BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 14 Juli 2017 20:41
PGRI Nilai Kebijakan Zonasi PPDB Sisakan Banyak Persoalan

Kata Mendikbud Masih Tahap Wajar

(foto : ilustrasi/ dok.Jawa Pos)

PROKAL.CO, JAKARTA—Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi mengapresiasi kebijakan pemerintah terkait sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu dan merata. Akan tetapi, dinilai masih menyisakan banyak persoalan.

“Kami memahami bahwa kebijakan ini sebagai main gate dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan mudah dijangkau oleh semua. Tapi, sebaiknya kebijakan ini juga harus disertai dengan peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi sekolah dan penguatan manajemen sekolah,” terang Unifah saat ditemui di Gedung Guru, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (13/7).

Selain itu, Unifah menyarankan agar model pemberian bantuan bagi sekolah harus diubah. Sehingga, penyalurannya bisa merata terutama bagi sekolah-sekolah yang ada di daerah.

“Sebaiknya bantuan tidka dikompetisikan agar menjadi pendorong peningkatan sekolah-sekolah did aerah yang masih rendah kualitasnya serta memberikan diskresi yang cukup bagi daerah disesuaikan dengan kondisinya sekaligus tetap diberikan ruang bagi peserta didik yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi,”tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang turut hadir di tempat tersebut mengungkapkan, sistem zonasi itu diatur dalam Permendibud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat. 

“Pemerintah hanya ingin melakukan pemerataan kualitas sekolah, sehingga semua sekolah harus jadi sekolah favorit dan tidak ada lagi sekolah yang mutunya rendah," kata Muhadjir.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menambahkan, aturan PPDB ini bertujuan untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan. PPDB dapat dilakukan dengan dua acara.

“Meski prosesnya masih banyak menimbulkan masalah, ya wajar saja. Karena kan baru tahun ini kita terapkan. Tapi nanti ke depan lambat laun akan terus ada perbaikan,”imbuhnya. (sar/pro)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 14:23

Kemdikbud Ajak Publik Majukan Kebudayaan Indonesia

JAKARTA--Kebudayaan merupakan bagian dari pembentukan karakter yang menjadi akar dari pendidikan. Karenanya,…

Kamis, 21 September 2017 14:09

Makin Ketat, Seleksi CPNS Tingkatkan Kepercayaan Publik

JAKARTA--Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai  mengapresiasi proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipi…

Kamis, 21 September 2017 14:06

Manfaatkan Embung, Bantu Peningkatan Masa Panen

BENGKULU SELATAN--Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro…

Senin, 18 September 2017 22:56

Pil PCC Beredar, Pelajar di Perbatasan Paling Berisiko

JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak seluruh masyarakat…

Senin, 18 September 2017 19:17

WAJIB! Nyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza

JAKARTA--Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kini mewajibkan…

Minggu, 17 September 2017 20:10

KPAI : Film Penghianatan G30 S/PKI Tidak Layak Ditonton Anak-anak

JAKARTA--Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti menegaskan…

Minggu, 17 September 2017 20:01

Harus Ada Penguatan Mata Kuliah Pendidikan Pancasila

SURABAYA--Dalam upaya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan…

Minggu, 17 September 2017 19:51

Menristekdikti Soroti Soal Mutu Dosen dan Perguruan Tinggi

SURABAYA--Asosisasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII Jawa Timur sebagai lembaga…

Selasa, 12 September 2017 23:06

Tes CPNS, Menteri Asman Jamin Tak Ada Celah Kecurangan

JAKARTA--Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur menjamin…

Selasa, 12 September 2017 22:55

Evaluasi GGD, Kemdikbud Fokus Kinerja dan Konsistensi Guru

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) segera melakukan evaluasi program Guru Garis…

KPAI : Film Penghianatan G30 S/PKI Tidak Layak Ditonton Anak-anak

Pil PCC Beredar, Pelajar di Perbatasan Paling Berisiko

Menristekdikti Soroti Soal Mutu Dosen dan Perguruan Tinggi

Belum Terbitkan Permendikbud PPK, Mendikbud Masih Fokus Sosialisasi

Makin Ketat, Seleksi CPNS Tingkatkan Kepercayaan Publik

WAJIB! Nyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza

Kemdikbud Ajak Publik Majukan Kebudayaan Indonesia

Harus Ada Penguatan Mata Kuliah Pendidikan Pancasila

Manfaatkan Embung, Bantu Peningkatan Masa Panen
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .