BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Rabu, 05 Juli 2017 00:39
MEMANG JAGO KANDANG

(3) Borneo FC vs Madura United (0)

BERPESTA: Para pemain dan ofisial Borneo FC merayakan gol yang dicetak Flavio Beck Junior (87) ke gawang Madura United kemarin sore.(ALAN RUSANDI/KPG)

PROKAL.CO, Rekor 100 persen kemenangan kandang berhasil diteruskan Borneo FC pada pekan ke-12 di Stadion Segiri, Samarinda, kemarin (4/7). Korban kelima tim berjuluk Pesut Etam adalah Madura United, diberondong tiga gol tanpa balas.

Pelatih Dragan Djukanovic menurunkan formula 4-2-3-1 andalannya melawan Madura. Lerby Eliandry sebagai ujung tombak, didukung marquee player Shane Smeltz di belakangnya. Diego Michiels dan Terens Puhiri beroperasi di sektor flank. Sementara Flavio Beck Junior didampingi Dody Al Fayed di tengah.

Di lini belakang, Abdul Rachman dan Leonardo Tupamahu mengisi fullback, sementara tower kembar Matheus Lopes dan Kunihiro Yamashita tetap dipercaya di jantung pertahanan Borneo. Kiper kedua Nadeo Argawinata bermain sejak awal, menggantikan Muhammad Ridho yang menepi lantaran demam berdarah.

Tak ada nama Ponaryo Astama di starting line-up, Lerby dipercaya Dragan mengemban ban kapten. Baru pada menit 65, Popon--sapaan Ponaryo--turun lapangan.

Berkaca komposisi Dragan tersebut, Borneo nyatanya tetap menurunkan tiga pemain U-23 meski regulasi pemain muda tersebut ditangguhkan operator liga. Ya, selain Terens, Dody dan Nadeo merupakan darah segar potensial milik Pesut Etam.

Dody mendapat jalannya sebagai starter lantaran kebijakan rotasi Dragan. Jatah mainnya kian tak , mengingat Asri Akbar yang selama ini jadi pelapis Popon, masih menepi karena cedera.

Borneo menatap laga kemarin dengan meneruskan rekor 100 persen kemenangan kandang. Tak heran, Pesut Etam mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Jurus tersebut terbukti jitu. Baru lima menit laga berjalan, Flavio Beck Junior berhasil membuka keran gol lewat sepakan bebas.

Keunggulan tuan rumah memberikan intensitas pertandingan menjadi lebih tinggi. Benturan keras kerap terjadi di lini tengah dan beberapa kali membuat wasit Adi Riyanto menghentikan pertandingan.

Jelang jeda laga, Terens Puhiri dilanggar keras oleh bek Madura United. Wasit pun dengan tegas menunjuk titik putih. Flavio yang diamanahkan sebagai algojo sukses menjalankan tugas dengan baik. Keunggulan 2-0 untuk Pesut Etam bertahan hingga turun minum.

Tertinggal dua gol, Madura United coba mengejar. Rotasi pemain dilakukan dengan memasukkan pemain bernaluri menyerang seperti Peter Odemwingie.

Berniat menipiskan skor, Sape Kerap justru kembali kebobolan. Shane Smeltz yang lepas dari jebakan offside menyambut umpan Lerby Eliandry, dengan tenang meneruskan bola ke gawang Hery Prasetyo menit ke-78. Gol tersebut menjadi yang ketiga untuk pemain Selandia Baru tersebut bagi Borneo. Ketiganya lahir di Segiri.

Selepas gol Smeltz, tak satu pun peluang Borneo FC yang membahayakan gawang lawan. Sementara Madura United nyaris mendapat gol hiburan jelang berakhir laga. Bayu Gatra yang berhadapan satu lawan satu dengan Nadeo Argawinata berhasil melepaskan sepakan keras ke pojok kiri gawang. Sayang, bola masih bisa dimentahkan. Keunggulan 3-0 berakhir untuk Pesut Etam.

Kalah dari Borneo FC, pelatih Madura United Gomes de Oliviera menyayangkan gol ke gawang timnya tercipta dari bola-bola mati. Bermain sebagai tamu, dia menyadari kejadian tersebut harusnya tidak boleh terjadi. “Dua gol lahir dari sepakan bola mati. Anak-anak lengah dan akhirnya kecolongan,” kata Gomes setelah laga.

Menilik performa timnya, Gomes melihat anak asuhnya telah berjuang keras. Sayang, hasil yang didapat kurang baik. Evaluasi setelah laga menjadi agenda wajib agar tampil lebih baik di laga berikutnya. “Segala hal terkait kekurangan di pertandingan bakal kami perbaiki. Madura United tim yang kuat dan pantang menyerah,” imbuhnya.

Sementara dari kubu tuan rumah, Pelatih Dragan Djukanovic melihat kemenangan 3-0 sebagai peningkatan progres tim. Terens Puhiri cs bermain dengan mengandalkan kerja sama ketimbang kemampuan individu. Skema tersebut memungkinkan Borneo mendominasi lawannya. Tuan rumah unggul penguasaan bola 55 persen atas Madura United.

 “Pertandingan sebenarnya tidak mudah. Madura United, seperti yang saya katakan, merupakan tim berkualitas. Tapi, kami mampu mengalahkannya dengan semangat serta kerja sama tim,” ujar Dragan.

Meski menang, Dragan menyebut belum puas dengan performa timnya. Beberapa kali tim lawan berhasil menembus pertahanan. Beruntung, Nadeo masih sigap menghalau. “Ini kemenangan yang pantas bagi kami. Bagi seluruh pencinta Borneo FC,” sebutnya.

Keriaan Dragan turut dirasakan Diego Michiels. Meski tidak bermain penuh, eks Mitra Kukar itu menganggap laga benar-benar sulit untuk dimenangkan. “Kami unggul dalam memanfaatkan peluang. Bermain lebih efektif dari lawan sudah cukup,” terang Diego.

Tampil di hadapan 8.227 penonton, Borneo bermain agresif dengan mencatatkan total 10 tembakan. Tiga mengarah ke gawang, tiga pula gol untuk Pesut Etam. Tim tamu menunjukkan perlawanan keras dengan melakukan delapan tembakan. Empat di antaranya tepat ke gawang.

Dalam kondisi yang belum fit 100 persen, Diego mengaku Madura United merupakan lawan yang berat. Benturan keras kerap terjadi lantaran kedua tim sama-sama enggan kecolongan. “Kami main bagus, disiplin, dan cukup keras meladeni permainan lawan. Alhamdulillah kami bisa unggul,” pungkasnya.

Statistik pertandingan memang menunjukkan kerasnya laga di Segiri kemarin sore. Tuan rumah paling agresif dengan melancarkan 19 pelanggaran, sementara Madura 15. Total empat kartu kuning diberikan wasit Adi Riyanto dengan Borneo mendapat tiga di antaranya.

Kemenangan Borneo atas Madura begitu istimewa. Sebelumnya, tim besutan Gomes de Oliviera memiliki rekor kekalahan paling sedikit Liga 1 musim ini. Baru Persela yang mampu mengalahkan klub tersebut sebelum bertemu Pesut Etam kemarin sore.

Madura memiliki unit serangan paling mematikan di kompetisi ini. Total 22 gol disarangkan Odemwingie cs. Hanya, Persipura dan Mitra Kukar klub Liga 1 mencetak 20 gol ke atas hingga hari ini.

Odemwingie sebagai top skor sementara lewat sembilan golnya, begitu nyetel dengan Greg Nwokolo di lini depan Madura. Namun, magis tersebut tak terlihat di Segiri kemarin. Sang marquee player bahkan baru masuk pada babak kedua lantaran masih kelelahan setelah kepulangan dari liburan di Nigeria, negara asalnya.

Kemandulan Madura di Segiri nyatanya bukan hal mengejutkan. Meski terseok-seok di klasemen Liga 1, pertahanan Borneo di kandang sukar dibendung. Hanya Arema FC yang dapat menyamai rekor kebobolan satu gol Pesut Etam di kandang (selengkapnya lihat infografis).

Adapun kemenangan kemarin sore menempatkan Borneo FC di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 17 poin. Sementara kubu tamu masih tertahan di peringkat kedua dengan 22 poin. Borneo melanjutkan kampanye di Liga 1 dengan menantang tuan rumah Persela Lamongan, Sabtu (8/7). (*/abi/bby/k11)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 14:41

Ini yang Dilakukan Manajemen Persiba Agar Pemainnya Tak Kabur Lagi

BALIKPAPAN - Manajemen Persiba Balikpapan akhirnya memberikan uang muka kepada…

Rabu, 20 Februari 2019 22:01

LOH..LOOH..!! Tiga Pemain Keluar dari Skuat Persiba Balikpapan, Ini Nama-Namanya..

BALIKPAPAN - Tiga pemain Persiba Balikpapan yang telah lolos seleksi…

Sabtu, 16 Februari 2019 18:50

Jelang Kompetisi, Persiba Butuh Dua Pemain Lagi Untuk Lengkapi Skuat

BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan nyaris melengkapi skuatnya. Hal ini menyusul…

Selasa, 12 Februari 2019 22:45

'Si Anak Hilang" Tiba di Balikpapan Langsung Latihan

BALIKPAPAN - Mantan pemain Persiba Balikpapan Talouhu Abdul Musafri akhirnya…

Selasa, 12 Februari 2019 19:28

Melihat Persiapan Persiba Balikpapan, Ini Posisi Pemain yang Masih Dibutuhkan Pelatih

BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan terus matangkan persiapan jelang kembali bergulirnya…

Senin, 11 Februari 2019 08:23

Hampir Tiga Bulan, Bonus Atlet Porprov Belum Juga Ada Kejelasan

BALIKPAPAN - Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Vl Kalimantan Timur…

Minggu, 10 Februari 2019 07:56

Satu Pemain Incaran Ini Belum Ada Kabar, Persiba Kedatangan Dua Bek Baru

BALIKPAPAN - Kabar gembira untuk pencinta Persiba Balikpapan. Skuat asuhan…

Sabtu, 09 Februari 2019 17:52

TAK MAIN-MAIN..! Persiba Mulai Genjot Latihan Fisik Pemain

BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan terus melakukan persiapan menyambut kompetisi Liga…

Jumat, 08 Februari 2019 07:07

Persiba Balikpapan Coret Delapan Pemain, Salah Satunya Putra Daerah

BALIKPAPAN - Setelah tiga hari menggelar latihan dalam proses seleksi,…

Rabu, 06 Februari 2019 21:00

Welcome Back, Musafri!

BALIKPAPAN - Kabar baik sambangi tim kebanggaan Masyarakat Kota Balikpapan,…

Honda Astra Motor Gelar Journalist Competition, Hadiah Sepeda Motor hingga Liburan ke Thailand

Lagi Ngerapiin Dagangan, Pedagang Sayur Ditabrak Pengendara Motor dari Belakang

Kredit Mobil di Leasing, Sepasang Suami-Istri Kabur Gak Bayar Cicilan

Perusahaan Tak Beri THR? Silakan Lapor ke Sini..

Respons Pimpinan PT BOS Land atas Keluhan Salah Satu Kontraktornya, Ini Tanggapannya..

Smartfren Buka Investasi di Kaltim, Target Tahun Ini 300 BTS

PLN Berbagi di Bulan Ramadan bersama 8.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Di Balik Perjuangan Siswi Peraih Nilai UNBK Tertinggi se-Kaltim, Ini Cara Dia Jawab Soal "Bermasalah"..

Imbas Harga Tiket Pesawat Naik, Mudik Menggunakan Kapal Pelni Melonjak

Samarinda Banjir (Lagi)..!! Arus Lalu Lintas Lumpuh, Rumah Sakit Terendam
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*