BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Selasa, 20 Juni 2017 00:38
TNI Amankan TKI Bermasalah
JAGA PERBATASAN: Prajurit TNI juga dilibatkan dalam pengamanan dan pendataan TKI bermasalah.(Penrem 091/ASN)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kembali dideportasi oleh pemerintah Malaysia. Terdapat 223 TKI yang dipulangkan melalui Kabupaten Nunukan, Kaltara pada Kamis (15/6) silam.

Ratusan TKI itu berlabuh di Pelabuhan Tunon Taka, dengan menggunakan dua unit kapal, yakni KM Malindo Express dan KM Mid Express. Sesampainya di pelabuhan, ratusan TKI dibantu oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), didata dan diperiksa.

TKI yang dipulangkan ke Indonesia karena terlibat dalam berbagai pelanggaran. Bahkan, sebelum dideportasi, ratusan TKI tersebut sempat mendekam di tiga pusat tahanan sementara (PTS), yakni 42 orang berasal dari PTS Manggatal, 82 dari PTS Papar, dan 102 orang dari PTS Sandakan.

“Biasanya memang yang dipulangkan ini terlibat dalam berbagai masalah, mulai dari dokumen, hingga kasus pidana, serta narkoba. Sesampainya di pelabuhan, anggota satgas langsung melakukan pengamanan dan membantu melakukan pendataan,” ungkap Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, dalam keterangan persnya kepada Metro Samarinda (Kaltim Post Group).

Dari data yang ada, masalah yang menimpa para TKI, di antaranya bermasalah dengan kelengkapan dokumen, termasuk dengan memalsukan dokumen. Lalu, kata dia, kasus pidana seperti pemerkosaan dan narkoba.

Kendati telah dipulangkan, lanjut Sigid, namun tak sedikit TKI yang ingin kembali ke Negeri Jiran. Tercatat, ada 124 orang yang akan kembali ke Malaysia. Sisanya kembali ke daerah asal dan bertahan di Nunukan.

“Ada yang kembali lagi, biasanya kembali setelah melengkapi syarat dokumen yang berlaku untuk kerja di sana. Namun, tak sedikit juga yang kembali ke daerah asal dan bertahan di Nunukan, sambil mencari kerja,” ucapnya. (gun)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 14:23

Kemdikbud Ajak Publik Majukan Kebudayaan Indonesia

JAKARTA--Kebudayaan merupakan bagian dari pembentukan karakter yang menjadi akar dari pendidikan. Karenanya,…

Kamis, 21 September 2017 14:09

Makin Ketat, Seleksi CPNS Tingkatkan Kepercayaan Publik

JAKARTA--Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai  mengapresiasi proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipi…

Kamis, 21 September 2017 14:06

Manfaatkan Embung, Bantu Peningkatan Masa Panen

BENGKULU SELATAN--Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro…

Senin, 18 September 2017 22:56

Pil PCC Beredar, Pelajar di Perbatasan Paling Berisiko

JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak seluruh masyarakat…

Senin, 18 September 2017 19:17

WAJIB! Nyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza

JAKARTA--Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kini mewajibkan…

Minggu, 17 September 2017 20:10

KPAI : Film Penghianatan G30 S/PKI Tidak Layak Ditonton Anak-anak

JAKARTA--Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti menegaskan…

Minggu, 17 September 2017 20:01

Harus Ada Penguatan Mata Kuliah Pendidikan Pancasila

SURABAYA--Dalam upaya meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan…

Minggu, 17 September 2017 19:51

Menristekdikti Soroti Soal Mutu Dosen dan Perguruan Tinggi

SURABAYA--Asosisasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII Jawa Timur sebagai lembaga…

Selasa, 12 September 2017 23:06

Tes CPNS, Menteri Asman Jamin Tak Ada Celah Kecurangan

JAKARTA--Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur menjamin…

Selasa, 12 September 2017 22:55

Evaluasi GGD, Kemdikbud Fokus Kinerja dan Konsistensi Guru

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) segera melakukan evaluasi program Guru Garis…

KPAI : Film Penghianatan G30 S/PKI Tidak Layak Ditonton Anak-anak

Pil PCC Beredar, Pelajar di Perbatasan Paling Berisiko

Menristekdikti Soroti Soal Mutu Dosen dan Perguruan Tinggi

Belum Terbitkan Permendikbud PPK, Mendikbud Masih Fokus Sosialisasi

Makin Ketat, Seleksi CPNS Tingkatkan Kepercayaan Publik

WAJIB! Nyanyikan Indonesia Raya 3 Stanza

Kemdikbud Ajak Publik Majukan Kebudayaan Indonesia

Harus Ada Penguatan Mata Kuliah Pendidikan Pancasila

Manfaatkan Embung, Bantu Peningkatan Masa Panen
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .