BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 08 Agustus 2017 22:25
Implementasi PPK, Mendikbud Pastikan Struktur Kurikulum Tidak Diubah
(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menegaskan bahwa Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) tidak mengubah struktur kurikulum, dan menambah waktu belajar siswa di sekolah.  Bahkan, Muhadjir justru mengimbau agar sekolah tidak melakukan penambahan waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas (intrakurikuler) di luar ketentuan kurikulum 2013 maupun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Artinya, implementasi PPK diberlakukan sesuai dengan masing-masing satuan pendidikan.

“Tidak ada perubahan kurikulum yang dipakai, tetap Kurikulum 2013 atau K-13, bagi yang belum menerapkan K13 bisa menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (8/8).

"Kalau untuk kurikulum 2013 yang dilaksanakan lima hari, anak-anak SD selesai belajar pukul 12.10, sedangkan untuk SMP selesai pukul 13.20. Setelah itu mereka bisa pulang dan melanjutkan dengan kegiatan ekstrakurikuler. Bisa di sekolah, bisa juga di luar sekolah seperti mengaji di madrasah diniyah," paparnya.

Menurutnya, penerapan lima hari sekolah bukan diberlakukan bagi siswa tapi  jam kerja bagi guru. “Itu lima hari sekolah, dengan delapan jam dalam satu hari, bukan diperuntukkan bagi siswa,” terang Muhadjir.

Bagi guru, lima hari kerja merupakan pemenuhan beban kerja guru sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2017 yang merupakan perubahan dari PP Nomor 74 Tahun 2008.  Sehingga, pemenuhan beban kerja guru diperluas menjadi Lima M, yaitu merencanakan, melaksanakan dan menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan. Kemudian guru juga dapat membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas-tugas tambahan.

Kebijakan Lima Hari Sekolah merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Payung hukum ini mengatur Penguatan Pendidikan Karakter dengan optimalisasi peran sekolah. Hari sekolah dilaksanakan selama delapan jam dalam satu hari, atau 40 jam selama lima hari dalam seminggu. Ketentuan itu termasuk waktu istirahat selama 0,5 jam dalam satu hari atau 2,5 jam selama lima hari dalam satu minggu. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 14:35

FFI 2017 Kembali Digelar, Mekanisme Sistem Penjurian Diubah

JAKARTA--Festival Film Indonesia (FFI) salah satu ajang yang menjadi tolok ukur pencapaian perfilman…

Selasa, 22 Agustus 2017 14:22

Tanjung Selor Disiapkan Jadi 'Kota Baru'

JAKARTA--Pemerintah Indonesia berencana untuk menciptakan sebuah kota baru di Indonesia dalam rangka…

Rabu, 16 Agustus 2017 04:39

Lima Hari Sekolah Dianggap Langgar UU Sisdiknas dan Perlindungan Anak

JAKARTA--Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk dapat…

Rabu, 16 Agustus 2017 04:23

Yenny Wahid : Ada Kesalahpahaman Istilah "Full Day School"

JAKARTA-- Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid, atau akrab dipanggil Yenny Wahid berharap bahwa polemik…

Rabu, 16 Agustus 2017 03:55

Dana Insentif Inspektorat Daerah Masih Dihitung

JAKARTA--Adanya rencana pemerintah khususnya Kementerian Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi…

Rabu, 16 Agustus 2017 03:42

Pendamping Lokal Desa Diminta Ikut Awasi Pemanfaatan Dana Desa

JAKARTA--Dengan besarnya jumlah alokasi dana desa yang diberikan oleh pemerintah, Menteri Desa, Pembangunan…

Rabu, 16 Agustus 2017 03:41

Mendes PDTT Sebut Program Transmigrasi Sukses di Sulbar dan Kaltara

JAKARTA--Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengungkapkan…

Jumat, 11 Agustus 2017 14:26

Kades Hanya Lulusan SD, Pemerintah Beri Pendampingan Kelola Dana Desa

JAKARTA-- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo…

Jumat, 11 Agustus 2017 13:54

Jika Terbukti Terlibat Korupsi, Perangkat Desa Terancam Dipecat

JAKARTA--Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo…

Jumat, 11 Agustus 2017 13:41

Kemendes PDTT Siapkan Insentif bagi Inspektorat Daerah

JAKARTA--Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berencana…

Mendes PDTT Sebut Program Transmigrasi Sukses di Sulbar dan Kaltara

Lima Hari Sekolah Dianggap Langgar UU Sisdiknas dan Perlindungan Anak

Dana Insentif Inspektorat Daerah Masih Dihitung

Pendamping Lokal Desa Diminta Ikut Awasi Pemanfaatan Dana Desa

Yenny Wahid : Ada Kesalahpahaman Istilah "Full Day School"

Tanjung Selor Disiapkan Jadi 'Kota Baru'

FFI 2017 Kembali Digelar, Mekanisme Sistem Penjurian Diubah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .