BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Kamis, 06 Juli 2017 00:14
Sugeng Jabat Sekkot Samarinda
SEKKOT BARU: Sugeng Chairuddin saat menandatangani pakta integritas di hadapan Wali Kota H Syaharie Jaang, Rabu (5/7) kemarin.(Hms)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Akhirnya, terhitung sejak Rabu (5/7) kemarin, Pemkot Samarinda memiliki sekretaris kota (sekkot) definitif. Asisten II Sugeng Chairuddin, berhasil menggeser dua nama lainnya seperti Endang Liansyah selaku kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Asli Nuryadin kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).


Sugeng resmi dilantik Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang di ruang serbaguna rumah jabatan wali kota disaksikan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD), di antaranya ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif, Dandim 0901/Samarinda Letkol Kav Muhammad Arifin, Kajari Samarinda Retno Harjanti Iriana, tim seleksi sekkot, perwakilan Pemprov Kaltim, asisten, dan jajaran pejabat Pemkot. 


Kemarin, Jaang bersamaan juga melantik Masril sebagai Kabag Hukum dengan jabatan lama koordinator pada Kejati Kaltim, Lamri sebagai sekretaris Dinas Perpustakaan, dan Haimi Tauvani sebagai Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).


Jaang mengaku jika dirinya tidak memiliki alasan tertentu memilih Sugeng sebagai sekkot. “Kan dia (Sugeng, Red) di antara yang bertiga lolos seleksi. Kalau di luar yang bertiga itu salah,” ujarnya, kemarin (5/7).


Sebelum dilantik kemarin pagi, Jaang juga belum memastikan siapa yang dipilihnya. Malamnya, pukul 22.00-23.30 Wita, Sugeng bersama istri diwawancarai. 


“Perlu bicara sama isteri, karena istri menunjang karier suami. Apalagi istri Pak Sugeng wanita karier. Harus mengurangi aktivitas, bukan berhenti. Sebagai ketua Dharma Wanita, memang tidak bergantor. Tapi harus selalu siap mendampingi suami di acara protokoler,” imbuh Jaang.


Jadi, lanjut Jaang, walaupun sudah memanggil Sugeng malam harinya, SK Sugeng baru ditanda tanganinya pagi hari.


Dia menilai, semua kandidat itu baik. Hal tersebut yang membuat dirinya menerima sodoran tiga nama tersebut. 


“Apalagi Pak Sugeng bukan orang yang baru. Dia (Sugeng, Red.) juga memulai karier dari staf di kelurahan, termasuk yang lain sama lah,” tutur dia.


Dia pun meminta agar ketika Sugeng mulai menjabat hendaklah dapat menjadi jembatan yang bersinergi antara pemkot dan DPRD Samarinda. 


“Saya sudah meminta agar saling berkoordinasi. Apalagi dalam waktu dekat akan ada pembahasan APBD-P dan rencananya mutasi besar-besaran,” jelasnya.


Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif pun tidak begitu banyak berkomentar. Dia mengatakan penunjukkan tersebut sudah menjadi hak wali kota. 


“Mungkin ada pertimbangan tersendiri Pak Wali untuk memilih Sugeng. Itu harus diterima,” ucapnya.


Dia berpesan, agar ekkot terpilih bisa bekerja sama dengan semua yang memiliki keterkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).


“Terutama pada legislatif yang tugas fungsinya sama-sama akan menentukan anggaran. Artinya dia sebagai ketua TAPD (Tim Anggaran Pendatan Daerah) tentu harus bisa bekerja sama dengan dewan,” beber dia.


Sementara Sugeng mengaku sangat bersyukur dengan keputusan yang diterimanya. 


“Tapi di sisi lain ini ujian bagi saya untuk melaksanakan amanah ini. Semoga ini menjadi amal bagi saya dan keluarga,” tuturnya.


Dengan kondisi keuangan Pemkot Samarinda yang sedang lesu seperti saat ini, dia menilai memangku jabatan tertinggi tersebut sangatlah berat. 


“Jadi saya harus mengupayakan untuk tetap menjaga harmonisasi. Apalagi setelah APBD-P nanti kemungkinan tidak akan ada penambahan kegiatan, makanya perlu dikomunikasikan dengan legislatif. Yang pasti ada pembicaraan lebih lanjut,” ungkap dia.


Untuk kegiatan, dirinya akan tetap mengutamakan sembilan kegiatan prioritas untuk penanganan banjir.


“Itu perlu diselesaikan di APBD-P. Apalagi tugas saya hanya menjaga agar sistem ini tetap berjalan. Jadi harus lebih kreatif, jangan hanya mengandalkan dana yang berasal dari APBD saja. Bagaimana berimprovisasi mendapatkan dana dari pusat, dan meyakinkan bersama-sama dengan program provinsi. Kemudian bagaimana bisa menjual rencana pembangunan kepada pihak swasta menggunakan program CSR (corporate social responsibility). Kan bagaimanapun PDRB (produk domestik regional bruto) 85 persen berasal dari swasta,” beber Sugeng.


Hal tersebut sangat jelas. Apalagi bergeraknya ekonomi di Samarinda ini ditopang pihak swasta, “Jadi mereka tentu perlu ikut membenahi kota ini sesuai amanah undang-undang,” tegas Sugeng.


Untuk menjalankan visi dan misi yang membuat dirinya terpilih, dirinya mengaku perlu menerapkan dengan benar, yakni Melakukan Pemerintahan yang Efektif dan Berkesinambungan. 


Karena, kata dia, kalau sudah efektif berarti sudah sesuai dengan kaidah-kaidah. Dan berkesinambungan apa yang sudah masuk rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) serta rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) itu termasuk yang berkesinambungan.


“Sehingga di sana bisa ada efisiensi anggaran, agar dapat menjalankan sembilan program penanganan banjir prioritas. Jadi ini harus disegerakan, seperti yang terdekat akan kami tangani drainase di Jalan Wahid Hasyim. Anggarannya Rp 8 miliar dari banprov. Mudahan saja dengan pembahasan bersama legislatif nanti bisa membuat suatu kegiatan untuk mendukung kegiatan yang ada,” pungkasnya.(*/gun)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Juli 2017 01:05

Kisah Achmad Fauza Noor Jadi Pekerja Sosial; Betah Mengabdi di Panti, Dampingi Anak-anak Bermasalah

Ketertarikan Achmad Fauza Noor terhadap permasalahan sosial telah ada sejak remaja. Selama satu dekade…

Sabtu, 08 Juli 2017 01:04

Cerita Rusliansyah Bangun Usaha Burjo Aldes; Terinspirasi Sang Bunda untuk Bangkit dari Kegagalan

Semangat berwiraswasta seakan mengalir dalam darah Rusliansyah. Beberapa kali gagal berbisnis, tidak…

Kamis, 06 Juli 2017 00:14

Sugeng Jabat Sekkot Samarinda

SAMARINDA - Akhirnya, terhitung sejak Rabu (5/7) kemarin, Pemkot Samarinda memiliki sekretaris kota…

Kamis, 06 Juli 2017 00:14

Dari TMMD ke-99 Tahun 2017, Sinergi TNI-Kemenkes

Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang bertindak selaku inspektur upacara sekaligus membuka secara resmi…

Rabu, 05 Juli 2017 00:42

H Syaharie Jaang, Bantu Korban Kebakaran Palaran

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang memberikan respon cepat bagi para korban kebakaran…

Rabu, 05 Juli 2017 00:41

Kalah Pilkada 2018, Bisa Maju Caleg

JAKARTA - Kabar baik bagi para politikus. Mereka bisa mulai memikirkan untuk bermain dua kaki di dua…

Rabu, 05 Juli 2017 00:39

Pejabat Jangan Berhenti Awasi Staf

SAMARINDA - Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi mengingatkan agar para pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan…

Selasa, 04 Juli 2017 00:42

Pegawai Pemprov yang Bolos Kena Sanksi

SAMARINDA - Guna memastikan kedisiplinan pegawai pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Sekprov…

Selasa, 04 Juli 2017 00:41

Wali Kota Geruduk Kantor Pelayanan

SAMARINDA - Hari pertama masuk kerja setelah melewati libur panjang  Lebaran dimanfaatkan Wali…

Selasa, 04 Juli 2017 00:38

Didominasi Pengurus Lama, Donna Cs Dilantik 17 Juli

SAMARINDA - Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim telah terbentuk. Dinahkodai Dayang Donna…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .