BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Selasa, 25 Juli 2017 14:25
Kasus Dody Hambat Bankeu ke Bontang

Mahasiswa Tuntut Kejaksaan Transparan Ungkap Kasus Korupsi

-

PROKAL.CO, BONTANG- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Bontang menggelar aksi demonstrasi di kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang di Jalan Awang Long, Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (24/7).

Para mahasiswa itu menuntut transparansi hukum pengusutan sejumlah kasus oleh kejaksaan. Mereka menyerukan agar Kejari mengusut tuntas kasus Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ), eskalator DPRD Bontang dan pengusutan kasus yang melibatkan wakil ketua DPRD Kaltim Dody Rondonuwu.

"Kami meminta tranparansi oleh penegak hukum atas sejumlah kasus yang mereka tangani," ujar orator yang berdiri di atas pagar Kajari. 

Para demonstran mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Mereka membawa spanduk, atribut bendera serta poster-poster bertuliskan tuntutan tranparansi hukum. Salah seorang perwakilan mahasiswa menuntut agar kejaksaan memberikan kepastian hukum terhadap Dody.

Sebab, hingga belasan tahun berjalan, Dody belum sekalipun merasakan hukuman atas perbuatannya. Padahal, seluruh teman-temannya sesama mantan anggota legislatif sudah merasakan sel tahanan.

“Kejaksaan, kalian dibayar untuk menindak kasus perkara! Bukan dipelihara terus memerah," ujar demonstran.

Menurut mereka, kasus yang terjadi sejak 13 tahun lalu itu hanya menyeret 24 orang anggota dewan. Dody hingga saat ini terus duduk di kursinya. Lengkap dengan jabatannya sebagai wakil ketua DPRD Kaltim.

"Kami sebagai warga Bontang merasa bahwa aspirasi kami di DPRD tidak akan terakomodir karena ada satu anggota yang tidak lagi aktif. Kami meminta kepastian hukum untuk Dody,” tuturnya.

Sebagai anggota parlemen daerah pemilihan (Dapil) Bontang-Kutim. Seharusnya, Dody mampu berkontribusi bagi daerah, melalui perjuangan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang diwujudkan dalam bentuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim untuk Pemkot.

Tetapi, karena dijerat kasus hukum sejak awal menjabat, hingga kini, Dody tak bisa maksimal menjalankan perannya.

“Keterwakilan Bontang di parlemen Kaltim menjadi lemah. Untuk itu, kejaksaan harus memutuskan, apabila Dody bersalah segera diringkus. Kalau memang tidak ada bersalah, biarkan dia bekerja sesuai tupoksi dan bertanggung jawab atas konstituennya," seru para demonstran.

Soal kasus eskalator DPRD Bontrang dan penyertaan modal Perusda AUJ, para mahasiswa meminta agar kejaksaan segera merampungkannya.

Sebab, kasus itu sudah berlangsung cukup lama. Untuk Perusda AUJ, kini sudah pengelolaannya sudah di bawah  kendali direktur yang baru. Pun begitu dengan dugaan mark up pengadaan eskalator gedung DPRD.

Tak berselang lama, massa dipanggil untuk menghadap pihak kejaksaan. Kejari Bontang, diwakili Kasi Intel Suhardi dan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Novita menemui massa di ruang auditorium Kajari Bontang. (Pro)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 19:32

CEK NIH..! Prakiraan Cuaca dari BMKG saat Perayaan Natal dan Malam Tahun Baru

BALIKPAPAN - Peringatan buat yang merayakan natal dan malam pergantian…

Kamis, 13 Desember 2018 06:43

CBR 150 R Terbaru Launching di Kaltim, Satu-satunya Dilengkapi Emergency Stop Signal

BALIKPAPAN - Honda terus menunjukan eksistensinya di industri motor. Caranya…

Senin, 10 Desember 2018 17:37

DPT Masih Bermasalah, KPU Lakukan DPT Hasil Perbaikan

BALIKPAPAN - Pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019…

Senin, 10 Desember 2018 15:49

Rangkul Milenial, Asuransi Astra Siap Luncurkan Happyone.Id

BALIKPAPAN – Asuransi Astra Balikpapan telah siap menatap era bonus…

Senin, 10 Desember 2018 14:14

Yamaha FreeGo, Bagasi Lebih Lebar, Isi Bahan Bakar Tak Perlu Buka Jok

BALIKPAPAN - Tagline Yamaha Semakin Di Depan bukan sekadar omongan…

Jumat, 07 Desember 2018 19:29

Ribuan Benih Sawit Palsu Nyaris Beredar

BALIKPAPAN-Peredaran bibit benih kelapa sawit palsu kembali  diungkap Subdit I…

Kamis, 29 November 2018 20:26

Tuntaskan Pembangunan Kantor Baru, Polres Balikpapan Perlu Rp 75 Miliar Lagi

BALIKPAPAN - Dua tahun lebih sudah pembangunan kantor baru Polres…

Kamis, 29 November 2018 19:57

Jelang Tahun Baru, Waspada Harga Ayam dan Telur Naik

SAMARINDA-- Menjelang pergantian tahun 2018-2019, jajaran Pemerintah Kota Samarinda, Bank…

Kamis, 29 November 2018 16:35

Pemkot akan Tarik Kios Pasar Tradisional yang Belum Lunas Bayar Sewa

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan akan menindak tegas kepada pemilik-pemilik kios…

Kamis, 29 November 2018 16:28

Kodam Menuju WBK dan WBBM

BALIKPAPAN - Untuk menjamin terwujudnya Wilayah Bebas Korupsi (WBK), serta…

CBR 150 R Terbaru Launching di Kaltim, Satu-satunya Dilengkapi Emergency Stop Signal

CEK NIH..! Prakiraan Cuaca dari BMKG saat Perayaan Natal dan Malam Tahun Baru

Satu Lagi, Remaja Pemeran Video Mesum di Balikpapan Diamankan

Rambah Seluruh Provinsi, Beri Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda di SMK 3 Tanjung Selor

Tangis Histeris Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan Kelompok Bersenjata di Papua

BREAKING NEWS; Hujan Deras, Bocah 8 Tahun Hilang di Parit Samping Kantor Plasa Telkom

Yamaha FreeGo, Bagasi Lebih Lebar, Isi Bahan Bakar Tak Perlu Buka Jok

Senggol Ibu Hamil, Pengendara Ini Tewas Terlindas Truk di Kariangau

Bocah Larut Belum Ditemukan, Komisi I Sebut Perlu Dibuatkan Pagar di Kawasan Parit Puskib

Sidang Keempat Kasus Tumpahan Minyak, Saksi Ungkap Penyebab Kematian Korban
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .