BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Selasa, 20 Juni 2017 00:45
Pansus Pelototi Proyek Pemprov, Uji LKPj, Bakal Terjun Lapangan
Rusianto(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak saat ini tengah menjadi sorotan. Panitia Khusus (Pansus) LKPj yang dibentuk DPRD Kaltim mulai ambil kuda-kuda untuk mencermati setiap materi dalam LKPj yang diberikan Gubernur Kaltim Mei lampau.

Ketua Pansus LKPj, Rusianto menuturkan, sejak dibentuk 14 Juni lalu, pansus sudah beberapa kali menggelar rapat secara internal. Dengan tempo waktu 30 hari, pansus bakal mencermati antara data dan informasi dalam LKPj dengan kenyataan riil di lapangan. Apakah sesuai dengan laporan yang diberikan atau tidak.

“Di atas meja, rata-rata semuanya berjalan baik, mencapai seratus persen. Secara administrasi dikatakan baik. Tapi secara kualitas pekerjaannya, meragukan,” kata Rusianto kepada Metro Samarinda (Kaltim Post Group), Senin (19/6) kemarin.

Kata dia, kerja pansus nantinya akan dilakukan sebagaimana tugas DPRD. Yaitu dalam kaitannya dengan fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi. Nantinya setelah terjun ke lapangan, pansus akan memberikan rekomendasi sesuai kondisi yang sebenarnya. Bila memang ada bagian laporan yang tidak sinkron dengan kondisi di lapangan, akan disampaikan apa adanya.

“Kalau tidak benar ya tidak benar, kalau betul ya betul,” tambah anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini.

Sejauh ini telah dilakukan serangkaian rapat internal antara anggota pansus dengan staf ahli dengan staf-staf yang lain membicarakan masalah jadwal-jadwal kegiatan. Masing-masing anggota pansus nantinya akan ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Tujuannya mencermati proyek-proyek Pemprov Kaltim yang telah diturunkan ke daerah.

“Kalau kami sudah pegang data anggaran yang dikucurkan ke provinsi. Apakah bantuan keuangan atau bantuan dari provinsi ke daerah. Itu yang akan kami cermati,” bebernya.

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu yang menjadi sorotan pansus. Yang terbagi dalam proyek-proyek tahun tunggal maupun tahun jamak. Rusianto menyebut, untuk proyek tahun tunggal yang kontraknya berakhir di Desember, rata-rata dalam pengerjaannya dikejar waktu. Misalnya menghindari kondisi cuaca yang tidak diinginkan. Sehingga ada kemungkinan pengawasannya kurang baik.

“Apalagi pembangunan itu kan rata-rata banyak. Kalau bantuan keuangan diserahkan pada kabupaten/kota masing-masing. Tapi pekerjaan yang langsung dari provinsi itu yang dikawatirkan pengawasannya kurang,” ungkap Rusianto.

Pengawasan yang kurang ini, lanjut dia, bisa dikarenakan jarak tempuhnya yang jauh dari ibu kota. Ada juga kemungkinan dari sumber daya manusia di lapangan semisal pimpinan proyek yang dalam bekerja atau pengawasan sekadar menerima laporan di atas meja saja. Makanya pansus merasa perlu mendengar keterangan-keterangan dari masyarakat terkait proyek di lingkungannya yang berasal dari provinsi.

“Kadang-kadang ada proyek-proyek yang menurut masyarakat kurang memuaskan. Itu yang perlu ditinjau ke lapangan. Termasuk dari reses, kami mendapatkan banyak keluhan. Misalnya ada pembangunan jalan yang sudah berlubang, padahal belum lama dibangun. Saat kami tanya, ternyata proyek dari provinsi,” urainya.

Kondisi-kondisi tersebut menurut Rusianto bisa jadi dikarenakan pengawasannya yang kurang. Karena bisa saja pihak kontraktor mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Hal inilah yang menjadi perhatian pansus. Dalam hal ini mengutamakan penganggaran yang sesuai dengan beban proyek di lapangan.

“Pemanfaatannya itu yang penting. Kalau misalnya suatu jalan yang dibangun bisa bertahan sampai 10 tahun kan lebih bagus. Artinya menghemat anggaran. Apalagi  kondisi sekarang sedang defisit. Semua stake holders di Kaltim mesti memikirkannya bersama-sama,” jelas wakil rakyat asal Dapil Bontang-Kutim-Berau ini.

Sementara untuk pembangunan tahun jamak, pansus akan mencermati sesuai masa jabatan gubernur sampai 2018 nanti. Seandainya proyek dimulai tahun 2013, otomatis berakhir hingga 2018 yang menjadi masa jabatan gubernur. Pansus akan melihat berapa progres yang sudah dicapai. Serta melihat dari sisi anggaran.

Lebih lanjut dia menerangkan, setelah Idulfitri pansus akan kembali menggelar rapat internal bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Tujuannya untuk cross check data-data dalam LKPj gubernur. LKPj yang disampaikan pemprov lewat paripurna Mei silam akan disesuaikan kondisinya dengan di lapangan.

“Nanti kami lihat apa sudah sesuai antara hasil pertemuan kami dengan kenyataan di lapangan. Seandainya di lapangan ada temuan yang tidak sesuai, akan kami rekomendasikan apa adanya,” pungkas Rusianti. (luk)


BACA JUGA

Selasa, 14 November 2017 09:07

Ubah Paradigma Anak Muda pada Industri Kreatif Digital

BALIKPAPAN- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar acara Bekraf Developer Day (BDD),  Sabtu (11/11).…

Selasa, 17 Oktober 2017 21:52

Telkom Peduli Budaya Nusantara

BALIKPAPAN- Tarian Dayak yang menjadi kekhasan dari Kaltim ditampilkan Senin (16/10) malam menarik perhatian…

Selasa, 17 Oktober 2017 21:26

Setia Pakai Daihatsu, Mobil Warga Ini "Disulap" Jadi Seperti Baru Lagi

BALIKPAPAN- Empat warga Balikpapan ini beruntung membeli mobil Daihatsu. Karena setia pada pabrikan…

Rabu, 11 Oktober 2017 00:00

KPU Buka Penerimaan PPK PPS

SAMARINDA – Seleksi penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara…

Minggu, 08 Oktober 2017 22:09

Semua Aset Negara Dinilai Ulang

    SAMARINDA – Semua asset negara alias barang milik negara (BMN) bakal dinilai ulang…

Minggu, 24 September 2017 00:11

PAD Kaltim Bertambah Rp 180 M

SAMARINDA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim direncanakan bakal mengalami pertambahan dalam…

Minggu, 24 September 2017 00:09

Ribut-Ribut Ngomongin PKI

Oleh: Lukman Maulana, Wartawan Metro Samarinda  Ada sebuah isu yang begitu menarik menjadi bahasan…

Sabtu, 16 September 2017 22:55

Islam dalam Pusaran Kapitalis dan Komunis

Penulis: Agusriansyah Ridwan (Politisi PKS dan Anggota DPRD Kutim) Propaganda dan stigma asal yang mempertahankan…

Rabu, 13 September 2017 00:43

Dari Hobi dan Seni hingga Koleksi Motor Antik Seharga Rp 350 Juta

Hobi terkadang membuat orang bisa melakukan apa saja. Bahkan untuk hal-hal yang dianggap “nyeleneh”.…

Minggu, 10 September 2017 00:09

Klaim Punya Modal dampingi Rita, Nusyirwan Siap 100 Persen

“Dalam konteks koalisi, saya direstui dan diberikan izin oleh partai untuk melamar di Golkar sebagai…

Didukung Ulama dan Presidium Aksi 212, Aji Dedi Kian Mantap Menuju Pilgub Kaltim
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .