BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Selasa, 07 November 2017 00:44
Semangat Pemuda 1928 untuk Indonesia
CATATAN Oleh: Riska Mahasiswa Universitas Mulawarman

PROKAL.CO, Oleh: Riska

Mahasiswa Universitas Mulawarman

Kini manusia hidup dalam di mensi kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang tinggi. Individu yang tinggal di daratan berbeda dapat dengan mudah berinteraksi dalam hitungan detik. Bahkan informasi yang berasal dari daratan timur dapat diketahui dengan cepat di daratan barat. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya memudahkan proses interaksi manusia dilingkup domestik, tetapi juga di dalam lingkup internasional.

Sekilas dampak positif dari kemajuan ini cenderung mendominasi. Namun seiring perkembangan zaman, kebutuhan dan kepentingan manusia menjadi semakin bervariasi. Terdapat individu maupun kelompok yang menjadikan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat untuk mencapai kesenangan dan kepentingannya. Sehingga kemajuan ini tidak hanya memperlihatkan dampak yang positif saja, namun berikut dengan dampak negatifnya.

Contoh konkret yang terjadi adalah penyalahgunaan foto salah satu petinggi bangsa ini ketika sedang sakit dan menjalani perawatan. Jika dilihat dari sisi sang editor, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memicu semangatnya untuk berkreasi dan berinovasi serta menjadi media publikasi bagi karya-karyanya. Tidak hanya itu, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pun menjadi wadah penyaluran kritik atas kasus yang menjerat pejabat di bangsa ini dan wujud penarikan legitimasi sang editor dari karya tersebut.

Namun, jika dilihat dari sisi humanisme, aksi ini merupakan wujud dari kemunduran moralitas pemuda bangsa. Pemuda tak lagi memandang batas-batas privasi seseorang dan cenderung menjadikannya sebagai guyonan, meskipun ada aturan hukum yang mengatur tentang fitnah dan pencemaran nama baik. Ini menunjukkan bahwa pemuda sudah mulai mengabaikan aturan hukum yang dimiliki oleh negaranya sendiri. Jika seorang pemuda mengabaikan hukum, artinya pemuda itu hampir sama seperti oknum negara yang melakukan korupsi ataupun tindak pidana lainnya. Meskipun pihak yang dirugikan tidak sebanyak kasus korupsi.

Sejatinya pemuda dituntut untuk menjadi pilar-pilar bagi kemajuan Indonesia. Pemuda Indonesia harus menjadi sumber daya manusia yang mumpuni dan berkualitas tinggi dengan berlandaskan imtaq dan iptek. Bukan sebaliknya. Banyak pemuda Indonesia yang melupakan jati diri, tujuan, dan cita-cita bangsa. Bahkan pemuda melupakan perannya sebagai salah satu aktor penting dalam mewujudkan impian negaranya. Melupakan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana yang dicetuskan oleh para pemuda terdahulu tepat pada 89 tahun silam lamanya.

Semangat pemuda 1928 tidak menuntut pemuda masa kini untuk menjadi penguasa di dunia. Semangat pemuda 1928 tidak meminta pemuda masa kini menaklukkan Rusia ataupun Amerika. Pemuda 1928 juga tidak menuntut pemuda masa kini untuk sibuk bergelut di dalam konflik Korea Utara berikut musuh dan koalisinya.

Namun semangat pemuda 1928 menginginkan pemuda masa kini yang sarat akan keluhuran budi, menjujung tinggi moralitas, taat pada hukum, mencintai multikulturalisme yang sekian tahun menjadi kekayaan terpenting di Indonesia, kemampuan berpikir global dengan bertindak secara lokal, serta semangat nasionalisme demi Indonesia yang lebih baik. Pemuda masa kini adalah generasi pemuda 1928 selanjutnya. (***)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 00:12

Didukung Ulama dan Presidium Aksi 212, Aji Dedi Kian Mantap Menuju Pilgub Kaltim

SAMARINDA – Keinginan Aji Dedi Mulawarman maju sebagai calon gubernur (cagub) di Pemilihan Gubernur…

Selasa, 14 November 2017 09:07

Ubah Paradigma Anak Muda pada Industri Kreatif Digital

BALIKPAPAN- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar acara Bekraf Developer Day (BDD),  Sabtu (11/11).…

Selasa, 14 November 2017 01:34

Aji Dedi Alternatif KT-1

SAMARINDA – Nama Aji Dedi Mulawarman belakangan santer terdengar menjelang gelaran Pemilihan Gubernur…

Selasa, 14 November 2017 01:33

Aji Dedi Melesat

SAMARINDA – Penambahan suara yang terus terjadi mendukung Aji Dedi Mulawarman membuat dosen pascasarjana…

Sabtu, 11 November 2017 01:00

Aji Dedi Terus Bergerak

SAMARINDA – Masuknya nama Aji Dedi Mulawarman, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Forum Dosen…

Selasa, 07 November 2017 23:57

Aji Dedi Mulawarman Hadirkan Kejutan

SAMARINDA – Kehadiran Aji Dedi Mulawarman sebagai salah satu kandidat bakal calon gubernur (Cagub)…

Selasa, 07 November 2017 00:43

Aji Dedi Mulawarman Ramaikan Bursa Cagub Kaltim

SAMARINDA – Bursa bakal calon gubernur (Cagub) Kaltim 2018 di polling garapan Metro Samarinda…

Selasa, 17 Oktober 2017 21:52

Telkom Peduli Budaya Nusantara

BALIKPAPAN- Tarian Dayak yang menjadi kekhasan dari Kaltim ditampilkan Senin (16/10) malam menarik perhatian…

Selasa, 17 Oktober 2017 21:26

Setia Pakai Daihatsu, Mobil Warga Ini "Disulap" Jadi Seperti Baru Lagi

BALIKPAPAN- Empat warga Balikpapan ini beruntung membeli mobil Daihatsu. Karena setia pada pabrikan…

Rabu, 11 Oktober 2017 00:00

KPU Buka Penerimaan PPK PPS

SAMARINDA – Seleksi penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara…

“Menjual” Toleransi di Kinibalu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .