BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Minggu, 16 Juli 2017 18:12
Ini Kata Presiden Joko Widodo Soal Telegram

Dianggap Jadi Jalur Komunikasi Teroris

(Foto : ilustrasi/net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara mengenai ditutupnya aplikasi Telegram oleh pemerintah Indonesia. Menurutnya, aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai jalur komunikasi yang berkaitan dengan terorisme. 

"Pemerintah kan sudah mengamati lama dan kita, negara ini mementingkan keamanan negara, keamanan masyarakat, oleh sebab itu keputusan itu dilakukan," kata Presiden kepada wartawan seusai memberikan kuliah umum pada pendidikan  Akademi Bela Negara Partai Nasdem di Jakarta, Minggu (16/7).

 

Hingga saat ini, kata Jokowi, pemerintah telah  mendeteksi adanya ribuan aktivitas komunikasi antar negara dalam aplikasi tersebut yang mengarah kepada aktivitas terorisme. Tapi ketika disinggung bahwa pihak Telegram telah mengklaim menutup akun-akun yang  berkaitan dengan terorisme, Jokowi tetap mengelak.  "Kenyataannya masih ada ribuan yang lolos," ujarnya. 

Lebih lanjut Jokowi menambahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah bekerjasama dengan  perusahaan aplikasi media sosial dan layanan pesan instan untuk memberantas akun-akun terorisme. Sehingga langkah pemblokiran aplikasi Telegram tidak akan diikuti dengan penutupan media sosial yang lain.

"Tidak (pemblokiran media sosial lainnya). Tidak. Kita lihat masih banyak aplikasi-aplikasi yang lain yang bisa digunakan," ucap Jokowi. (*sar/pro)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 23:21

WASPADA ! Beredar Surat Palsu CPNS

JAKARTA—Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)  mengaskan…

Jumat, 17 November 2017 23:12

84 Profesor Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia

    JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bakal…

Jumat, 17 November 2017 23:09
0

Semester I 2017, Prudential Bayarkan Klaim Rp 6,42 Triliun

  JAKARTA--PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), pada semster I tahun 2017 telah…

Senin, 13 November 2017 17:58

Tim Indonesia Sabet 6 Emas Olimpiade Matematika di Filipina

  JAKARTA—Tim Olimpiade Matematika Indonesia perwakilan dari Direktorat Pembinaan SMP (PSMP)…

Sabtu, 11 November 2017 16:29

Tak Cuma Ijazah, Mahasiswa Butuh Sertifikat Keahlian

     JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti)…

Sabtu, 11 November 2017 16:25

Optimalkan e-Commerce, Strategi Watsons Dongkrak Kinerja

    JAKARTA—Salah satu perusahaan ritel di bidang ‘Health and Beauty’ terbesar…

Sabtu, 11 November 2017 16:23

Bangun JIPP, Sulsel Jadi Pusat Studi Tiru Inovasi Pelayaan Publik

    MAKASSAR—Setelah Jawa Timur, pemerintah kembali menambah unit Jaringan Inovasi Pelayanan…

Sabtu, 11 November 2017 16:21

PTN dan PTS Diminta Sinergi Guna Pemerataan dan Perbaikan Mutu

  YOGYAKARTA--Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mendorong perguruan tinggi…

Sabtu, 04 November 2017 10:09

Hemat Anggaran, Kemristekdikti Moratorium Fakultas

    JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mulai…

Sabtu, 21 Oktober 2017 01:24

Awasi Dana Desa, Kemendes PDTT Libatkan Tokoh Agama

      JAKARTA--Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes…

Semester I 2017, Prudential Bayarkan Klaim Rp 6,42 Triliun

WASPADA ! Beredar Surat Palsu CPNS

84 Profesor Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .