BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 10 Oktober 2017 01:27
Kasus Dwi Hartanto Jadi Bahan Evaluasi Kemristekdikti

PROKAL.CO, JAKARTA—Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa kasus Dwi Hartanto, mahasiswa doktoral di Technisse Universiteit Delft Belanda yang melakukan kebohongan mengenai jati dirinya bakal menjado bahan evaluasi bagi Kemristekdikti.

"Kasus saudara Dwi ini menjadi pembelajaran bagi kami agar ke depannya program serupa dapat berjalan dengan lebih baik lagi. Kami terus melakukan evaluasi yang berkelanjutan, tidak hanya pada program ini, tetapi kepada seluruh program dan kebijakan," ucapnya di Jakarta, Senin (9/10).

Mantan wakil menteri kesehatan ini menerangkan, kejadian ini patut dijadikan sebuah pelajaran yang amat berharga bagi yang bersangkutan, dan kemudian dimaknai untuk melakukan perubahan menjadi baik.

“Untuk Saudara Dwi ingin kami sampaikan, bahwa dalam bertindak harus dingat konsekuensi dan tanggung jawab dari tindakan tersebut. Kita seringkali terlalu gampang untuk meminta maaf dan memaafkan suatu kesalahan, namun kita juga seringkali lupa bahwa kita selalu sulit untuk melupakan sebuah kesalahan. Jadi kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi Saudara Dwi” tegas Ghufron.

Diketahui, Dwi Hartanto, diketahui berbohong mengenai prestasinya. Disebut-sebut memiliki sederet prestasi di bidang antariksa, nama Dwi pun melambung dan diberitakan oleh berbagai media.

Kenyataannya, dalam dokumen klarifikasi sepanjang 5 halaman, yang dimuat di situs ppidelft.net, Dwi mengatakan dirinya khilaf memberikan informasi yang tidak benar, baik melalui media massa maupun media sosial. Bahkan, diakui pula informasi yang disampaikannya selama ini tidak akurat dan cenderung melebih-lebihkan, serta tidak melakukan koreksi, verifikasi, dan klarifikasi segera setelah informasi yang tidak benar itu meluas. (sar/pro)


BACA JUGA

Rabu, 06 Desember 2017 08:29

Pemerintah Bakal Tunjuk Supplier Lokal untuk Kalimantan dan Papua

    JAKARTA—Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan  ketepatan sasaran bantuan…

Kamis, 30 November 2017 09:44

Kemenristekdikti Segera Modifikasi Sistem dan Regulasi Pendidikan Tinggi

    JAKARTA—Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) , Mohammad…

Kamis, 30 November 2017 09:42

18 Siswa Indonesia Borong 91 Medali di Ajang WSC 2017

  JAKARTA—Di dalam ajang World  Scholar’s Cup (WSC) 2017, 18 siswa asal Indonesia…

Minggu, 26 November 2017 23:08

RI - Tiongkok Genjot Kerjasama Pendidikan Tinggi

    JAKARTA--Hasil kerja sama antara Indonesia dan RRT dalam kerangka kerja sama bilateral…

Minggu, 26 November 2017 22:58

Jaga Lingkungan, Pemerintah Jangan Hanya Fokus pada Pembangunan

      JAKARTA--Pesatnya pembangunan di Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah pusat…

Sabtu, 25 November 2017 18:16

PGRI : Penerimaan CPNS Guru Jangan Pakai Data Siluman

JAKARTA-- Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi menyambut…

Selasa, 21 November 2017 12:45

Jaga Ketahanan Pangan, DPD Minta Kaltim Waspadai Perubahan Cuaca

    BALIKPAPAN- Dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, masih ada hal yang perlu ditindak…

Jumat, 17 November 2017 23:21

WASPADA ! Beredar Surat Palsu CPNS

JAKARTA—Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)  mengaskan…

Jumat, 17 November 2017 23:12

84 Profesor Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia

    JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bakal…

Jumat, 17 November 2017 23:09
0

Semester I 2017, Prudential Bayarkan Klaim Rp 6,42 Triliun

  JAKARTA--PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), pada semster I tahun 2017 telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .