BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 14 Juli 2017 21:01
Lagi, Indonesia Jadi Tuan Rumah IPhO 2017

Pemerintah Perkuat Pendidikan Karakter di Kalangan Peserta

(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Indonesia  kali kedua menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Physics Olympiad (IPhO) yang ke-48, di mana sebelumnya digelar di Bali pada tahun 2002.  IPhO  merupakan ajang olimpiade sains tertua dan terbesar setelah olimpiade matematika yang mempertemukan anak-anak SMA terbaik untuk bertanding dalam penguasaan kompetensi bidang fisika.

Acara yang digelar di Yogyakarta pada 16 - 24 Juli 2017 bertujuan untuk mendorong kecintaan siswa SMA terhadap fisika, mempromosikan kerjasama dan persahabatan internasional untuk membangun pendidikan fisika yang berkualitas.

“I’m Physics: Physics for Peace, Physics for a Better Future of Life”, merupakan tema utama dari IPhO tahun ini. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad mengungkapkan, tema tersebut sangat relevan dengan prioritas pembangunan pendidikan di Indonesia, yaitu penguatan pendidikan karakter.

Menurutnya, semakin penting bagi pemerintah Indonesia untuk memberikan setiap siswa kesempatan  belajar yang lebih luas agar mencintai ilmu pengetahuan, mengasah kompetensi dan membangun karakter sempurna. “Sehingga mereka dapat beradaptasi dan peduli dengan situasi lingkungannya kemudian belajar mengambil peran untuk bekerjasama ikut menjawab persoalan yang ada di dalamnya  melalui ilmu yang mereka cintai dan kuasai. Akan tercipta harmoni dan masa depan kehidupan masyarakat yang lebih baik karena generasi muda berilmu dan berkarakter,”terang Hamid dalam sambutannya, Jumat (14/7).

Diketahui, perhelatan IPhO tahun ini akan diikuti oleh sekitar 650 peserta dari 86 negara.  Selain kegiatan lomba berupa tes teori dan praktek, IPhO tahun ini di Yogyakarta juga akan diisi dengan Kuliah Umum dari Dr.Ilham Habibie yang akan berbicara tentang pemanfaatan ilmu fisika dalam pengembangan teknologi dan inovasi kedirgantaraan di Indonesia.

“Kita berharap, dalam IPhO tahun ini, anak-anak Indonesia dapat meraih prestasi yang lebih membanggakan dan kita sukses dalam penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi”, ujar Direktur Pembinaan SMA, Kemdikbud, Purwadi Sutanto.

 Sementara itu, Sekretaris IPhO 2017, Dr. Samsyu Rosyid menegaskan bahwa suasana Yogyakarta yang khas akan memberikan kesan yang kuat kepada seluruh peserta tentang harmoni antara gaya hidup masa kini, pendidikan berkualitas tinggi, suasana alam yang menarik, dan peninggalan budaya bersejarah.

IPhO pertama kali diadakan di Polandia pada tahun 1967, diorganisir oleh 5 negara Eropa, yaitu Bulgaria, Cekoslovakia, Hungaria, Romania, dan Polandia. Negara-negara yang pernah menjadi tuan rumah antara lain Estonia (2012), Denmark (2013), Kazakstan (2014), India (2015), dan Swiss (2016). Hingga saat ini, jumlah negara peserta IPhO telah mencapai 135 negara. 

“Kami telah berusaha mempersiapkan diri dan belajar dengan sungguh-sungguh. Semoga dengan semangat dan doa semuanya kami dapat menyabet medali emas dan melebihi perolehan medali daripada tahun lalu di Swiss”, tukas  Ferris Prima Nugraha, salah satu anggota tim Indonesia untuk IPhO 2017.

 Indonesia sendiri telah berpartisipasi dalam ajang IPhO ini sejak tahun 1990-an. Pada tahun ini Indonesia mengikutsertakan 5 siswa terbaik hasil seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan pembinaan tahun 2016. Selain Ferris Prima Nugraha, mereka adalah Bonfilo Nainggolan, Faizal Husni, Fikri Makarim Sosrianto, dan Gerry Windiarto Mohamad Dunda. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 01:49

BNPT Terima Dana Luar Negeri? Ini Jawabannya

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan tidak pernah menerima bantuan dana…

Sabtu, 10 Februari 2018 13:13

Kembangkan Kuliah Online, Prodi Tak Dibatasi

PADANG--Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, pendidikan…

Sabtu, 10 Februari 2018 13:02

Era Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Genjot Pendidikan Vokasi

PADANG--Dalam mengantisipasi masuknya era revolusi industri 4.0, pemerintah Indonesia makin menggalakkan…

Kamis, 08 Februari 2018 18:57

Konvensi Media Massa Diharapkan Bahas Berita Hoax

Padang, Prokal, Konvensi Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang berlangsung…

Rabu, 07 Februari 2018 06:19

Presiden Joko Widodo Dijadwalkan Hadiri HPN 2018

Padang, Prokal, Presiden RI, Joko Widodo beserta ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan hadir…

Rabu, 07 Februari 2018 06:14

Dispar Sumbar Kenalkan Obyek Wisata melalui Famtrip Wartawan

Padang, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengajak perwakilan wartawan dari 34 provinsi…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:53

Kini Giliran Citilink Buka Rute Baru ke Banyuwangi

JAKARTA--Citilink Indonesia terus memperluas ekspansi jaringan penerbangannya dengan membuka rute baru…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:42

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kampus Diminta Bangun Budaya Mutu

DENPASAR—Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengimbau…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:30

Raih Predikat B, Kaltara Hemat Rp 200 Miliar

DENPASAR - Provinsi termuda di Indonesia, Kalimantan Utara yang masih seumur jagung, ternyata mampi…

Sabtu, 03 Februari 2018 00:26

Dana Desa Cair, Rp 18 Triliun untuk Bayar Upah Pekerja

  JAKARTA—Dana desa tahun 2018 sebesar Rp 60 triliun akan dibagikan dalam tiga tahap yakni…

BNPT Terima Dana Luar Negeri? Ini Jawabannya
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .