BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Minggu, 10 September 2017 00:08
Kisah Hariyanto Pimpin Hotel Grand Elty Singgasana, Kukar, Rutin Latih Karyawan, Tak Segan Berbagi Ilmu
Hariyanto(DIRHAN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, Sebagai pekerja hotel, Hariyanto harus siap dengan segala kemungkinan di depan. Termasuk ketika dipercaya menangani hotel berstatus take over dengan berbagai masalah. Tak gentar, Hariyanto mengutamakan kesabaran dalam mempertahankan hotel agar tetap mampu menerima tamu.

LUKMAN MAULANA, Kutai Kartanegara

Dalam benak Hariyanto muda, tidak pernah terbersit keinginan bekerja di hotel. Selepas menyelesaikan pendidikan 12 tahun, anak ketiga dari empat bersaudara ini punya keinginan lanjut kuliah dengan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN). Namun tampaknya suratan takdir bicara lain.

“Karena gagal UMPTN, saya jadi berpikir cari sekolah yang cepat kerja. Nah, saya diajak teman untuk sekolah perhotelan dan pariwisata,” kisah Hariyanto saat ditemui Metro Samarinda.

Keinginan itu membawa Hariyanto menempuh pendidikan di Hotel and Tourism Training Center Bali. Lulus di tahun 1991, dia langsung bekerja di tenaga lepas Hotel Patra Jasa di bagian dapur. Dari situlah kariernya sebagai pekerja hotel mulai bergerak yang membawanya ke Malang. Tepatnya di Tugu Park Hotel.

Serangkaian posisi pernah dirasakannya mulai dari steward, cook helper, dan waiter. Hingga kemudian pada 1993, Hariyanto dipromosikan menjadi senior bartender di hotel bintang tiga tersebut. “Setelah itu saya beberapa kali pindah hotel di Jawa, Sulawesi, Sumatra, dan Kalimantan,” tambahnya.

Segudang pengalaman bidang perhotelan membawa Hariyanto perlahan mendekati jabatan general manager (GM). Sebelum itu, dia dipercaya menjadi executive assistant manager di Hotel Sagita Balikpapan dari 2006 hingga 2010. Barulah di 2010, Hariyanto dipercaya menjadi GM di Hotel Grand Elty Singgasana, Kutai Kartanegara (Kukar).

“Bukan hal yang mudah saat pertama menangani Grand Elty Singgasana. Karena hotel ini merupakan take over dari Hotel Singgasana milik Pemkab Kukar,” sebut ayah dua anak ini.

Pada awal memimpin hotel bintang tiga ini, sederetan masalah dihadapkan pada Hariyanto. Mulai dari persoalan utang-piutang hotel, sumber daya manusia, hingga ketidakseimbangan pendapatan dengan pengeluaran. Namun bukan tanpa sebab Hariyanto bisa dipilih menjadi seorang GM. Dengan pengalaman yang dimiliki, serangkaian kebijakan pun diambilnya.

“Saya menyadari pengeluaran paling besar di hotel itu ada pada kebutuhan energi dan karyawan. Karenanya untuk menyehatkan hotel, saya memangkas biaya pada dua bidang tersebut,” jelasnya.

Kebijakan tidak populer pun mesti diambilnya, yaitu melakukan pengurangan jumlah karyawan. Dari yang awalnya 130 orang, menyusut drastis hingga 53 orang. Pengurangan karyawan ini menimbulkan masalah terkait pesangon yang menjadi hak para karyawan. Bukan masalah yang mudah untuk diselesaikan, karena nilai pesangon ini begitu besar hingga mencapai miliaran.

“Pesangon ini menjadi tanggung jawab perusahaan yang mengambil alih hotel dari pemkab. Namun diberikannya secara berkala. Nah, ini yang tidak diterima para karyawan sehingga kami sempat didemo waktu itu,” kenang Hariyanto.

Sempat melewati hari-hari berat, perlahan kondisi Grand Elty Singgasana yang dia pimpin mulai membaik. Neraca keuangan bisa kembali seimbang. Walaupun perubahannya tidak signifikan, namun mampu membawa hotel berada dalam kondisi yang sehat. Tanpa terasa sudah berjalan tujuh tahun Hariyanto memimpin hotel yang memiliki 74 kamar ini.

“Sebenarnya mengelola hotel itu mudah. Yang terpenting harus mengedepankan pelayanan terbaik kepada para tamu,” urainya.

Meski begitu, kualitas SDM di Grand Elty Singgasana kala dia masuk terbilang belum sesuai standar pelayanan yang baik. Sebagaimana hotel-hotel di daerah, mayoritas karyawannya didominasi lulusan SMA. Tidak ada yang secara spesifik berasal dari sekolah perhotelan dan pariwisata. Hal ini kemudian dia tangani dengan cara gencar melakukan pelatihan rutin setiap pekan.

“Perlu kesabaran untuk bisa menghasilkan SDM yang baik, yang bisa menerapkan hospitality sebagaimana mestinya,” ungkap penggemar gowes dan futsal ini.

Pelayanan terbaik memang mutlak dimiliki setiap hotel. Bila tidak, tentu akan banjir komplain dari para tamu. Apalagi para tamu berasal dari beragam karakter dan latar belakang yang berbeda satu sama lain. Termasuk salah satunya tamu yang begitu perfeksionis dan mengajukan komplain untuk perkara yang sepele.

“Ada tamu yang begitu sensitif, hanya karena ada sehelai rambut saja bisa begitu marah. Pernah juga kami dikomplain tamu yang marah sampai gebrak-gebrak meja,” bebernya.

Karena itulah, diperlukan manajemen komplain yang baik dari setiap pekerja hotel. Dalam hal ini, Hariyanto mendengarkan setiap keluhan dengan seksama. Serta meminta maaf sekalipun sebenarnya pihak hotel tidak melakukan kesalahan. Lantas setiap keluhan ditindaklanjuti sesuai keinginan tamu.

“Untuk meredakan kemarahan tamu, biasanya kami memberikan diskon atau merchandise. Tentu ada harga yang harus kami bayar. Maka dari itu harus sebisa mungkin meminimalkan komplain,” terang Hariyanto.

Dengan seabrek pengalaman, dia mengaku senang bekerja di hotel karena bisa selalu tampil bersih dan rapi. Sementara dukanya yaitu waktu yang banyak tersita dalam kapasitasnya memastikan pelayanan prima di hotel. Karena acapkali kegiatan-kegiatan di hotel membuatnya mesti bekerja dengan porsi waktu yang lebih banyak.

“Kadang sulit membagi waktu, khususnya waktu bersama keluarga. Karena ada kegiatan-kegiatan yang harus ditangani,” ujarnya.

Dalam menjalani hidup, Hariyanto punya prinsip untuk selalu bersyukur dengan apa yang dia dapat. Serta ikhlas dalam berbagai sendi kehidupan, termasuk dalam bekerja di hotel. Dia pun tak segan berbagi ilmu yang dimiliki kepada anak buahnya. Prinsip ini ditularkannya pada setiap karyawan yang ada di Grand Elty Singgasana.

“Saya sampaikan pada teman-teman agar mau berbagi ilmu kepada sesama karyawan. Sehingga karyawan di hotel bisa memiliki banyak keahlian yang mendukung kualitas pelayanan di hotel,” tandas pria kelahiran Jember, 1 Desember 1972 ini. (***)


BACA JUGA

Selasa, 14 November 2017 09:07

Ubah Paradigma Anak Muda pada Industri Kreatif Digital

BALIKPAPAN- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar acara Bekraf Developer Day (BDD),  Sabtu (11/11).…

Selasa, 17 Oktober 2017 21:52

Telkom Peduli Budaya Nusantara

BALIKPAPAN- Tarian Dayak yang menjadi kekhasan dari Kaltim ditampilkan Senin (16/10) malam menarik perhatian…

Selasa, 17 Oktober 2017 21:26

Setia Pakai Daihatsu, Mobil Warga Ini "Disulap" Jadi Seperti Baru Lagi

BALIKPAPAN- Empat warga Balikpapan ini beruntung membeli mobil Daihatsu. Karena setia pada pabrikan…

Rabu, 11 Oktober 2017 00:00

KPU Buka Penerimaan PPK PPS

SAMARINDA – Seleksi penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara…

Minggu, 08 Oktober 2017 22:09

Semua Aset Negara Dinilai Ulang

    SAMARINDA – Semua asset negara alias barang milik negara (BMN) bakal dinilai ulang…

Minggu, 24 September 2017 00:11

PAD Kaltim Bertambah Rp 180 M

SAMARINDA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim direncanakan bakal mengalami pertambahan dalam…

Minggu, 24 September 2017 00:09

Ribut-Ribut Ngomongin PKI

Oleh: Lukman Maulana, Wartawan Metro Samarinda  Ada sebuah isu yang begitu menarik menjadi bahasan…

Sabtu, 16 September 2017 22:55

Islam dalam Pusaran Kapitalis dan Komunis

Penulis: Agusriansyah Ridwan (Politisi PKS dan Anggota DPRD Kutim) Propaganda dan stigma asal yang mempertahankan…

Rabu, 13 September 2017 00:43

Dari Hobi dan Seni hingga Koleksi Motor Antik Seharga Rp 350 Juta

Hobi terkadang membuat orang bisa melakukan apa saja. Bahkan untuk hal-hal yang dianggap “nyeleneh”.…

Minggu, 10 September 2017 00:09

Klaim Punya Modal dampingi Rita, Nusyirwan Siap 100 Persen

“Dalam konteks koalisi, saya direstui dan diberikan izin oleh partai untuk melamar di Golkar sebagai…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .