dia kenyam. Menjelang akhir kepengurusan di HMI Cabang Yogyakarta, Aji Dedi memutuskan mengakhiri masa lajang. Wanita yang jadi tambatan hatinya ialah Inti Purnomowati, Ketua Kohati HMI Universitas Gajah Mada (UGM).

“Saya menikah tahun 1994. Setelah itu saya ke Kaltim. Saya menjadi dosen tetap di Yayasan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong tahun 1994-1996. Saat itu saya juga ditunjuk sebagai tim pengembangan pertanian di Hulu Mahakam,” tutur pria yang akrab dengan kaca mata tersebut.

Karena bapak mertuanya tutup usia, Aji Dedi kemudian harus kembali ke Solo. Namun sebelum itu, Aji Dedi bersama sang kaka Aji Purnawarman sempat membangun perumahan Loa Ipuh Permai di Tenggarong tahun 1994. Perumahan ini dibangun untuk para veteran TNI dan masyarakat umum.

Perkenalan dengan dunia properti tersebut menjadi titik balik, sekaligus awal bagi Aji Dedi bersemayam dengan dunia ekonomi akuntansi. Terlebih lagi, saat bergabung di PT Perkebunan Tanjung Bahagia (PTB) tahun 1995-1996, pria yang gemar membaca dan menulis ini, telah dipercayakan sebagai staf keuangan hingga Direktur Keuangan tahun 2003.

“Karena saya terlalu banyak dikeuangan, kemudian saya jadi ingin sekolah. Masuklah saya tahun 2003 ke kampus memperdalam ilmu akuntansi, saya ambil magister akuntansi di Universitas Brawijaya,” tuturnya.

Bagaikan berjodoh, ayunan langkah inisiator Gerakan Aktivis Muda dan Ketua Yayasan Rumah Peneleh ini, mengeluti dunia ekonomi akuntasi berbuah manis. Menyelesaikan magister hanya dalam kurun waktu satu tahun 11 bulan, Aji Dedi menorehkan prestasi akademik yang cukup gemilang, dengan menjadi wisudawan terbaik Universitas Brawijaya tahun 2015, Cumlaude IPK 3,91. Serta dinobatkan sebagai wisudawan terbaik untuk jenjang S-3 di tahun 2008 dengan hasil Suma Cumlaude IPK 4,0.

“Saat saya lulus S-2, saya langsung diminta melanjutkan S-3 oleh para guru besar di Universitas Brawijaya Malang,” tuturnya berbagi cerita dengan media ini.

Prestasi apik Aji Dedi di dunia akademi berlanjut dengan keberhasilan dia meraih sejumlah penghargaan untuk penulisan artikel, baik nasional maupun internasional. Salah satunya datang dari negara tetangga, internasional award Malaysia.

“Saya kuliah S-3 cuman dua tahun sepuluh bulan. Saat S-2, tesis saya tentang Akuntansi Syariah, Mendesain Laporan Keuangan Syariah. Kalau tesis itu cuman laporan penganti laba rugi, sementara di S-3, disertasi saya itu mengganti seluruh laporan keuangan yang konvensional menjadi laporan keuangan syariah,” terangnya.

Pengurus DPP Himpunan Pengusaha KAHMI tersebut bercerita, dari persentuhan keilmuan ekonomi akutansi itulah, dia mulai mencoba mengintegrasikan antara akuntansi, islam dan pertanian. Dari situ muncul akuntansi pertanian yang juga menjadi buku pertama yang dia tulis tahun 2008. Atas sumbangsi pemikirannya di dunia ekonomi, Aji Dedi bahkan dimasukan dalam daftar 500 cendekiawan nasional 2014-2015 versi Webometric.

Sebelum dikenal sebagai seorang akademisi dan cendekiawan, Aji Dedi telah lebih dulu menapakan keilmuan dengan terlibat pada Gapina Migas tahun 2000. Lembaga tersebut membantu pengusaha kecil Migas diseluruh Indonesia agar diakui pemerintah. Salah satunya Gapina Migas mendorong sektor koperasi dan UKM masuk dalam UU Migas.

“Karena butuh power tambahan, saya diminta dan direkrut jadi Wakil Ketua Umum Gapina Migas. Dari situ peran saya adalah legal drafting atas UU Migas. Tujuannya supaya usaha kecil dan koperasi masuk di UU. Alhamdulillah, saat itu berhasil, usaha kecil dan koperasi migas masuk, dan satu-satunya UU sektoral di Negeri ini sebagai salah satu pemain bisnis. Saat itu saya adalah Ketua Tim Legal Drafting,” ungkap pria yang pernah berafiliasi di Executive Committee, Crical Accounting Society, New York, USA tersebut.

Atas prestasi tersebut, pria yang pernah dicalonkan sebagai Menteri Pertanian di kabinet kerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla ini, mendapatkan kepercayaan sebagai anggota Tim Kecil Blue Print Hilir Migas Nasional Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2001-2002. Tim ini terdiri dari lima orang, mantan Dirut Pertamina, Direktur Petrus Petroleum, Kementrian Keuangan Bidang Migas, Direktur PGN, dan Aji Dedi Mulawarman sebagai perwakilan Gapina Migas.

“Saya kalau urusan migas, insya Allah paham. Karena dari situ saya sempat jadi anggota kumpulan perusahaan migas. Saya jadi anggota kehormatan Bimasena Oil and Gas Executive Forum. Dari situ saya ngomong oil for people, saya bersama Imron Rosadi Hamid. Saat itu, beliau Sekretaris Legal Drafting. Kami berdualah yang memunculkan istilah oil for people,” jelas dia.

Dia mengatakan, konsep tersebut bahkan dipaparkan dirinya bersama Imron Rosadi dihadapan para pengusaha migas nasional. “Kami menyampaikan, minyak itu milik rakyat, bukan milik perusahaan internasional. Jadi harus kembali ke rakyat. Saya dan kawan-kawan di Gapina Migas berhasil mendapatkan kuota migas untuk usaha kecil,” sambungnya.

Sebagai seorang aktivis, alumni SMA Negeri 4 Surakarta ini mengakui, dirinya sempat merasakan kejenuhan. Kala itu, Aji Dedi merasa frustasi dengan situasi bangsa yang carut marut. Keputusan dia menekuni magister dan doktor ekonomi akuntansi, pada prinsipnya adalah bagian dari perlawanan dirinya.

Namun darah pejuang semasa di HMI memanggilnya untuk tetap istiqomah berjuang. Pasca meraih gelar doktor, Aji Dedi kembali membulatkan tekat untuk berjuang membangun bangsa ini. Titik klimaksnya, Aji Dedi bergabung dengan tim Barisan Nusantara (Barnus) dan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pakar Barnus, mengodok dapur kepakaran mendorong Anies Baswedan jadi Menteri Pendidikan tahun 2014.

“Pak Anies saat itu jadi Menteri. Saat bersamaan, saya juga didorong oleh Gepak, Ikapakarti, KKSS, Kadin Kaltim, LKK, RKIH Kaltim, Majelis Dewan Adat Dayak Borneo, para akademisi Kaltim, Projo Kaltim, para ulama dan pimpinan pondok pesantren, sampai keluarga kesultanan menjadi Menteri Pertanian. Nama saya sempat masuk lima besar. Tapi saat itu garis tanggan belum berkehendak. Tapi segalanya tetap saya syukuri,” pungkasnya. (*)

TENTANG AJI DEDI MULAWARMAN

Nama: Dr. Aji Dedi Mulawarman, SE., SP., MSA

TTL: Malang, 31 Desember 1969

Alamat: Kampung Baru, Tenggarong

Istri: Inti Purnomowati

Anak:

Aji Nur Afifatul Hasna

Aji Mufliah Nur Azizah

Aji Rahmanda Alam Semesta

Aji Nur Aliya Permatahati

Ayah: H Sayid Abbas Hasim

Ibu: Hj Arminiwati

Sekolah:

SDN Lowokwaro II Malang (1982)

SMPN 3 Malang (1985)

SMAN 4 Surakarta (1988)

Institut Stiper Yogyakarta (1994)

Magister Sains Akutansi Universitas Brawijaya (2005)

Doktor Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (2008)

 

AKTIVITAS

1. Komite Audit, PT. PG Rajawali Nusantara Indonesia 1 (BUMN), 2015-2016

2. Tim Kecil Blue Print Hilir Migas Nasional Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2001-2002

4. Inisiator Gerakan Aktivis Muda sekaligus sebagai Ketua Yayasan Rumah Peneleh,

5. Dosen Jurusan Akuntansi  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang

6. Dosen Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang

 

PRESTASI

Best Paper Awards Nasional

1. Simposium Nasional Akuntansi IX IAI-KAPd, Unand, Padang, 23-26 Agustus 2006

2. Simposium Nasional Ekonomi Islam 4, UII Yogyakarta. 8-9 Oktober 2009

Best Paper Awards Internasional

1. The 1st Accounting Conference Indonesia University Jakarta, 7-9 Nopember 2007

2. Qualitative Research Conference (QRC) 2016, 24-26 May 2016, Penang, Malaysia

 

KARYA TULIS

1. 2024 Hijrah Untuk Negeri: Kehancuran atau Kebangkitan (?) Indonesia dalam Ayunan Peradaban (2016)

2. Jang Oetama: Jejak dan Perjuangan HOS Tjokroaminoto (2015) – Best Seller Nasional

3. Gugurnya Petani Rakyat: Episode Perang Laba Pertanian Nasional (2014) – menulis bersama Vaisal Amir, SE, Dr. Ari Kamayanti, dan Prof. Gugus Irianto.

4. Presenter berbagai konferensi Internasional, seperti di Bangkok Thailand (2009); Yunani (2011), Australia (2012), New York Amerika Serikat (2013), Malaysia (2016) dan lainnya (baik sendiri maupun bersama)

 


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 00:29

Meriahkan Momen Natal, Aston Berbagi Penawaran Menarik

SAMARINDA – Tidak terasa hampir tiba di penghujung tahun 2017. Itu berarti sebentar lagi akan…

Sabtu, 09 Desember 2017 19:25

Pasokan Elpiji Kaltim Aman, Pertamina Tambah Pasokan 10 Persen

BALIKPAPAN- Pertamina memastikan pasokan LPG 3 kg di Kalimantan Timur cukup. Karenanya konsumen tidak…

Kamis, 07 Desember 2017 15:27

Dukung Penjualan BBM Legal, BNI MoU dengan Hiswana Migas Kalimantan

BALIKPAPAN - Dukung penjual BBM eceran supaya menjual BBM lebih safety dan legal. BNI bekerjasama dengan…

Kamis, 26 Oktober 2017 21:32

KPU Gelar Jalan Sadar Pemilu, Siapkan Puluhan Doorprize Menarik

SAMARINDA – Meningkatkan partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu),…

Selasa, 24 Oktober 2017 01:08

Spesial Bulan Oktober, Hotel GK Samarinda Siapkan Diskon Khusus LHO...

SAMARINDA – Di Oktober ini, Hotel Grand Kartika Samarinda secara khusus menyediakan diskon bagi…

Senin, 16 Oktober 2017 23:38

Hj SPD Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacabup Partai Demokrat

PENAJAM- Hj. Sandra Puspa Dewi (SPD) menunjukkan keseriusannya untuk bertarung dalam Pemilihan Bupati…

Senin, 16 Oktober 2017 17:45

Iluni UI Kaltim Operasi Gratis Penderita Katarak di Tiga Daerah

  SAMARINDA – Memfasilitasi masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan…

Senin, 09 Oktober 2017 17:16

12 Motor Bak Sampah Siap Mengaspal di PPU

PENAJAM- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan bantuan 12 unit motor bak sampah…

Senin, 09 Oktober 2017 16:52

Sempat Vakum Dua Bulan, Pengajian Al-Muhibbin Digelar Lagi

PENAJAM- Jamaah Majelis Taklim Al-Muhibbin Penajam Paser Utara (PPU) patut bergembira. Setelah vakum…

Senin, 09 Oktober 2017 13:55

SJA Peduli Pendidikan, Motivasi Pelajar lewat Career Day

SAMARINDA – Menumbuhkan mental pelajar menjadi generasi gemilang turut mendapat perhatian PT Surya…

Pasokan Elpiji Kaltim Aman, Pertamina Tambah Pasokan 10 Persen

Dukung Penjualan BBM Legal, BNI MoU dengan Hiswana Migas Kalimantan

Meriahkan Momen Natal, Aston Berbagi Penawaran Menarik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .