BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Jumat, 11 Agustus 2017 09:57
Perusahaan Ini Tanam 2.000 Mangrove. Untuk Apa Ya?
Penanaman mangrove di kawasan pelabuhan untuk menekan abrasi.

PROKAL.CO, PASER - Kerusakan lingkungan pesisir adalah salah satu masalah lingkungan yang harus diperhatikan dengan baik. Hilangnya Mangrove menyebabkan abrasi yang mengganggu kehidupan masyarakatdalam jangka panjang.

PT Borneo Indah Marjaya-Palma Plantasindo (PT BIM-PPS) mengadakan program Gerakan Bersama Untuk Lingkungan (Gerebek Lingkungan). Kegiatan diadakan Sabtu, 5 Agustus 2017 ini adalah aksi untuk menghijaukan kembali kawasan pantai yang mulai gersang juga mengalami abrasi.

“Sementara, pohon peneduh dan penghalang abrasi belum ada,” pungkas Novi Sujatmiko selaku ketua panitia acara Gerebek Lingkungan. Atas inventarisasi masalah tersebut, Gebrak Lingkungan menanam 2.000 bibit mangrove.

“2000 bibit mangrove yang ditanam di sekitar pelabuhan ditujukan agar  tingkat abrasi dan intrusi air laut bisa berkurang pada masa yang akan datang,” ujar Suyono, Administratur

Berlokasi di sekitar Pelabuhan Apar Besar, kegiatan ini menghadirkan warga sekitar. Community Development Area Manager (CDAM) PT Astra Agro Lestari Tbk, Amin Gunaraharja, yang merupakan induk dari PT BIM-PPS menjelaskan, “Kegiatan menjaga lingkungan, bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus saling bekerjasama untuk menjaga kelestariannya.”

Masyarakat adalah komponen utama dalam pelestarian lingkungan. Sambutan hangat  masyarakat menjadikan kegiatan menjadi lebih semangat. “Masyarakat sangat antusias dan berinisiatif. Kedepan, masyarakat akan merasakan manfaat dari kegiatan ini,” lanjut Amin.

Selain itu, Gerebek Lingkungan juga berupaya untuk menyiapkan masyarakat yang memiliki kecintaan kepada lingkungan. Hal ini diaplikasikan dengan mengajak 70 siswa SD BIM untuk turut serta dalam kegiatan. Amin menjelaskan, “Anak-anak harus mencintai lingkungan sejak dini agar lingkungan tetap lestari pada masa yang akan datang.”

Pemerintah Daerah Kabuten Paser yang diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup menyatakan, “Pemerintah sangat mendukung dan menyambut positif apa yang dilakukan oleh PT BIM-PPS. Harapannya, kegiatan ini dapat terus dilanjutkan.

Hal yang dilakukan oleh PT BIM-PPS ini sejalan dengan tema besar Hari Lingkungan Hidup Sedunia yakni Connecting People to Nature” atau menyatukan manusia dengan alam. Sinergi manusia dan alam akan memberikan kesinambungan kehidupan.

Kegiatan  Gerebek Lingkungan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni tahun 2017. “Walaupun terkesan terlambat, namun kita perlu sadar bahwa upaya pelestarian lingkungan dan alam sekitar tidak kaku hanya pada waktu tertentu, melainkan kapanpun, dimanapun dan siapun bisa melakukannya,” lanjut Novi. “Kegiatan ini diadakan atas kepedulian PT BIM terhadap alam sekitar,” lanjutnya.

Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh diatar rawa berair payau yang terletak di garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Areal berlumpur yang ada disekitar Pelabuhan Apar Besar sangat berpotensi sebagai lahan target untuk penanaman bibit mangrove, seperti dua jenis mangrove yang ditanam pada kegiatan ini, yakni bakau kurap dan api-api. Hutan mangrove memiliki banyak manfaat, diantaranya berperan sebagai penahan/peredam abrasi air laut, penahan intrusi air laut ke darat, penahan angin kencang dan ombak serta rumah bagi banyak biota laut.

Semoga dengan melakukan penanaman mangrove akan datang manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (*)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 14:10

Guru Asal Sebatik Raih Gelar Juara I Guru SMA/SMK Berdedikasi

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akhirnya mengumumkan bahwa dari 875…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:56

Pecahkan Rekor Perayaan HUT RI di Batas Negara

    SEBATIK-Perayaan HUT ke-72 RI pagi ini di perbatasan Indonesia-Malaysia, akan ditandai…

Rabu, 16 Agustus 2017 23:55

Muluskan Jalan ke Negeri Jiran, Menteri: Jangan Hanya Jadi Seremonial

SEBATIK-Pemerintah tak ingin teras negara tidak kinclong. Proses pemulusan pun terus dilakukan. Agar…

Rabu, 16 Agustus 2017 23:48

Ekspor Perdana Bandeng Tanpa Duri ke Tawau

SEBATIK-Peluang usaha di kawasan perbatasan terbuka lebar. Salah satunya di Pulau Sebatik, Kabupaten…

Jumat, 11 Agustus 2017 09:57

Perusahaan Ini Tanam 2.000 Mangrove. Untuk Apa Ya?

PASER - Kerusakan lingkungan pesisir adalah salah satu masalah lingkungan yang harus diperhatikan dengan…

Selasa, 01 Agustus 2017 10:06

Direktur Kaltim Post Terima Kartu Kompetensi Wartawan Utama

SAMARINDA – Direktur Kaltim Post Rusdiansyah Aras mendapat kartu kompetensi wartawan utama dari…

Selasa, 01 Agustus 2017 09:55

Mau Tahu Berapa Banyak Wartawan yang Kompeten di Kaltim? Cek Ini

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim terus mendorong jurnalis di Kaltim untuk…

Selasa, 01 Agustus 2017 00:46

Aston Balikpapan Jadi Surga Para Pencinta Kambing

Bagi penikmat daging kambing, ada kabar gembira dari Aston Balikpapan. Khusus menyambut bulan kemerdekaan…

Sabtu, 29 Juli 2017 00:06

‘Daerah Pelosok Dianaktirikan', Pemprov Diminta Bijak

SAMARINDA – DPRD Kaltim menilai kesenjangan pembangunan antara perkotaan dan daerah pelosok sangat…

Sabtu, 29 Juli 2017 00:05

“Komunikasi adalah Kunci Kesuksesan”

SAMARINDA - Membangun sinergi dengan berbagai stakeholder terus dilakukan Metro Samarinda. Salah satunya…

Pecahkan Rekor Perayaan HUT RI di Batas Negara

Ekspor Perdana Bandeng Tanpa Duri ke Tawau

Muluskan Jalan ke Negeri Jiran, Menteri: Jangan Hanya Jadi Seremonial

Guru Asal Sebatik Raih Gelar Juara I Guru SMA/SMK Berdedikasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .