BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Rabu, 19 Juli 2017 04:50
Tak Terbukti Plagiasi, Rektor Universitas Halu Oleo Segera Dilantik
Meristekdikti, Mohammad Nasir saat ditemui di Gedung Kemristekdikti, Jakarta, Selasa (18/7). (foto : dok/kemristekdikti)

PROKAL.CO, JAKARTA--Kementerian Riset, Teknlogi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akhirnya menetapkan bahwa tiga karya ilmiah yang dibuat oleh Rektor Terpilih Universitas Halu Oleo, Muhammad Zamrun Firihu tidak masuk dalam kategori tindak plagiasi. Keputusan ini berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh tim bentukan Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti.

Dengan merujuk pada kesimpulan Tim Investigasi tersebut, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir melanjutkan proses pelantikan Rektor Universitas Halu Oleo. Nasir mengungkapkan, Tim Investigasi yang dibentuk Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti sangat independen dan merupakan pakar di bidangnya.

“Dari informasi yang kami peroleh dari Tim Investigasi, kesimpulannya tidak ada unsur plagiasi, maka pelantikan ini kami jalankan. Plagiasi sangat kami larang. Oleh sebab itu, evaluator atau reviewer-nya harus independen dan punya reputasi di bidang yang bersangkutan,” ucap Nasir di Gedung D Kemristekdikti, Jakarta, Selasa (18/7).

Nasir menegaskan, dalam dunia akademik, kejujuran merupakan marwah pendidikan tinggi yang harus senantiasa dijaga. Bahkan, dia pernah mencabut gelar Guru Besar lantaran ketahuan melakukan plagiasi. Ada pula dosen yang terpaksa dicabut gelar Doktornya karena terbukti melakukan tindakan serupa.

“Tetapi saya melakukan itu berdasarkan fakta yang ditemukan tim independen, bukan dari saya yang menentukan. Dalam akademis itu, boleh salah tetapi harus jujur. Kesalahan bisa diperbaiki pada penelitian berikutnya,” tuturnya.

Terkait polemik plagiasi Rektor Universitas Halu Oleo, Nasir menyebut butuh waktu yang cukup panjang untuk dapat menyelesaikannya. Sedangkan kasus-kasus plagiarisme lainnya juga dilacak. Dia mengatakan, alasan memilih reviewer yang sebidang, yakni supaya memiliki perspektif dan substansi yang sama. Misalnya, imbuh Nasir, jika topik pertanian di-review oleh pakar fisika, tentu substansinya akan berbeda.

“Dalam review itu yang paling penting adalah esensi apa yang ada dalam jurnal. Penanganan polemik ini sudah diserahkan kepada Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti, Profesor Ali Ghufron Mukti. Perlu diketahui, publikasi yang ditulis ternyata publikasi skala internasional yang masuk dalam salah satu jurnal terbaik di Amerika Serikat yang tidak sembarang orang bisa masuk,” imbuhnya.

Adapun artikel yang diduga hasil plagiasi terhadap karya peneliti orang lain maupun karya/jurnal sendiri (self plagiarism), di antaranya; (1) Microwaves Enhanced Sintering Mechanisms in Alumina Ceramis Sintering Experiments. 2016. Contempory Engineering Science. Vol.9. No.5. 237-247 HIKARI.Ltd; (2) 2.45 GHZ Micowave Drying of Cocoa Bean. 2016. ARPN Journal of Engineering and Applied Science. Vol.11. No.19/ ISSN 1819-6608. Asian Research Publishing Network (ARPN); dan (3) Role of Triple Phonons Excitations in Large Angle Quasi-Elastic Scattering of Very Heavy Mass Systems. International Journal of Modern Physics. Vol.25. No.8. Sementara tim yang menjadi reviewer terdiri atas, (1) Prof. Dr. John Hendri, M.S.; (2) Prof. Dr. Eko Hadi Sujiono, M.Si.; (3) Prof. Dr. Ir. Adang Suwandi Ahmad; (4) Prof. Dr. Drs. Terry Mart; (5) Ulfiandri, SH. MH.; (6) Herman Susanto, S.Sos., MM.; (7) Vida Megistra, S.H.; (8) Akbar Agam Parmato, S.H.; dan (9) M. Irhash Aliya, S.H. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Senin, 11 Juni 2018 15:52

Banyak Kekurangan, Pemerintah Didesak Evaluasi Bandara Jabar Kertajati

JAKARTA- Digadang-gadang menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia, Bandara Internasional Jawa Barat…

Rabu, 06 Juni 2018 20:50

Berhasil Raih Opini WTP, Mendes : Jangan Ada Celah untuk "Orang Nakal"

  JAKARTA--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini memberikan opini wajar tanpa pengecualian…

Rabu, 06 Juni 2018 16:42

Teten : Harus Ada Sinergitas Pengelolaan Dana Desa

  JAKARTA--Koordinator Staff Khusus Presiden, Teten Masduki menyarankan agar alokasi dana desa…

Rabu, 06 Juni 2018 16:36

Dana Desa Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

  JAKARTA--Dana desa yang disalurkan oleh pemerintah merupakan ujung tombak pertumbuhan ekonomi…

Senin, 04 Juni 2018 15:44
HIKMAH RAMADAN

Ternyata Pancasila Sesuai Piagam Madinah. Benarkah?

JAKARTA – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menggelar peringatan Nuzulul Quran, di ruang…

Senin, 04 Juni 2018 15:24
HIKMAH RAMADAN

Guru-Guru SQI Indonesia Diajarkan Mesra. Untuk Apa Ya?

JAKARTA – Tak hanya harus pandai mendidik dan membimbing murid-muridnya, para guru dan staf serta…

Sabtu, 02 Juni 2018 00:49

Cegah Radikalisme, Implementasi PPK Harus Sistematis

 JAKARTA—Munculnya paham radikalisme dan terorisme yang tersebar di tengah-tengah masyarakat…

Kamis, 31 Mei 2018 23:26

GSI SMP 2018, Tim Kaltim Masuk di Group A

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar kompetisi sepakbola jenjang…

Kamis, 31 Mei 2018 06:59

Mendikbud : Ketentuan Zonasi PPDB Harus Diperhatikan

JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir  menegaskan bahwa Pemerintah…

Kamis, 31 Mei 2018 06:48

Soal PPDB, Pemda Diminta Makin Akuntabel dan Nondiskriminatif

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .